Gobel-Ganjar Bertemu, Bahas Omnibus Law dan Investasi Industri Kecil Menengah
Jum'at, 11 September 2020 - 13:21 WIB
loading...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menerima Rachmat Gobel Wakil Ketua DPR RI dalam rangka silaturahim di Puri Gedeh. Jumat (11/9/2020). Foto/Dok Humas Pemprov Jateng
A
A
A
SEMARANG - Wakil DPR RI Rachmat Gobel menemui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Rumah Dinas Puri Gedeh, Jumat (11/9/2020).
Pertemuan singkat tersebut membahas investasi industri kecil menengah dan omnibus law yang menguntungkan bagi usaha kecil menengah.
"Hari ini menyampaikan dan membahas bagaimana kondisi industri kecil menengah atau usaha kecil menengah di daerah-daerah. Khususnya sektor handicraft, meubel, tekstil, batik, dan juga sektor kuliner yang akan dikunjungi di daerah Jepara dan beberapa daerah lainnya," kata Rachmat Gobel.
Ia menjelaskan dalam masa pandemi COVID-19 banyak hal yang bisa menjadikan kegiatan industri menurun. Di samping itu pemerintah juga sedang mendorong dan menggodok undang-undang tentang tenaga kerja atau omnibus law.
"Nah bagaimana itu (undang-undang) bisa mendukung industri kecil menengah. Untuk itu kami mengunjungi agar bisa mendapat masukan dan nanti bisa didiskusikan dengan pemerintah pusat," katanya.
Ia menambahkan pemerintah dalam menarik investasi tidak hanya untuk usaha makro saja tetapi juga harus memperhatikan investasi untuk usaha mikro.
Hal ini juga harus menjadi kontrol bersama agar industri kecil tetap hidup dan berkembang, terutama pada masa pandemi COVID-19.
Pertemuan singkat tersebut membahas investasi industri kecil menengah dan omnibus law yang menguntungkan bagi usaha kecil menengah.
"Hari ini menyampaikan dan membahas bagaimana kondisi industri kecil menengah atau usaha kecil menengah di daerah-daerah. Khususnya sektor handicraft, meubel, tekstil, batik, dan juga sektor kuliner yang akan dikunjungi di daerah Jepara dan beberapa daerah lainnya," kata Rachmat Gobel.
Ia menjelaskan dalam masa pandemi COVID-19 banyak hal yang bisa menjadikan kegiatan industri menurun. Di samping itu pemerintah juga sedang mendorong dan menggodok undang-undang tentang tenaga kerja atau omnibus law.
"Nah bagaimana itu (undang-undang) bisa mendukung industri kecil menengah. Untuk itu kami mengunjungi agar bisa mendapat masukan dan nanti bisa didiskusikan dengan pemerintah pusat," katanya.
Ia menambahkan pemerintah dalam menarik investasi tidak hanya untuk usaha makro saja tetapi juga harus memperhatikan investasi untuk usaha mikro.
Hal ini juga harus menjadi kontrol bersama agar industri kecil tetap hidup dan berkembang, terutama pada masa pandemi COVID-19.
Lihat Juga :