Menekraf Ingin Bangun Ekraf Berdaya Saing dan Berkelanjutan dari Ruang Aviasi
Rabu, 27 Agustus 2025 - 21:54 WIB
loading...
A
A
A
Tak sekadar pameran yang mengeksplorasi masa depan helikopter, taksi udara, dan teknologi mobilitas udara di kawasan Asia, kegiatan ini menjadi bentuk kerja sama lintas sektoral antarkementerian dan lembaga seperti Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Perhubungan, TNI, Direktorat Kepolisian Udara, Basarnas, dan mitra strategis lain.
Dukungan dari Kementerian Ekraf diberikan sebagai bentuk tindak lanjut atas audiensi Whitesky Group yang dilakukan tanggal 3 Maret 2025 terkait penjajakan kolaborasi untuk menciptakan Indonesia sebagai pusat inovasi bagi moda transportasi udara yang punya nilai tambah.
Adapun bentuk kesepahaman bersama yang telah ditandatangani kedua belah pihak, yakni pertukaran data dan informasi, dukungan penelitian, edukasi, dan koordinasi penyusunan kebijakan ekonomi kreatif, fasilitasi dukungan pendanaan dan pembiayaan, pemanfaatan aset/infrastruktur masing-masing pihak dalam rangka pengembangan ekraf.
Kemudian, pengembangan pemasaran bidang ekonomi kreatif, pelaksanaan kegiatan bersama di dalam dan luar negeri, pengembangan dan perlindungan kekayaan intelektual dalam bidang ekonomi kreatif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kerja sama lain sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing pihak.
Penutupan HEXIA 2025 turut dihadiri CEO Heli Expo Asia T. Iskandar Muda, Kepala Divisi Transit Oriented Development Property Management PT MRT Jakarta Iqbal Bimo, Deputi II Daop 1 Jakarta PT KAI Deddy Hendrady, CCO MDA Consulting Mendiola Budi Wiryawan, Founder Museum of Toys Deasy Varianti Sutanto, Founder Recycle Experience (REXP) Evan Driyananda dan Attina Nuraini, beserta perwakilan dari mitra strategis, asosiasi penerbangan, dan pihak sponsor.
Sementara itu, Teuku Riefky didampingi Sekretaris Kementerian Ekraf Dessy Ruhati, Deputi Bidang Pengembangan Kebijakan Strategis Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi, Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan Radi Manggala, Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fahmy Akmal, Direktur Arsitektur dan Desain Sabar Norma Megawati Panjaitan, serta Direktur Penerbitan dan Fotografi Iman Santosa.
Dukungan dari Kementerian Ekraf diberikan sebagai bentuk tindak lanjut atas audiensi Whitesky Group yang dilakukan tanggal 3 Maret 2025 terkait penjajakan kolaborasi untuk menciptakan Indonesia sebagai pusat inovasi bagi moda transportasi udara yang punya nilai tambah.
Adapun bentuk kesepahaman bersama yang telah ditandatangani kedua belah pihak, yakni pertukaran data dan informasi, dukungan penelitian, edukasi, dan koordinasi penyusunan kebijakan ekonomi kreatif, fasilitasi dukungan pendanaan dan pembiayaan, pemanfaatan aset/infrastruktur masing-masing pihak dalam rangka pengembangan ekraf.
Kemudian, pengembangan pemasaran bidang ekonomi kreatif, pelaksanaan kegiatan bersama di dalam dan luar negeri, pengembangan dan perlindungan kekayaan intelektual dalam bidang ekonomi kreatif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kerja sama lain sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing pihak.
Penutupan HEXIA 2025 turut dihadiri CEO Heli Expo Asia T. Iskandar Muda, Kepala Divisi Transit Oriented Development Property Management PT MRT Jakarta Iqbal Bimo, Deputi II Daop 1 Jakarta PT KAI Deddy Hendrady, CCO MDA Consulting Mendiola Budi Wiryawan, Founder Museum of Toys Deasy Varianti Sutanto, Founder Recycle Experience (REXP) Evan Driyananda dan Attina Nuraini, beserta perwakilan dari mitra strategis, asosiasi penerbangan, dan pihak sponsor.
Sementara itu, Teuku Riefky didampingi Sekretaris Kementerian Ekraf Dessy Ruhati, Deputi Bidang Pengembangan Kebijakan Strategis Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi, Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan Radi Manggala, Direktur Fasilitasi Infrastruktur Fahmy Akmal, Direktur Arsitektur dan Desain Sabar Norma Megawati Panjaitan, serta Direktur Penerbitan dan Fotografi Iman Santosa.
(rca)
Lihat Juga :