Macet Horor TB Simatupang Belum Berakhir, Sistem Ganjil-Genap Sedang Dikaji
Rabu, 27 Agustus 2025 - 12:22 WIB
loading...
Sistem ganjil-genap menjadi salah satu usulan untuk mengatasi macet horor di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan yang terjadi akibat sejumlah proyek galian. Foto/Aldhi Chandra Setiawan
A
A
A
JAKARTA - Sistem ganjil-genap menjadi salah satu usulan untuk mengatasi macet horor di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan yang terjadi akibat sejumlah proyek galian. Saat ini Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta sedang mengkajinya.
"Tentu seluruh usulan pakar pemerhati transportasi Jakarta salah satunya adalah ganjil-genap, kami akan lakukan kajian secara komprehensif apakah memang saat ini menjadi sebuah kebutuhan," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (27/8/2025).
Baca juga: Macet Horor di Jalan TB Simatupang Jaksel, Pengendara: Capek Juga Tiap Hari Begini
Syafrin menambahkan sebagai upaya mengatasi kemacetan di TB Simatupang pihaknya menggandeng Ditlantas Polda Metro Jaya dengan menurunkan personel di lapangan. Tak hanya itu upaya memperkecil wilayah kerja proyek juga dilakukan dengan mengedepankan prinsip keselamatan, keamanan, kesehatan kerja (K3).
"Prinsipnya hal-hal terkait dengan teknis seperti tadi, kami bersama Pak Dirlantas itu memperkuat jajaran di lapangan, untuk melakukan pengaturan, termasuk di dalamnya kita juga memperkecil wilayah kerja proyek, tetapi tetap dengan mengedepankan prinsip keselamatan dan keamanan kerja K3, itu menjadi pedoman kami," ujarnya.
"Oleh sebab itu yang dilakukan contohnya di segmen 4 untuk pembangunan IPAL, di sana dari panjang wilayah kerjanya 35 meter, saat ini sudah kami perpendek menjadi 20 meter. Hal-hal ini sementara yang bisa kita lakukan sehingga paling tidak dengan upaya kecil ini bisa memberikan kelancaran lebih baik dari pengguna di kawasan," sambungnya.
Baca juga: Kerugian Akibat Kemacetan di Jabodetabek Tembus Rp100 Triliun per Tahun
Sebelumnya, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan salah satunya dengan meminimalisir kemacetan yang terjadi di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan saat jam sibuk pagi dan sore.
Transjakarta mengoperasikan 17 rute yang melintasi Jalan TB Simatupang, dan bisa dimanfaatkan oleh pelanggan yang beraktivitas di wilayah tersebut.
"Untuk kenyamanan di jalan, khususnya di sekitaran Jalan TB Simatupang, kami mengajak masyarakat menggunakan layanan Transjakarta. Ada 17 rute yang dioperasikan, terdiri dari layanan BRT, Non BRT, Royaltrans dan Mikrotrans," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani di Jakarta (25/8/2025).
Selain itu bus yang dioperasikan kerap dilakukan penjagaan terkait jeda waktu tunggu atau headway. "Untuk kenyamanan pelanggan, kami juga sudah mengoperasikan tambahan 14 unit bus di beberapa rute yang melintasi TB Simatupang," tambahnya.
Transjakarta juga mengimbau pelanggan untuk menyesuaikan waktu perjalanan. Dan untuk mendapatkan informasi terkini seputar layanan Transjakarta, pelanggan bisa mengakses melalui aplikasi TJ: Transjakarta atau melalu media sosial Transjakarta.
Kor 8 (Lebak Bulus - Pasar Baru)
D21 (UI - Lebak Bulus)
D41 (Sawangan - Lebak Bulus via tol Desari)
7A (Kampung Rambutan - Lebak Bulus)
7E (Kampung Rambutan - Ragunan)
S21 (Ciputat - CSW)
S22 (Ciputat - Kampung Rambutan)
6H (Senen - Lebak Bulus)
1E (Pondok Labu - Blok M)
S21 (Term. BSD - Fatmawati)
S14 (Summarecon Serpong - Lebak Bulus)
S31 (Bintaro - Fatmawati)
JAK102 (Blok M - Lebak Bulus)
JAK49 (Lebak Bulus - Cipulir)
JAK95 (Term. Lebak Bulus - Term. Pasar Minggu)
JAK93 (Jeruk Purut - Kebayoran Lama)
JAK 31 (Blok M - Andara)
"Tentu seluruh usulan pakar pemerhati transportasi Jakarta salah satunya adalah ganjil-genap, kami akan lakukan kajian secara komprehensif apakah memang saat ini menjadi sebuah kebutuhan," kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (27/8/2025).
Baca juga: Macet Horor di Jalan TB Simatupang Jaksel, Pengendara: Capek Juga Tiap Hari Begini
Syafrin menambahkan sebagai upaya mengatasi kemacetan di TB Simatupang pihaknya menggandeng Ditlantas Polda Metro Jaya dengan menurunkan personel di lapangan. Tak hanya itu upaya memperkecil wilayah kerja proyek juga dilakukan dengan mengedepankan prinsip keselamatan, keamanan, kesehatan kerja (K3).
"Prinsipnya hal-hal terkait dengan teknis seperti tadi, kami bersama Pak Dirlantas itu memperkuat jajaran di lapangan, untuk melakukan pengaturan, termasuk di dalamnya kita juga memperkecil wilayah kerja proyek, tetapi tetap dengan mengedepankan prinsip keselamatan dan keamanan kerja K3, itu menjadi pedoman kami," ujarnya.
"Oleh sebab itu yang dilakukan contohnya di segmen 4 untuk pembangunan IPAL, di sana dari panjang wilayah kerjanya 35 meter, saat ini sudah kami perpendek menjadi 20 meter. Hal-hal ini sementara yang bisa kita lakukan sehingga paling tidak dengan upaya kecil ini bisa memberikan kelancaran lebih baik dari pengguna di kawasan," sambungnya.
Baca juga: Kerugian Akibat Kemacetan di Jabodetabek Tembus Rp100 Triliun per Tahun
Sebelumnya, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan salah satunya dengan meminimalisir kemacetan yang terjadi di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan saat jam sibuk pagi dan sore.
Transjakarta mengoperasikan 17 rute yang melintasi Jalan TB Simatupang, dan bisa dimanfaatkan oleh pelanggan yang beraktivitas di wilayah tersebut.
"Untuk kenyamanan di jalan, khususnya di sekitaran Jalan TB Simatupang, kami mengajak masyarakat menggunakan layanan Transjakarta. Ada 17 rute yang dioperasikan, terdiri dari layanan BRT, Non BRT, Royaltrans dan Mikrotrans," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani di Jakarta (25/8/2025).
Selain itu bus yang dioperasikan kerap dilakukan penjagaan terkait jeda waktu tunggu atau headway. "Untuk kenyamanan pelanggan, kami juga sudah mengoperasikan tambahan 14 unit bus di beberapa rute yang melintasi TB Simatupang," tambahnya.
Transjakarta juga mengimbau pelanggan untuk menyesuaikan waktu perjalanan. Dan untuk mendapatkan informasi terkini seputar layanan Transjakarta, pelanggan bisa mengakses melalui aplikasi TJ: Transjakarta atau melalu media sosial Transjakarta.
Berikut 17 Layanan Transjakarta Melintasi Jalan TB Simatupang:
BRT
Kor 8 (Lebak Bulus - Pasar Baru)
Non BRT
D21 (UI - Lebak Bulus)
D41 (Sawangan - Lebak Bulus via tol Desari)
7A (Kampung Rambutan - Lebak Bulus)
7E (Kampung Rambutan - Ragunan)
S21 (Ciputat - CSW)
S22 (Ciputat - Kampung Rambutan)
6H (Senen - Lebak Bulus)
1E (Pondok Labu - Blok M)
Royaltrans
S21 (Term. BSD - Fatmawati)
S14 (Summarecon Serpong - Lebak Bulus)
S31 (Bintaro - Fatmawati)
Mikrotrans
JAK102 (Blok M - Lebak Bulus)
JAK49 (Lebak Bulus - Cipulir)
JAK95 (Term. Lebak Bulus - Term. Pasar Minggu)
JAK93 (Jeruk Purut - Kebayoran Lama)
JAK 31 (Blok M - Andara)
(shf)
Lihat Juga :