Kisah Warga Daha dan Tumapel Tinggal di Hutan Tarik Cikal Bakal Kerajaan Majapahit
Minggu, 24 Agustus 2025 - 07:12 WIB
loading...
A
A
A
Cara unik yang dilakukan dengan memberikan nama-nama baru atau pangkat kepada mereka yang tinggal di Majapahit. Penganugerahan nama baru oleh Raden Wijaya itu disesuaikan dengan watak dan rupa mereka. Orang yang matanya membelalak diberi nama Agra Pawaka.
Orang yang kelihatannya tahu akan sastra diberi nama Suprayata, sedangkan orang yang tampaknya sangat berani dan pantas menjadi senapati perang diberi nama Jagawastra. Orang yang bergodeg lebat diberi nama Kapal Asoka, yang suaranya galak diberi nama Januwak.
Sedangkan, yang kelihatannya sangat pemberani diberi nama Sura Sampana, orang yang paling gendut, matanya bundar diberi nama Tunjung Tutur.
Orang kecil, bergodeg panjang, polatannya seram diberi nama Wirasanta. Orang yang matanya bundar, badannya kekar kuat, tetapi pendek diberi nama Jejaka Pidikan.
Dua orang bersaudara anak akuwu Sidabawana diberi nama Singa Anuwuk dan Singa Andaka. Orang dari Lawor, ucapannya sangat manis, tindak tanduknya sangat meresapkan hati diberi nama Parijata.
Orang yang kelihatannya tahu akan sastra diberi nama Suprayata, sedangkan orang yang tampaknya sangat berani dan pantas menjadi senapati perang diberi nama Jagawastra. Orang yang bergodeg lebat diberi nama Kapal Asoka, yang suaranya galak diberi nama Januwak.
Sedangkan, yang kelihatannya sangat pemberani diberi nama Sura Sampana, orang yang paling gendut, matanya bundar diberi nama Tunjung Tutur.
Orang kecil, bergodeg panjang, polatannya seram diberi nama Wirasanta. Orang yang matanya bundar, badannya kekar kuat, tetapi pendek diberi nama Jejaka Pidikan.
Dua orang bersaudara anak akuwu Sidabawana diberi nama Singa Anuwuk dan Singa Andaka. Orang dari Lawor, ucapannya sangat manis, tindak tanduknya sangat meresapkan hati diberi nama Parijata.
Lihat Juga :