BINUS University Gelar Forum Ilmiah Bahas Sinergi dan Ketahanan Global

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 17:22 WIB
loading...
BINUS University Gelar...
BINUS University menggelar ICOBAR-FIDI Joint Scientific Forum. Foto/Istimewa
A A A
TANGERANG - BINUS University menggelar ICOBAR-FIDI Joint Scientific Forum pada 23–24 Agustus 2025. Kegiatan tersebut merupakan gabungan sinergi acara The 7th International Conference on Biospheric Harmony (ICOBAR) dan Forum Ilmiah Diaspora Indonesia (FIDI) yang terjalin melalui kerja sama strategis dengan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4).

Tahun ini, tema yang diusung adalah "Global Synergy for Biospheric Resilience: Integrating Science, Innovation, and Sustainable Action."

ICOBAR-FIDI Joint Scientific Forum merupakan wadah ilmiah internasional yang mempertemukan para peneliti, akademisi , praktisi industri, pengambil kebijakan, serta ilmuwan diaspora Indonesia dari berbagai belahan dunia untuk berdiskusi, berbagi hasil penelitian, dan membangun kolaborasi strategis dalam menjawab tantangan global terkait ketahanan biosfer dan keberlanjutan lingkungan hidup.

Tahun ini, konferensi dilaksanakan dalam format hybrid, onsite di BINUS Alam Sutera Campus dan secara online untuk menjangkau audiens yang lebih luas dari dalam dan luar negeri.

"Dunia menghadapi tantangan yang semakin serius akibat perang, kesenjangan sosial, dan pola kerja yang terkotak-kotak. Menanggapi hal ini, ICOBAR-FIDI menjadikan riset dan kepakaran sejati sebagai fondasi utama untuk menggalang komitmen sinergi multihelix yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat," kata Prof Juneman Abraham, Vice Rector of Research and Technology Transfer BINUS University.

Baca Juga: BINUS University Komitmen Cetak Sineas Muda Unggul

Chair of Organizing Committee Hilda Farida mengatakan, selama ini ICOBAR memang dilaksanakan secara internasional. Namun, tahun ini kami pihaknya ingin go beyond dengan bermitra dengan I-4. "Ini menggabungkan tidak hanya peneliti dan pemikir terbaik dari BINUS, tapi juga para pakar tanah air yang berkarir di universitas-universitas ternama di seluruh dunia. Di acara, kami bersama sama menghadirkan profesor, presenter dari lebih dari 20 negara, seperti Harvard Medical School, The University of Tokyo, Constructor University Bremen, University of Otago, Universitas Indonesia, serta universitas-universitas lainnya."

Tema "Global Synergy for Biospheric Resilience" menegaskan pentingnya kerja sama lintas batas dalam mengatasi tantangan lingkungan yang semakin kompleks, termasuk perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan krisis sumber daya alam. Melalui forum ini, BINUS University dan I-4 berharap dapat memperkuat kontribusi Indonesia terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (SDGs) melalui pendekatan ilmiah yang kolaboratif dan berbasis solusi.

"Kolaborasi ini menunjukkan komitmen BINUS dalam membangun sinergi global yang berdampak bagi keberlanjutan bumi. Melalui ICOBAR-FIDI Joint Scientific Forum, kami turut mewujudkan Visi BINUS 2035 yang menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat dan kontribusi riset untuk membangun dan melayani bangsa," ujar Rektor BINUS University Nelly.

I-4 sebagai organisasi ilmuwan Indonesia di luar negeri memiliki visi untuk menjembatani kolaborasi pengetahuan antara diaspora dan institusi dalam negeri. Dalam forum ini, peran strategis I-4 memperluas jangkauan kerja sama penelitian serta membuka ruang pertukaran ilmu lintas disiplin dan lintas negara.

Ketua Umum I-4 Prof Fatwa Firdaus Abdi mengatakan, kemitraan antara I-4 (Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional) dan BINUS University melalui FIDI/ICOBAR merupakan langkah strategis memperkuat kolaborasi ilmiah diaspora Indonesia dengan akademisi dalam negeri.

"Menggabungkan jaringan global I-4 dan keunggulan riset BINUS, forum tahun ini diharapkan menjadi platform berdampak bagi pertukaran ide dan solusi berbasis sains. Kolaborasi ini diharapkan mempercepat transformasi ilmu pengetahuan menjadi kebijakan dan terapan yang bermanfaat bagi pembangunan Indonesia," ujarnya.

ICOBAR–FIDI Joint Scientific Forum menampilkan keynote speech dari para tokoh ilmiah nasional dan internasional, sesi panel diskusi tematik, serta sesi paralel untuk presentasi makalah yang mencakup berbagai bidang ilmu relevan. Forum ini dirancang untuk menjadi ruang kolaboratif yang mendorong dialog antar-disiplin dalam menjawab tantangan keberlanjutan global.

BINUS University juga mengundang para peneliti, dosen, praktisi industri, pelaku R&D, dan anggota diaspora ilmuwan Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam forum ini serta mengirimkan makalah ilmiah orisinal. Hasil makalah terpilih akan dipublikasikan di jurnal internasional yang menerapkan prinsip Open Science atau Sains Terbuka, yaitu sistem pengetahuan yang dapat dibangun, diakses dan dimanfaatkan oleh siapa saja secara partisipatif luas dan bebas tanpa hambatan.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Forum Gerakan Moral...
Forum Gerakan Moral Pendidikan Kaltim Desak Kampus Bebas dari Politik Praktis
Forum Kebijakan Kita...
Forum Kebijakan Kita di UGM Dorong Mahasiswa Aktif Kawal Demokrasi dan Pendidikan
Teken MoU, Budi Luhur...
Teken MoU, Budi Luhur University Perluas Kerja Sama Akademik Internasional
Kukuhkan 6 Profesor,...
Kukuhkan 6 Profesor, Ketua Majelis Wali Amanat USK Tekankan Integritas Akademik
Sudirman Said Ajak Kembalikan...
Sudirman Said Ajak Kembalikan Kampus sebagai Jantung Perubahan
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
UPH dan BINUS Berbagi...
UPH dan BINUS Berbagi Gelar di Campus League 2026 Regional Jakarta, Tatap The Nationals
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Ekonomi Sirkular melalui Program Pengelolaan Sampah dan Limbah Berkelanjutan
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
Merawat Warisan Sang...
Merawat Warisan Sang Maestro, Musisi Muda Bersatu dalam Konser Tribute 'Pesta Cinta' Elfa Secoria
Berita Terkini
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved