Riwayat Ibu Kota Kerajaan Majapahit Hancur Akibat Pergolakan Internal

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 06:21 WIB
loading...
Riwayat Ibu Kota Kerajaan...
Pergolakan internal di Kerajaan Majapahit pernah membuat ibu kota kerajaan dibakar. Peristiwa Majapahit hancur ini terjadi setelah Bhre Wengker yakni saat dipimpin Bhre Pandalanas. Foto: Ist
A A A
Pergolakan internal di Kerajaan Majapahit pernah membuat ibu kota kerajaan dibakar. Peristiwa Majapahit hancur ini terjadi setelah Bhre Wengker yakni saat dipimpin Bhre Pandalanas. Konflik internal muncul saat Majapahit mulai meredup.

Pergolakan itu menambah panjang daftar konflik internal dan pertikaian di internal kerajaan. Sebelumnya, Raja Dyah Kertawijaya turun sesudah dikudeta dan dibunuh Rasajawardhana atau Bhre Matahun. Seorang Raja Majapahit VII yang merupakan suami Indudewia atau Bhre Lasem dan memerintah pada tahun 1451-1453.

Baca juga: Arya Damar, Ahli Mesiu Kerajaan Majapahit Sang Penakluk Kerajaan Bali

Sepeninggal Rajasawardhana, Majapahit sempat mengalami kekosongan kekuasaan antara tahun 1453-1456. Hal ini menyebabkan masyarakat seperti lidi yang berserakan kehilangan asuhnya, dikutip dari buku "Hitam Putih Mahapatih Gajah Mada" tulisan Sri Wintala Achmad, sebagaimana dinarasikan pada Kitab Pararaton yang diambil dari Prasasti Waringin Pitu.

Kekosongan ini akhirnya berakhir saat Bhre Wengker naik takhta pada 1456 dan menjadi Raja Majapahit ke-9 yang bergelar Girishawardhana Dyah Suryawikrama. Namun, di masa pemerintahan Suryawikrama Majapahit mengalami ujian bencana alam gempa bumi dan gunung meletus

Selanjutnya, dikisahkan semasa pemerintahan Bhre Pandalanas atau Dyah Suprabhawa yang bergelar Sri Adi Suprabhawa Singhawikramawardhana Giripati Pasutabhupati Ketubhuta terjadi kemelut politik. Dia terpaksa melarikan diri dari kekuasaannya sebagai raja.

Dia melarikan diri meninggalkan takhtanya sebagai raja sebagaimana dikisahkan pada Prasasti Jiyu, karena ketidakberdayaan menghadapi kudeta Bhre Kertabhumi.

Alhasil ini dimanfaatkan Bhre Kertabhumi untuk menduduki posisi singgasana kekuasaan Raja Majapahit. Bhre Kertabhumi naik sebagai Raja Majapahit terakhir yang berpusat di ibu kota Majakerta. Dia berhasil mengendalikan dan memimpin Majapahit sejak 1474 hingga 1478 Masehi.

Tak berselang lama, Girindrawardhana Dyah Ranawijaya, Raja Majapahit yang beribu kota di Dhaha yang merupakan putra Dyah Suprabhawa, Raja Majapahit ke-10 melakukan penyerangan ke Majakerta.

Konon, ibu kota Majakerta berhasil dikuasai Girindrawardhana Dyah Ranawijaya, bahkan ibu kotanya berhasil dibakar dan dibumihanguskan.

Bhre Kertabhumi yang saat itu menjabat Raja Majapahit di Majakerta menjadi korban. Dia dilengserkan paksa dan dibunuh Ranawijaya, Raja Majapahit yang bergelar Sri Wilwatika Jenggala Kadiri. Hasilnya eksistensi Majapahit sebagai kerajaan yang pernah berjaya di Nusantara berakhir tragis.

Berikutnya, kekuasaan Girindrawardhana Dyah Ranawijaya yang menguasai Majapahit pun akhirnya berhasil dikalahkan oleh pasukan Kesultanan Demak di bawah pimpinan Sultan Trenggono tahun 1527. Pada saat itulah sejarah Kerajaan Majapahit yang pernah berjaya semasa pemerintahan Hayam Wuruk tamat.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Program Suara Warga,...
Program Suara Warga, Generasi Muda Kaltim Kawal IKN sebagai Ibu Kota Politik
Pramono Anung: Selama...
Pramono Anung: Selama Belum Ada Keppres, Ibu Kota Tetap di Jakarta
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Harmonisasi Majapahit...
Harmonisasi Majapahit dan Campa Mulai dari Pernikahan Politik hingga Pemberian Suaka ke Raja
Kisah Raja Tribhuwana...
Kisah Raja Tribhuwana Tunggadewi Mempercayakan Perempuan Memimpin di Majapahit
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
MK Tegaskan Jakarta...
MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota Negara, Anies Baswedan Buka Suara
Rekomendasi
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Berita Terkini
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved