SPPG Kebon Jeruk Beroperasi, Siap Sajikan MBG Seusai Standar ISO
Jum'at, 22 Agustus 2025 - 18:18 WIB
loading...
A
A
A
"Jumlah relawan nya nanti ada 47 orang. Sedangkan tim intinya ada Kepala SPPG, analisis gizi, dan akuntan itu 3 orang sehingga totalnya 50 orang," kata Siti Rahma.
Ia menyebutkan pihaknya melakukan proses memasak berbagai menu sajian MBG selalu fresh segar dan lezat sehingga dapat diterima oleh para penerima yakni para pelajar.
"Mulai masak, kami tergantung menu kalau misalnya menunya tidak terlalu banyak menggunakan kompor kami mulai jam 1 dini hari. Namun kalau menu nya agak crowded kami mulai di jam 23.00 WIB, perkiraan hidangan sudah selesai jam 4 atau 5 pagi. Setelah selesai memasak lalu mendinginkan makanan, lalu baru masuk ke bagian pemorsian. Dalam prosesnya kami selalu menjaga higienitas. Menu menunya setiap hari harus bervariasi berbeda agar tidak monoton," tambah Siti Rahma.
Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Miftahussalam Riftah, Yusuf Maulana menjelaskan perihal peresmian SPPG Yayasan Masjid Miftahussalam Riftah memang direncanakan dan ditentukan pada hari Jumat karena kita pilih hari yang baik ya Jumat berkah.
"Sedangkan kalau untuk operasional kita sebenarnya sudah mulai dari hari Selasa lalu, sudah 3 hari kita operasional. Kemudian insya Allah akan dihadiri Wakil DPRD Jakarta Haji Rani dan juga insya allah Walikota Pemerintah Jakarta Barat," kata Yusuf Maulana.
Yusuf mengungkapkan luas SPPG di Jalan Musyawarah Nomor 57 memiliki dua armada pengantaran MBG. SPPG ini memiliki luas sekitar 600 meter persegi dengan 47 petugas operasional terdiri dari bagian persiapan, bagian pengolahan dan produksi makanan, bagian pencucian perlengkapan makanan dan perlengkapan masak.
Ia mengungkapkan untuk saat ini ada lima sekolah yang menjadi penerima manfaat dan kemungkinan akan terus bertambah kedepannya, lima sekolah tersebut diantaranya adalah SMP 229, SMP 75, SMP 127, SMA 65, SMK Al Huda, dan SMP Al Huda.
"Dalam sehari beroperasi yang sudah berjalan itu bisa menghasilkan 3.547 porsi. Ini baru penerima manfaat siswa-siswa sekolah, SMP ada 3, SMA nya ada 2. Nah kemudian nanti ketika kita sudah berjalan ke 3B, bumil, ibu menyusui sama balita itu akan genap menjadi 4 ribu porsi per hari," ujarnya.
Ia menyebutkan pihaknya melakukan proses memasak berbagai menu sajian MBG selalu fresh segar dan lezat sehingga dapat diterima oleh para penerima yakni para pelajar.
"Mulai masak, kami tergantung menu kalau misalnya menunya tidak terlalu banyak menggunakan kompor kami mulai jam 1 dini hari. Namun kalau menu nya agak crowded kami mulai di jam 23.00 WIB, perkiraan hidangan sudah selesai jam 4 atau 5 pagi. Setelah selesai memasak lalu mendinginkan makanan, lalu baru masuk ke bagian pemorsian. Dalam prosesnya kami selalu menjaga higienitas. Menu menunya setiap hari harus bervariasi berbeda agar tidak monoton," tambah Siti Rahma.
Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Miftahussalam Riftah, Yusuf Maulana menjelaskan perihal peresmian SPPG Yayasan Masjid Miftahussalam Riftah memang direncanakan dan ditentukan pada hari Jumat karena kita pilih hari yang baik ya Jumat berkah.
"Sedangkan kalau untuk operasional kita sebenarnya sudah mulai dari hari Selasa lalu, sudah 3 hari kita operasional. Kemudian insya Allah akan dihadiri Wakil DPRD Jakarta Haji Rani dan juga insya allah Walikota Pemerintah Jakarta Barat," kata Yusuf Maulana.
Yusuf mengungkapkan luas SPPG di Jalan Musyawarah Nomor 57 memiliki dua armada pengantaran MBG. SPPG ini memiliki luas sekitar 600 meter persegi dengan 47 petugas operasional terdiri dari bagian persiapan, bagian pengolahan dan produksi makanan, bagian pencucian perlengkapan makanan dan perlengkapan masak.
Ia mengungkapkan untuk saat ini ada lima sekolah yang menjadi penerima manfaat dan kemungkinan akan terus bertambah kedepannya, lima sekolah tersebut diantaranya adalah SMP 229, SMP 75, SMP 127, SMA 65, SMK Al Huda, dan SMP Al Huda.
"Dalam sehari beroperasi yang sudah berjalan itu bisa menghasilkan 3.547 porsi. Ini baru penerima manfaat siswa-siswa sekolah, SMP ada 3, SMA nya ada 2. Nah kemudian nanti ketika kita sudah berjalan ke 3B, bumil, ibu menyusui sama balita itu akan genap menjadi 4 ribu porsi per hari," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :