Perindo Sulsel Libatkan Difabel di Upacara HUT ke-80 RI, Hayat Gani: Tak Ada Warga Negara Kelas 2
Senin, 18 Agustus 2025 - 10:24 WIB
loading...
A
A
A
“Hari ini kita peringati Kemerdekaan ke-80 RI, kita berusaha menumbuhkan bahwa persatuan itu di atas segalanya,” katanya usai upacara.
Dia menyebutkan, pihaknya mengumpulkan beberapa pihak yang hadir antara lain, perkumpulan lansia Indonesia, disabilitas, pemuda Perindo, masyarakat sekitar kantor dan partisipan dan DPD Kota Makassar.
Baca juga: Pimpin Upacara HUT Ke-8 RI Bersama Warga Rawa Buaya Jakbar, Legislator Perindo Ingatkan Persatuan hingga Gotong Royong
“Semua ini ingin menunjukkan rasa nasionalisme menuju sila ke 3, persatuan Indonesia dan merujuk kepada asta cita Presiden Prabowo yang mengutamakan bagian pertama adalah meningkatkan nasionalisme ideologi pancasila,” ujarnya.
Hayat mengenaskan, pelibatan semua pihak dalam upacara menjadi semangat atas spirit kita untuk bekerja mendampingi mereka yang merupakan amanat dari UUD 1945. Yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah dara Indonesia.
“Saya kira sangat penting bahwa tidak ada warga negara kelas 2, semua kelas 1 tanpa kecuali, anak bangsa semua, kita harus menikmati keadilan bagian dari keseimbangan untuk berbangsa dan bernegara mewujudkan kesejahteraan yang kita cita-citakan,” katanya.
Dia menyebutkan, pihaknya mengumpulkan beberapa pihak yang hadir antara lain, perkumpulan lansia Indonesia, disabilitas, pemuda Perindo, masyarakat sekitar kantor dan partisipan dan DPD Kota Makassar.
Baca juga: Pimpin Upacara HUT Ke-8 RI Bersama Warga Rawa Buaya Jakbar, Legislator Perindo Ingatkan Persatuan hingga Gotong Royong
“Semua ini ingin menunjukkan rasa nasionalisme menuju sila ke 3, persatuan Indonesia dan merujuk kepada asta cita Presiden Prabowo yang mengutamakan bagian pertama adalah meningkatkan nasionalisme ideologi pancasila,” ujarnya.
Hayat mengenaskan, pelibatan semua pihak dalam upacara menjadi semangat atas spirit kita untuk bekerja mendampingi mereka yang merupakan amanat dari UUD 1945. Yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan tumpah dara Indonesia.
“Saya kira sangat penting bahwa tidak ada warga negara kelas 2, semua kelas 1 tanpa kecuali, anak bangsa semua, kita harus menikmati keadilan bagian dari keseimbangan untuk berbangsa dan bernegara mewujudkan kesejahteraan yang kita cita-citakan,” katanya.
Lihat Juga :