BAZNAS RI Hadirkan Hasil Karya Penyintas Binaan di Pameran EDRR 2025
Jum'at, 15 Agustus 2025 - 10:57 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI turut ambil bagian dalam ajang Emergency and Disaster Reduction & Rescue (EDRR) 2025 yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Rabu–Jumat (13–15/8/2025). Partisipasi ini diwujudkan melalui “Pasar Penyintas”, sebuah ruang yang menampilkan beragam produk karya para penyintas bencana.
Keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen BAZNAS dalam mendukung pemulihan dan kemandirian masyarakat terdampak bencana. Melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan, BAZNAS RI ingin memastikan bahwa para penyintas tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga mampu bangkit secara ekonomi.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, menjelaskan, keikutsertaan ini menjadi momentum penting untuk memamerkan hasil karya penyintas.
"Produk-produk tersebut merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan BAZNAS RI melalui program berbasis kearifan lokal," kata Saidah, Kamis (14/8/2025).
Menurut Saidah, Pasar Penyintas tidak hanya sekadar memamerkan barang dagangan, tetapi juga menjadi sarana promosi untuk memperkenalkan potensi ekonomi penyintas kepada masyarakat luas.
“Kami ingin menunjukkan bahwa penyintas bencana memiliki kemampuan luar biasa untuk bangkit, berkreasi, dan memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.
Beragam produk unggulan yang dipamerkan dalam Pasar Penyintas meliputi kerajinan tangan, olahan makanan tradisional, hingga produk kreatif lainnya. Semua hasil karya ini mencerminkan semangat dan kreativitas para penyintas yang berjuang memulihkan kehidupannya pascabencana.
Keterlibatan dalam kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen BAZNAS dalam mendukung pemulihan dan kemandirian masyarakat terdampak bencana. Melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan, BAZNAS RI ingin memastikan bahwa para penyintas tidak hanya pulih secara fisik, tetapi juga mampu bangkit secara ekonomi.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, menjelaskan, keikutsertaan ini menjadi momentum penting untuk memamerkan hasil karya penyintas.
"Produk-produk tersebut merupakan buah dari pembinaan yang dilakukan BAZNAS RI melalui program berbasis kearifan lokal," kata Saidah, Kamis (14/8/2025).
Menurut Saidah, Pasar Penyintas tidak hanya sekadar memamerkan barang dagangan, tetapi juga menjadi sarana promosi untuk memperkenalkan potensi ekonomi penyintas kepada masyarakat luas.
“Kami ingin menunjukkan bahwa penyintas bencana memiliki kemampuan luar biasa untuk bangkit, berkreasi, dan memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.
Beragam produk unggulan yang dipamerkan dalam Pasar Penyintas meliputi kerajinan tangan, olahan makanan tradisional, hingga produk kreatif lainnya. Semua hasil karya ini mencerminkan semangat dan kreativitas para penyintas yang berjuang memulihkan kehidupannya pascabencana.
Lihat Juga :