Proyek Taman Bendera Pusaka Dimulai, Bakal Ada Lapangan Padel Gratis hingga Patung Fatmawati
Sabtu, 09 Agustus 2025 - 16:42 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak Megawati Soekarnoputri melakukan peletakan batu pertama pembangunan integrasi tiga taman yakni Taman Ayodya, Taman Langsat, dan Taman Leuser menjadi Taman Bendera Pusaka. Foto/Dok Pemprov DKI Jakarta
A
A
A
JAKARTA - Proyek pembangunan Taman Bendera Pusaka di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dimulai. Peletakan batu pertama dilakukan pada Jumat (8/8/2025). Rencananya, di taman ini dibangun lapangan padel gratis hingga patung Fatmawati .
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan integrasi tiga taman yakni Taman Ayodya, Taman Langsat , dan Taman Leuser menjadi Taman Bendera Pusaka. Peletakan batu pertama tersebut dilakukan di Taman Langsat Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (8/8/2025) siang.
Pramono mengungkap alasan mengajak Megawati dalam peletakan batu pertama Taman Bendera Pusaka. "Kalau Ibu Mega ini kan memang penggemar tanaman, dan beliau ikut karena sebagai penggemar tanaman," ujarnya.
Megawati, kata Pramono, akan menyumbang beberapa tanaman yang bisa ditanam di tempat itu. "Saya juga baru tahu Ibu Mega dulu pernah belajar tanaman di tempat itu ketika muda," ujar Pramono.
Baca Juga: Pramono Ungkap Ada Pihak yang Coba Ganggu Pembangunan Taman Bendera Pusaka
Pramono menjelaskan, Taman Bendera Pusaka akan dibangun di atas lahan 5,6 hektare yang dilengkapi sejumlah fasilitas olahraga mulai dari jogging track hingga lapangan padel. "Yang dibangun adalah kurang lebih 5,6 hektare dan di sana ada jogging track. Nanti ada lapangan bulu tangkis, lapangan tenis, padel. Jogging track-nya kurang lebih 1,2 kilo. Menurut saya akan menjadi jogging track yang bagus karena dipersiapkan memang khusus untuk jogging track," ucapnya.
Sebelumnya, pada Kamis (7/8/2025), Pramono mengatakan, "Di situ kita berikan kesempatan orang berolahraga. Kita buatkan lapangan padel, yang sekarang ini di mana-mana mahal sekali. Saya bilang ke Pak Wali dan Kadis Pertamanan untuk yang mau bermain padel gratis, tapi alatnya bawa sendiri supaya semua orang berkesempatan untuk berolahraga."
Ia juga menegaskan bahwa integrasi tiga taman dalam upaya penanganan banjir di sekitar kawasan tersebut. Menurutnya, kawasan tersebut kerap dilanda banjir saat intensitas hujan tinggi.
"Taman itu akan digunakan untuk mengatur banjir, bahkan untuk pengaturan IPAL banjirnya, biayanya kurang lebih hampir sama, bahkan lebih besar sedikit dibandingkan dengan mengintegrasikan taman itu. Karena apa? Di tempat itu selalu banjir," ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta Fajar Sauri mengatakan, nantinya Taman Bendera Pusaka akan dilengkapi gedung serbaguna, fasilitas olahraga, hingga patung Fatmawati yang tengah merajut Sang Saka Merah Putih. "Nanti rencana patungnya ada di tengah kolam ini," kata Fajar saat menjelaskan ke Gubernur Pramono dan Megawati, dikutip Sabtu (9/8/2025).
Baca Juga: Pramono Ungkap Alasan Integrasi 3 Taman di Jaksel Pakai Nama Taman Bendera Pusaka
Megawati pun mengusulkan agar posisi patung Fatmawati agak tinggi. Pasalnya, desain patungnya akan duduk dan tengah merajut. "Kalau begini (posisinya) sedang duduk artinya tidak bagus kalau tidak tinggi (pedestalnya)," ucap Megawati.
Sementara itu, Pramono meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) membuat sungai di Taman Bendera Pusaka jernih. "Jadi saya minta ke mereka (Dinas SDA) pokoknya sungai harus jernih," ucap Pramono.
Menanggapi hal itu, Kadis SDA Ika Agustin Ningrum akan memanfaatkan Taman Bendera Pusaka yang merupakan hulu dari Kali Grogol itu menjadi waduk. "Ini adalah hulu dari Kali Grogol. Jadi Kali Grogol kalau (airnya) tinggi itu pasti banjir. Jadi bagaimana kita memanfaatkan tiga taman ini sekaligus menjadi waduk," ujar Ika.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan integrasi tiga taman yakni Taman Ayodya, Taman Langsat , dan Taman Leuser menjadi Taman Bendera Pusaka. Peletakan batu pertama tersebut dilakukan di Taman Langsat Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (8/8/2025) siang.
Pramono mengungkap alasan mengajak Megawati dalam peletakan batu pertama Taman Bendera Pusaka. "Kalau Ibu Mega ini kan memang penggemar tanaman, dan beliau ikut karena sebagai penggemar tanaman," ujarnya.
Megawati, kata Pramono, akan menyumbang beberapa tanaman yang bisa ditanam di tempat itu. "Saya juga baru tahu Ibu Mega dulu pernah belajar tanaman di tempat itu ketika muda," ujar Pramono.
Baca Juga: Pramono Ungkap Ada Pihak yang Coba Ganggu Pembangunan Taman Bendera Pusaka
Pramono menjelaskan, Taman Bendera Pusaka akan dibangun di atas lahan 5,6 hektare yang dilengkapi sejumlah fasilitas olahraga mulai dari jogging track hingga lapangan padel. "Yang dibangun adalah kurang lebih 5,6 hektare dan di sana ada jogging track. Nanti ada lapangan bulu tangkis, lapangan tenis, padel. Jogging track-nya kurang lebih 1,2 kilo. Menurut saya akan menjadi jogging track yang bagus karena dipersiapkan memang khusus untuk jogging track," ucapnya.
Sebelumnya, pada Kamis (7/8/2025), Pramono mengatakan, "Di situ kita berikan kesempatan orang berolahraga. Kita buatkan lapangan padel, yang sekarang ini di mana-mana mahal sekali. Saya bilang ke Pak Wali dan Kadis Pertamanan untuk yang mau bermain padel gratis, tapi alatnya bawa sendiri supaya semua orang berkesempatan untuk berolahraga."
Ia juga menegaskan bahwa integrasi tiga taman dalam upaya penanganan banjir di sekitar kawasan tersebut. Menurutnya, kawasan tersebut kerap dilanda banjir saat intensitas hujan tinggi.
"Taman itu akan digunakan untuk mengatur banjir, bahkan untuk pengaturan IPAL banjirnya, biayanya kurang lebih hampir sama, bahkan lebih besar sedikit dibandingkan dengan mengintegrasikan taman itu. Karena apa? Di tempat itu selalu banjir," ujarnya.
Sementara, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta Fajar Sauri mengatakan, nantinya Taman Bendera Pusaka akan dilengkapi gedung serbaguna, fasilitas olahraga, hingga patung Fatmawati yang tengah merajut Sang Saka Merah Putih. "Nanti rencana patungnya ada di tengah kolam ini," kata Fajar saat menjelaskan ke Gubernur Pramono dan Megawati, dikutip Sabtu (9/8/2025).
Baca Juga: Pramono Ungkap Alasan Integrasi 3 Taman di Jaksel Pakai Nama Taman Bendera Pusaka
Megawati pun mengusulkan agar posisi patung Fatmawati agak tinggi. Pasalnya, desain patungnya akan duduk dan tengah merajut. "Kalau begini (posisinya) sedang duduk artinya tidak bagus kalau tidak tinggi (pedestalnya)," ucap Megawati.
Sementara itu, Pramono meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) membuat sungai di Taman Bendera Pusaka jernih. "Jadi saya minta ke mereka (Dinas SDA) pokoknya sungai harus jernih," ucap Pramono.
Menanggapi hal itu, Kadis SDA Ika Agustin Ningrum akan memanfaatkan Taman Bendera Pusaka yang merupakan hulu dari Kali Grogol itu menjadi waduk. "Ini adalah hulu dari Kali Grogol. Jadi Kali Grogol kalau (airnya) tinggi itu pasti banjir. Jadi bagaimana kita memanfaatkan tiga taman ini sekaligus menjadi waduk," ujar Ika.
(zik)
Lihat Juga :