Layanan Mobil Bengkel Keliling BBG Hadir di Tiga Kota
Kamis, 07 Agustus 2025 - 22:21 WIB
loading...
Layanan Mobil Bengkel Keliling BBG Hadir di Tiga Kota
A
A
A
BANDUNG - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina, memberikan bantuan mobil bengkel keliling bahan bakar gas (BBG) lewat "CNG Market Day 2025" yang diselenggarakan di Bandung, Jawa Barat, Rabu (6/8/2025). Bengkel keliling BBG itu guna memberikan layanan pemeliharaan kepada pengguna mobil BBG dengan jangkauan yang lebih luas.
Bantuan bengkel keliling BBG berupa satu unit kendaraan operasional, toolset mekanik lengkap dan servis bergilir bulanan hingga Februari 2026 di Jabodetabek, Semarang, dan Surabaya. Dengan demikian, pengguna kendaraan berbahan bakar gas dapat memperoleh kemudahan dalam perawatan rutin tanpa harus datang ke bengkel tetap, sekaligus mendorong adopsi BBG yang lebih luas di sektor transportasi.
Selain menyediakan bengkel keliling BBG, PGN bersama Komunitas Mobil Gas (Komogas) telah melakukan bantuan berupa converter kit BBG kepada para pengemudi transportasi online. Hingga saat ini Komogas bersama PGN telah mengkonversi 187 unit kendaraan BBM ke BBG sejak 2023.
Direktur Utama PGN Arief S. Handoko mengatakan, program ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memperkuat ekosistem energi bersih nasional melalui peningkatan layanan dan infrastruktur pendukung BBG. Program Bengkel Keliling BBG merupakan komitmen dalam mendukung target Net Zero Emissions 2060.
"Sekaligus menjawab kebutuhan akan layanan pemeliharaan kendaraan BBG yang belum merata di berbagai wilayah,” ungkap Arief dalam keterangannya dikutip, Kamis (7/8/2025).
Program ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan infrastruktur stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) dan layanan konversi BBG agar semakin andal dan menjangkau lebih banyak pengguna. PGN berkolaborasi dengan PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) dan Komogas.
Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan berharap program ini semakin meningkatkan jumlah pengguna BBG sehingga membawa manfaat kepada lingkungan dan penghematan biaya operasional bagi pengemudi. Apalagi, harga BBG yang lebih murah sehingga mampu menekan biaya operasional bahan bakar kendaraan hingga 30%.
"Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap manfaat penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan dan efisien, khususnya dalam menurunkan emisi karbon di sektor transportasi perkotaan," kata Santiaji.
Ketua Komogas, Andy Lala mengatakan pihaknya berterima kasih untuk program ini yang secara konsisten telah membantu pengguna mobil BBG dan pengemudi online sejak tahun 2023. "Atas bantuan ini kehidupan kami menjadi lebih baik karena efisiensi biaya energi dapat menjadi pemasukan tambahan. Taraf hidup kami meningkat," ujarnya.
Bantuan bengkel keliling BBG berupa satu unit kendaraan operasional, toolset mekanik lengkap dan servis bergilir bulanan hingga Februari 2026 di Jabodetabek, Semarang, dan Surabaya. Dengan demikian, pengguna kendaraan berbahan bakar gas dapat memperoleh kemudahan dalam perawatan rutin tanpa harus datang ke bengkel tetap, sekaligus mendorong adopsi BBG yang lebih luas di sektor transportasi.
Selain menyediakan bengkel keliling BBG, PGN bersama Komunitas Mobil Gas (Komogas) telah melakukan bantuan berupa converter kit BBG kepada para pengemudi transportasi online. Hingga saat ini Komogas bersama PGN telah mengkonversi 187 unit kendaraan BBM ke BBG sejak 2023.
Direktur Utama PGN Arief S. Handoko mengatakan, program ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memperkuat ekosistem energi bersih nasional melalui peningkatan layanan dan infrastruktur pendukung BBG. Program Bengkel Keliling BBG merupakan komitmen dalam mendukung target Net Zero Emissions 2060.
"Sekaligus menjawab kebutuhan akan layanan pemeliharaan kendaraan BBG yang belum merata di berbagai wilayah,” ungkap Arief dalam keterangannya dikutip, Kamis (7/8/2025).
Program ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan infrastruktur stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG) dan layanan konversi BBG agar semakin andal dan menjangkau lebih banyak pengguna. PGN berkolaborasi dengan PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) dan Komogas.
Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan berharap program ini semakin meningkatkan jumlah pengguna BBG sehingga membawa manfaat kepada lingkungan dan penghematan biaya operasional bagi pengemudi. Apalagi, harga BBG yang lebih murah sehingga mampu menekan biaya operasional bahan bakar kendaraan hingga 30%.
"Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap manfaat penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan dan efisien, khususnya dalam menurunkan emisi karbon di sektor transportasi perkotaan," kata Santiaji.
Ketua Komogas, Andy Lala mengatakan pihaknya berterima kasih untuk program ini yang secara konsisten telah membantu pengguna mobil BBG dan pengemudi online sejak tahun 2023. "Atas bantuan ini kehidupan kami menjadi lebih baik karena efisiensi biaya energi dapat menjadi pemasukan tambahan. Taraf hidup kami meningkat," ujarnya.
(abd)
Lihat Juga :