Pondok Indah Digeruduk Massa, Sahroni: Ingat, Kita Ini Negara Hukum, Bukan Negara Preman
Kamis, 07 Agustus 2025 - 20:22 WIB
loading...
A
A
A
Sahroni menilai aksi yang dilakukan dengan mendatangi langsung kawasan sebagai langkah yang tidak tepat dan justru berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.
“Aksi seperti ini jelas aktivitas mafia tanah, yang suka pakai ormas, geruduk, lalu mengintimidasi. Ingat bahwa negara kita ini negara hukum, bukan negara preman. Punya aturan dan mekanisme yang jelas. Jadi polisi juga harus berantas aksi seperti ini, dan kami di Komisi III akan selalu pantau,” pungkas Sahroni.
Diketahui, penggerudukan tersebut viral di media sosial. Polisi memastikan, penggerudukan tersebut hanyalah aksi demo yang kaitannya dengan sengketa tanah.
"Ada ahli waris yang mengaku punya sebagian tanah di Pondok Indah. Ahli Waris mendatangkan massa untuk unjuk rasa," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly pada wartawan, Rabu (6/8/2025).
Dia menuturkan, pihak ahli waris mendatangkan massa untuk melakukan demo karena mengaku hak tanahnya belum dibayarkan. Mengantisipasi aksi demo tersebut, polisi lantas mengerahkan personelnya guna pengamanan.
“Aksi seperti ini jelas aktivitas mafia tanah, yang suka pakai ormas, geruduk, lalu mengintimidasi. Ingat bahwa negara kita ini negara hukum, bukan negara preman. Punya aturan dan mekanisme yang jelas. Jadi polisi juga harus berantas aksi seperti ini, dan kami di Komisi III akan selalu pantau,” pungkas Sahroni.
Diketahui, penggerudukan tersebut viral di media sosial. Polisi memastikan, penggerudukan tersebut hanyalah aksi demo yang kaitannya dengan sengketa tanah.
"Ada ahli waris yang mengaku punya sebagian tanah di Pondok Indah. Ahli Waris mendatangkan massa untuk unjuk rasa," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly pada wartawan, Rabu (6/8/2025).
Dia menuturkan, pihak ahli waris mendatangkan massa untuk melakukan demo karena mengaku hak tanahnya belum dibayarkan. Mengantisipasi aksi demo tersebut, polisi lantas mengerahkan personelnya guna pengamanan.
Lihat Juga :