Triwulan II 2025, Ekonomi Jakarta Meningkat karena Liburan Sekolah dan Cuti Bersama
Rabu, 06 Agustus 2025 - 22:07 WIB
loading...
A
A
A
“Sedangkan investasi juga turut menjadi penopang ekonomi Jakarta. Investasi pada triwulan II 2025 tumbuh 5,50 persen (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya (2,89 persen; yoy),” tambahnya.
Meningkatnya dukungan dan berlangsungnya pembangunan berbagai proyek strategis pemerintah dan swasta yang bersifat multitahun, tercermin dari peningkatan impor barang modal.
Untuk konsumsi pemerintah pada triwulan Il 2025, Ricky mencatat mengalami tumbuh 5,16 persen (yoy), melambat dari triwulan sebelumnya (9,22 persen; yoy), seiring normalisasi belanja pegawai dan belanja bansos setelah berlangsungnya Hari Raya Idulfitri pada triwulan 1 2025.
Menyikapi ini, Ricky menyebut Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta akan terus memonitor perkembangan berbagai indikator perekonomian baik di tingkat daerah, nasional, maupun global.
Selain itu, sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta akan terus diperkuat untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Jakarta di berbagai sektor guna mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, dan berkelanjutan, serta mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global yang berdaya saing.
Meningkatnya dukungan dan berlangsungnya pembangunan berbagai proyek strategis pemerintah dan swasta yang bersifat multitahun, tercermin dari peningkatan impor barang modal.
Untuk konsumsi pemerintah pada triwulan Il 2025, Ricky mencatat mengalami tumbuh 5,16 persen (yoy), melambat dari triwulan sebelumnya (9,22 persen; yoy), seiring normalisasi belanja pegawai dan belanja bansos setelah berlangsungnya Hari Raya Idulfitri pada triwulan 1 2025.
Menyikapi ini, Ricky menyebut Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta akan terus memonitor perkembangan berbagai indikator perekonomian baik di tingkat daerah, nasional, maupun global.
Selain itu, sinergi dengan Pemprov DKI Jakarta akan terus diperkuat untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Jakarta di berbagai sektor guna mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, dan berkelanjutan, serta mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global yang berdaya saing.
(jon)
Lihat Juga :