Pengurus PPP Prabumulih Sesalkan Sikap Mardiono Ganti Kepengurusan Sepihak
Selasa, 29 Juli 2025 - 21:56 WIB
loading...
A
A
A
Dia mengatakan, berapa kerugian materiil maupun non materiil yang ditimbulkan akibat kebijakan yang diputuskan dengan kesewenang-wenangan. Konflik yang berkepanjangan ini sangat merugikan terutama bagi DPC PPP yang secara langsung bersentukan dengan basis konsituen.
"Jika DPP PPP di bawah kepemimpinan Plt. Ketum Mardiono masih juga mengabaikan putusan hukum tersebut, maka dalam hal ini Mardiono dzolim terhadap kader PPP sendiri. Sudah sangat nyata dan jelas Mardiono tidak taat asas, tidak patuh pada aturan organisasi (AD/ART) Partai. Tidak patuh pada putusan Mahkamah Partai, tidak patuh pada putusan pengadilan setingkat Mahkamah Agung (MA) sebagai lembagai peradilan tertinggi dalam pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," beber Jasman yang diamini kader militan lainnya, Erwin, Hardiansah dan beberapa pengurus ranting PPP di Prabumulih..
Dia mengatakan, saat ini para kader partai di daerah bingung mencari keadilan, karena semua aturan disebut telah dilanggar. Bahkan putusan pengadilan yang sah dan mengikat demi hukum pun tidak dipatuhi.
"Mardiono sebagai Plt. Ketum PPP memang sudah tidak layak lagi untuk di pertahankan apalagi dipilih kembali sebagai Ketum PPP," ucapnya yang diamini pula oleh kader PPP di Prabumulih.
Kekecewaan para kader PPP pun menyinggung Mardiono selaku Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Ketahanan Pangan sudah selayaknya untuk di evaluasi. Bahkan wajib di evaluasi demi menjaga marwah partai dan juga menjaga nama baik Presiden.
"Jika DPP PPP di bawah kepemimpinan Plt. Ketum Mardiono masih juga mengabaikan putusan hukum tersebut, maka dalam hal ini Mardiono dzolim terhadap kader PPP sendiri. Sudah sangat nyata dan jelas Mardiono tidak taat asas, tidak patuh pada aturan organisasi (AD/ART) Partai. Tidak patuh pada putusan Mahkamah Partai, tidak patuh pada putusan pengadilan setingkat Mahkamah Agung (MA) sebagai lembagai peradilan tertinggi dalam pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," beber Jasman yang diamini kader militan lainnya, Erwin, Hardiansah dan beberapa pengurus ranting PPP di Prabumulih..
Dia mengatakan, saat ini para kader partai di daerah bingung mencari keadilan, karena semua aturan disebut telah dilanggar. Bahkan putusan pengadilan yang sah dan mengikat demi hukum pun tidak dipatuhi.
"Mardiono sebagai Plt. Ketum PPP memang sudah tidak layak lagi untuk di pertahankan apalagi dipilih kembali sebagai Ketum PPP," ucapnya yang diamini pula oleh kader PPP di Prabumulih.
Kekecewaan para kader PPP pun menyinggung Mardiono selaku Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Ketahanan Pangan sudah selayaknya untuk di evaluasi. Bahkan wajib di evaluasi demi menjaga marwah partai dan juga menjaga nama baik Presiden.
(shf)
Lihat Juga :