Harta Kekayaan Naik Rp10 Miliar, Pramono Anung Komitmen Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Transparan
Selasa, 29 Juli 2025 - 09:06 WIB
loading...
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih melalui penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang berintegritas. Hal ini disampaikan sebagai bentuk respons atas publikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ( LHKPN ) yang telah ia serahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 10 April 2025.
Dalam laporan tersebut, total kekayaan Gubernur Pramono tahun 2024 tercatat sebesar Rp114.518.499.429 atau naik sekitar Rp10 miliar dibandingkan harta tahun 2023, saat ia masih menjabat sebagai Sekretaris Kabinet ( Seskab ). Kenaikan kekayaan ini berasal dari peningkatan nilai surat berharga, kas dan setara kas, serta harta bergerak lainnya.
"LHKPN bukan sekadar formalitas administratif, tetapi salah satu instrumen penting untuk membangun kepercayaan publik. Transparansi ini memungkinkan masyarakat ikut serta mengawasi dan memastikan integritas pejabat publik, termasuk saya sebagai Gubernur," kata Pramono dalam keterangannya, dikutip Selasa (29/7/2025).
Baca Juga: Resmi Maju Pilkada Jakarta, Harta Kekayaan Pramono Anung Capai Rp104 Miliar
Menurut Pramono, untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, diperlukan komitmen kuat dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah, serta penerapan prinsip-prinsip good governance secara konsisten dan menyeluruh.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah kepemimpinannya, lanjut Pramono, akan terus memperkuat sistem pengawasan internal, membuka akses informasi publik seluas-luasnya, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan kebijakan.
"Saya percaya, kepercayaan rakyat hanya bisa dibangun dengan keteladanan dan keterbukaan. Kita harus bekerja jujur, melayani dengan hati, dan tidak alergi terhadap pengawasan," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, harta kekayaan Pramono Anung versi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 10 April 2025 meningkat sebesar Rp10 miliar. Dalam LHKPN yang dilihat SindoNews, kekayaan Pramono Anung mencapai Rp114.518.499.429 atau Rp114,51 miliar. Sementara, menurut data LHKPN 2023 atau sebelum menjabat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memiliki harta kekayaan mencapai Rp104,28 miliar.
Pramono tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp35.427.059.686 atau Rp35,42 miliar yang tersebar di wilayah Kabupaten/Kota Bogor, Kabupaten/Kota Jakarta Selatan, Kabupaten/Kota Kediri, tiga di Kabupaten/Kota Buleleng, Kabupaten/Kota Sleman, dan dua di Kabupaten/Kota Bekasi
Kemudian, Pramono juga memiliki alat transportasi senilai Rp4.244.377.900 atau Rp4,2 miliar diantaranya berupa Mini Cooper tahun 2007 senilai Rp175.000.000, Mitshubishi Outlander tahun 2013 senilai Rp85.000.000, Toyota Alphard tahun 2023 senilai Rp900.000.000, Mercedes Benz tahun 2023 senilai Rp3.084.377.900
Harta bergerak lainnya Rp19.135.000.000, surat berharga Rp37.250.208.528, kas dan setara kas Rp19.078.728.915, serta utang Rp616.875.600.
Dalam laporan tersebut, total kekayaan Gubernur Pramono tahun 2024 tercatat sebesar Rp114.518.499.429 atau naik sekitar Rp10 miliar dibandingkan harta tahun 2023, saat ia masih menjabat sebagai Sekretaris Kabinet ( Seskab ). Kenaikan kekayaan ini berasal dari peningkatan nilai surat berharga, kas dan setara kas, serta harta bergerak lainnya.
"LHKPN bukan sekadar formalitas administratif, tetapi salah satu instrumen penting untuk membangun kepercayaan publik. Transparansi ini memungkinkan masyarakat ikut serta mengawasi dan memastikan integritas pejabat publik, termasuk saya sebagai Gubernur," kata Pramono dalam keterangannya, dikutip Selasa (29/7/2025).
Baca Juga: Resmi Maju Pilkada Jakarta, Harta Kekayaan Pramono Anung Capai Rp104 Miliar
Menurut Pramono, untuk mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih, diperlukan komitmen kuat dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah, serta penerapan prinsip-prinsip good governance secara konsisten dan menyeluruh.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah kepemimpinannya, lanjut Pramono, akan terus memperkuat sistem pengawasan internal, membuka akses informasi publik seluas-luasnya, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan kebijakan.
"Saya percaya, kepercayaan rakyat hanya bisa dibangun dengan keteladanan dan keterbukaan. Kita harus bekerja jujur, melayani dengan hati, dan tidak alergi terhadap pengawasan," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, harta kekayaan Pramono Anung versi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 10 April 2025 meningkat sebesar Rp10 miliar. Dalam LHKPN yang dilihat SindoNews, kekayaan Pramono Anung mencapai Rp114.518.499.429 atau Rp114,51 miliar. Sementara, menurut data LHKPN 2023 atau sebelum menjabat Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memiliki harta kekayaan mencapai Rp104,28 miliar.
Pramono tercatat memiliki harta berupa tanah dan bangunan senilai Rp35.427.059.686 atau Rp35,42 miliar yang tersebar di wilayah Kabupaten/Kota Bogor, Kabupaten/Kota Jakarta Selatan, Kabupaten/Kota Kediri, tiga di Kabupaten/Kota Buleleng, Kabupaten/Kota Sleman, dan dua di Kabupaten/Kota Bekasi
Kemudian, Pramono juga memiliki alat transportasi senilai Rp4.244.377.900 atau Rp4,2 miliar diantaranya berupa Mini Cooper tahun 2007 senilai Rp175.000.000, Mitshubishi Outlander tahun 2013 senilai Rp85.000.000, Toyota Alphard tahun 2023 senilai Rp900.000.000, Mercedes Benz tahun 2023 senilai Rp3.084.377.900
Harta bergerak lainnya Rp19.135.000.000, surat berharga Rp37.250.208.528, kas dan setara kas Rp19.078.728.915, serta utang Rp616.875.600.
(zik)
Lihat Juga :