264 Hektare Lahan Gambut di Muarojambi Terbakar, Tim Satgas Karhutla Kewalahan
Rabu, 23 Juli 2025 - 08:12 WIB
loading...
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan gambut di Desa Gambut Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Jambi terus meluas. Foto/SindoNews
A
A
A
MUAROJAMBI - Kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ) di lahan gambut di Desa Gambut Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Jambi terus meluas hingga ratusan hektare. Tercatat, 264 hektare lahan ludes terbakar.
"Ya, hingga saat ini lahan gambut di Kabupaten Muarojambi milik masyarakat meluas hingga 264 hektare," ujar Kasubdit Penmas Bidang Humas Polda Jambi, Kompol Amin Nasution, Rabu (23/7/2025).
Menurut Amin, sampai Selasa, 22 Juli 2025 pukul 18.00 WIB kondisi api belum padam. Amin menyebut, petugas gabungan TNI-Polri, instansi terkait dan masyarakat masih berjibaku memadamkan api yang menyala. "Hingga saat ini petugas terus melakukan kegiatan pemadaman titik api lanjutan yang terus merambat," imbuhnya.
Baca juga: 16 Orang Jadi Tersangka Kasus Karhutla di Riau
Amin menambahkan, status api belum padam, sedangkan lahan yang berhasil dipadamkan sekitar 4,5 hektare. "Hingga kemarin total yang sudah dipadamkan sekitar 13,5 hektare," tandasnya.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih terus berupaya memadamkan api. Sedangkan penyebab terjadinya karhutla masih dalam penyelidikan. Amin juga mengimbau agar masyarakat di musim panas ini jangan membakar lahan sembarangan.
"Hindari membuang puntung rokok sembarangan terutama di daerah semak belukar yang berpotensi mudah terjadinya kebakaran," katanya.
"Ya, hingga saat ini lahan gambut di Kabupaten Muarojambi milik masyarakat meluas hingga 264 hektare," ujar Kasubdit Penmas Bidang Humas Polda Jambi, Kompol Amin Nasution, Rabu (23/7/2025).
Menurut Amin, sampai Selasa, 22 Juli 2025 pukul 18.00 WIB kondisi api belum padam. Amin menyebut, petugas gabungan TNI-Polri, instansi terkait dan masyarakat masih berjibaku memadamkan api yang menyala. "Hingga saat ini petugas terus melakukan kegiatan pemadaman titik api lanjutan yang terus merambat," imbuhnya.
Baca juga: 16 Orang Jadi Tersangka Kasus Karhutla di Riau
Amin menambahkan, status api belum padam, sedangkan lahan yang berhasil dipadamkan sekitar 4,5 hektare. "Hingga kemarin total yang sudah dipadamkan sekitar 13,5 hektare," tandasnya.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih terus berupaya memadamkan api. Sedangkan penyebab terjadinya karhutla masih dalam penyelidikan. Amin juga mengimbau agar masyarakat di musim panas ini jangan membakar lahan sembarangan.
"Hindari membuang puntung rokok sembarangan terutama di daerah semak belukar yang berpotensi mudah terjadinya kebakaran," katanya.
(cip)
Lihat Juga :