Suara Ojol Terpecah, Aksi Demo 21 Juli Sepi Peserta

Selasa, 22 Juli 2025 - 10:18 WIB
loading...
Suara Ojol Terpecah,...
Unjuk rasa bertajuk Aksi Kebangkitan Jilid II Transportasi Online Nasional 217 yang digelar sejumlah pengemudi ojol di Jakarta, Senin (21/7/2025) sepi peserta. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Demo ojol bertajuk Aksi Kebangkitan Jilid II Transportasi Online Nasional 217 yang digelar sejumlah pengemudi ojek online di Jakarta, Senin (21/7/2025) berlangsung jauh dari ekspektasi. Meski sempat diklaim akan dihadiri 50.000 peserta, fakta di lapangan menunjukkan aksi ini hanya diikuti segelintir massa, bahkan hanya sekitar ratusan orang. Aksi ini digelar di Jalan Medan Merdeka Selatan, tepat di seberang Menara Danareksa, Jakarta Pusat.

Penyelenggara aksi, Ketua Garda Indonesia Raden Igun Wicaksono, sebelumnya menyampaikan bahwa demonstrasi akan menjadi aksi besar-besaran dan dihadiri sekitar 50.000 pengemudi ojol dari berbagai daerah. Namun kenyataannya, situasi di lokasi tampak lengang dengan kehadiran massa yang sangat minim. Baca juga: Tiba di Lokasi Demo, Massa Ojol Langsung Cekcok dengan Polisi

Dalam aksi tersebut, Igun mengatakan, ribuan driver ojol akan melakukan aksi offbid massal, yakni mematikan aplikasi sebagai bentuk protes terhadap skema pembagian pendapatan yang dianggap tidak adil oleh para pengemudi.

Namun, aksi ini tidak mendapat dukungan luas dari komunitas pengemudi ojol lainnya, bahkan ditinggalkan oleh sejumlah kelompok besar. Salah satunya adalah Koalisi Ojol Nasional (KON), yang dikenal sebagai salah satu wadah pengemudi online dengan jumlah anggota terbanyak di Indonesia.

Ketua Presidium KON Andi Kristiyanto, secara tegas mengatakan, pihaknya tidak ikut serta dalam aksi unjuk rasa tersebut. Ia menyebut beberapa poin tuntutan dalam aksi tersebut tidak mewakili aspirasi mayoritas pengemudi ojol dan justru terindikasi sarat kepentingan kelompok tertentu.

“KON tidak ikut serta dalam aksi unjuk rasa hari ini. Beberapa poin tuntutan aksi berbeda dan kami tetap menganggap bahwa tuntutan tersebut hanya mewakili segelintir ojol dan sarat dengan kepentingan pribadi atau golongan atau kelompok tertentu, serta ada indikasi muatan politis,” kata Andi, Senin (21/7/2025).

Selain KON, penolakan juga datang dari Forum Komunitas Driver Online Indonesia, yang dipimpin Rahman Thohir. Ia menilai tuntutan yang disuarakan dalam aksi tersebut tidak memiliki dasar yang kuat dan justru bisa berdampak negatif terhadap ekosistem transportasi online secara keseluruhan.

Menurut Rahman, potongan komisi 20% saat ini berlaku sudah diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan (KP) Nomor 1001 Tahun 2022. Di mana 15% merupakan potongan langsung dan 5% merupakan potongan tidak langsung yang ditujukan untuk kesejahteraan mitra pengemudi. Baca juga: Terima Audiensi Ojol, Kemenko Polkam: Tuntutan Akan Dibahas Lintas Kementerian di DPR

“Ada aplikator yang memang menerapkan ini berupa voucher swadaya. Nah kalau ini dihilangkan jadi 10 persen apakah ini ada lagi nanti?” kata Rahman.

Ia juga mengimbau para pengemudi untuk lebih fokus mengawasi implementasi dari potongan 5% tersebut, ketimbang menuntut pemangkasan komisi secara sepihak. “Kami mengimbau teman-teman lihat yang penerapan 5% ini apakah benar-benar dimanfaatkan untuk kesejahteraan mitra,” ujarnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aksi Ojol Forkot Warnai...
Aksi Ojol Forkot Warnai Kawasan Medan Merdeka Selatan
Kantor SMRC Didemo,...
Kantor SMRC Didemo, Saiful Mujani: Ongkos Sebuah Sikap
Driver Ojol di Labuan...
Driver Ojol di Labuan Bajo Dianiaya, Keamanan Destinasi Super Prioritas Jadi Sorotan
Resmikan Masjid Al-Adzim...
Resmikan Masjid Al-Adzim Polda Riau, Kapolri Perkuat Community Policing lewat Satgas PHK dan Ojol
Hanta Yuda Rasyid Berikan...
Hanta Yuda Rasyid Berikan Santunan Ramadan kepada 3.000 Driver Ojol
PB IKA PMII dan LAZ...
PB IKA PMII dan LAZ Gerakin Berbagi Sahur untuk Manusia Gerobak dan Ojol di Jakarta
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Pengamat Soroti Dukungan...
Pengamat Soroti Dukungan Sejumlah Driver Ojol untuk Nadiem di Sidang Korupsi Chromebook
Rekomendasi
Salah Umumkan Ayah Messi...
Salah Umumkan Ayah Messi Meninggal, Presenter Argentina Mundur
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved