ERHA Ultimate dan Pelanggan Tanam Mangrove Bersama di Taman Wisata Alam Angke Kapuk
Senin, 21 Juli 2025 - 10:03 WIB
loading...
A
A
A
Hari ini ERHA sudah mengelola 2,6 juta botol dan ingin merayakannya dengan melakukan penanaman mangrove bersama dengan para pelanggan yang juga mempunyai kepedulian terhadap lingkungan. ”Tujuan kami ingin merubah perilaku pemakai kosmetik untuk mengembalikan kembali kemasan kosmetik plastik bekas pakai yang ada dirumah ke klinik kami,” ujarnya.
Sehingga bisa dipastikan kemasan kosmetik tersebut tidak sampai kepada tempat pembuangan sampah dan dapat dikelola dengan baik untuk menjadi beberapa barang yang bermanfaat. ERHA juga bersinergi Bersama dengan Taman Wisata Alam Angke Kapuk untuk memastikan bahwa pohon mangrove yang ditanam tetap tumbuh dan terjaga di habitatnya. ”Kami ingin agar pohon-pohon ini tumbuh besar dan membawa manfaat yang signifikan sesuai dengan fungsinya,” jelasnya.
Manager Operasional Taman Wisata Alam Angke Kapuk Ratih Maduretno sangat senang sekali dengan adanya kegiatan kolaborasi ini. Ia berharap semakin banyak perusahaan melalui program CSR menjadikan Taman Wisata Alam Angke Kapuk ini sebagai salah satu tujuan untuk melestarikan mangrove.
Di Taman Wisata Alam Angke Kapuk ada 99,82 hektare lahan yang dapat ditanami mangrove. Dari jumlah itu, baru 60% yang ditanami dan dijaga pertumbuhannya. ”Kami berharap dengan adanya kolaborasi bersama dengan ERHA Ultimate dapat Kembali menambah persentase lahan yang sudah tertanam di TWAAK ini dan dapat menjaga ekosistem laut Jakarta agar lebih baik lagi di kedepannya,” katanya.
Sejak diluncurkan, program Start to Change telah berhasil mengelola 2,6 juta botol kosmetik bekas pakai. Mengolah lebih dari 40 ton limbah kosmetik, dan mengajak lebih dari 400.000 pelanggan untuk menjadi agen perubahan.
Sehingga bisa dipastikan kemasan kosmetik tersebut tidak sampai kepada tempat pembuangan sampah dan dapat dikelola dengan baik untuk menjadi beberapa barang yang bermanfaat. ERHA juga bersinergi Bersama dengan Taman Wisata Alam Angke Kapuk untuk memastikan bahwa pohon mangrove yang ditanam tetap tumbuh dan terjaga di habitatnya. ”Kami ingin agar pohon-pohon ini tumbuh besar dan membawa manfaat yang signifikan sesuai dengan fungsinya,” jelasnya.
Manager Operasional Taman Wisata Alam Angke Kapuk Ratih Maduretno sangat senang sekali dengan adanya kegiatan kolaborasi ini. Ia berharap semakin banyak perusahaan melalui program CSR menjadikan Taman Wisata Alam Angke Kapuk ini sebagai salah satu tujuan untuk melestarikan mangrove.
Di Taman Wisata Alam Angke Kapuk ada 99,82 hektare lahan yang dapat ditanami mangrove. Dari jumlah itu, baru 60% yang ditanami dan dijaga pertumbuhannya. ”Kami berharap dengan adanya kolaborasi bersama dengan ERHA Ultimate dapat Kembali menambah persentase lahan yang sudah tertanam di TWAAK ini dan dapat menjaga ekosistem laut Jakarta agar lebih baik lagi di kedepannya,” katanya.
Sejak diluncurkan, program Start to Change telah berhasil mengelola 2,6 juta botol kosmetik bekas pakai. Mengolah lebih dari 40 ton limbah kosmetik, dan mengajak lebih dari 400.000 pelanggan untuk menjadi agen perubahan.
Lihat Juga :