Dari Darurat ke Solusi, Mitigasi Banjir di Kawasan Arthera Hill 2 Bekasi
Kamis, 17 Juli 2025 - 17:29 WIB
loading...
Pengembang di Kabupaten Bekasi melakukan mitigasi banjir dengan membangun tanggul, panel beton, dan sistem pengendalian banjir di empat titik strategis. Foto: Ist
A
A
A
BEKASI - Wilayah Kabupaten Bekasi kerap terendam banjir . Banjir disebabkan limpasan Kali Cikarang akibat curah hujan ekstrem dari hulu merendam kawasan perumahan dan berbagai permukiman lain di 7 kecamatan dan 23 desa beberapa waktu lalu.
Pemkab Bekasi tak bisa menanggulangi banjir sendirian. Harus ada partisipasi berbagai pihak, salah satunya pengembang. Nah, respons cepat dan kerja nyata dari pengembang mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk warga dan wakil rakyat.
Baca juga: Prabowo Buka Puasa Bersama Warga Korban Banjir Bekasi
Manajemen pengembang The Arthera Hill 2, PT Prisma Inti Propertindo, langsung turun ke lapangan begitu bencana terjadi. Mereka menyalurkan bantuan logistik seperti makanan, obat-obatan, air bersih, serta mendirikan dapur umum. Bersama tim paguyuban, distribusi bantuan dilakukan merata dan cepat.
Selain itu, tim kebersihan perusahaan dibantu Dinas Pemadam Kebakaran juga membersihkan lumpur, mengecat ulang rumah warga, serta memperbaiki infrastruktur dasar yang rusak akibat banjir.
Upaya jangka panjang dilakukan melalui pembangunan tanggul, panel beton, dan sistem pengendalian banjir di empat titik strategis:
- Titik A (Fasos/Kali Cikarang): Tanggul ditinggikan 2 meter, dipasang kisdam dan cerucuk bambu, serta panel beton.
- Titik B (jalur limpasan kebun): Peninggian tanggul tanah dan turap.
- Titik C (area longsor): Bronjong batu kali dipasang untuk memperkuat bibir sungai.
- Titik D (elevasi terendah): Persiapan pemasangan sheet pile untuk menahan air masuk dari kolam penampungan.
Hingga kini, sebagian besar pengerjaan fisik telah memasuki tahap finishing, seperti pengecoran dan penguatan struktur penahan air.
"Dari sisi administrasi, perumahan The Arthera Hill Ekstension sudah memiliki izin," kata Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi Ridwan Arifin, Rabu (16/7/2025).
Pengembang juga menyusun strategi eksternal berupa normalisasi Kali Cikarang sebagai bentuk antisipasi terhadap ancaman banjir dari luar kawasan. Pendangkalan, sedimentasi, dan tumpukan sampah menjadi fokus utama untuk segera ditangani melalui kerja sama dengan pihak terkait.
"Kami tidak hanya membangun fisik, tapi juga sistem yang tangguh secara menyeluruh," ujar Manager Legal PT Prisma Inti Propertindo Ratna Damayanti.
Melalui langkah nyata, koordinasi terbuka, serta kejelasan hukum yang dikonfirmasi oleh DPRD, PT Prisma Inti Propertindo membuktikan diri sebagai pengembang yang profesional, peduli, dan bertanggung jawab.
The Arthera Hill 2 kini bukan hanya kawasan hunian, tetapi simbol kolaborasi, ketanggapan, dan kepastian hukum dalam menghadapi tantangan lingkungan masa kini.
Pemkab Bekasi tak bisa menanggulangi banjir sendirian. Harus ada partisipasi berbagai pihak, salah satunya pengembang. Nah, respons cepat dan kerja nyata dari pengembang mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk warga dan wakil rakyat.
Baca juga: Prabowo Buka Puasa Bersama Warga Korban Banjir Bekasi
Manajemen pengembang The Arthera Hill 2, PT Prisma Inti Propertindo, langsung turun ke lapangan begitu bencana terjadi. Mereka menyalurkan bantuan logistik seperti makanan, obat-obatan, air bersih, serta mendirikan dapur umum. Bersama tim paguyuban, distribusi bantuan dilakukan merata dan cepat.
Selain itu, tim kebersihan perusahaan dibantu Dinas Pemadam Kebakaran juga membersihkan lumpur, mengecat ulang rumah warga, serta memperbaiki infrastruktur dasar yang rusak akibat banjir.
Upaya jangka panjang dilakukan melalui pembangunan tanggul, panel beton, dan sistem pengendalian banjir di empat titik strategis:
- Titik A (Fasos/Kali Cikarang): Tanggul ditinggikan 2 meter, dipasang kisdam dan cerucuk bambu, serta panel beton.
- Titik B (jalur limpasan kebun): Peninggian tanggul tanah dan turap.
- Titik C (area longsor): Bronjong batu kali dipasang untuk memperkuat bibir sungai.
- Titik D (elevasi terendah): Persiapan pemasangan sheet pile untuk menahan air masuk dari kolam penampungan.
Hingga kini, sebagian besar pengerjaan fisik telah memasuki tahap finishing, seperti pengecoran dan penguatan struktur penahan air.
"Dari sisi administrasi, perumahan The Arthera Hill Ekstension sudah memiliki izin," kata Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi Ridwan Arifin, Rabu (16/7/2025).
Pengembang juga menyusun strategi eksternal berupa normalisasi Kali Cikarang sebagai bentuk antisipasi terhadap ancaman banjir dari luar kawasan. Pendangkalan, sedimentasi, dan tumpukan sampah menjadi fokus utama untuk segera ditangani melalui kerja sama dengan pihak terkait.
"Kami tidak hanya membangun fisik, tapi juga sistem yang tangguh secara menyeluruh," ujar Manager Legal PT Prisma Inti Propertindo Ratna Damayanti.
Melalui langkah nyata, koordinasi terbuka, serta kejelasan hukum yang dikonfirmasi oleh DPRD, PT Prisma Inti Propertindo membuktikan diri sebagai pengembang yang profesional, peduli, dan bertanggung jawab.
The Arthera Hill 2 kini bukan hanya kawasan hunian, tetapi simbol kolaborasi, ketanggapan, dan kepastian hukum dalam menghadapi tantangan lingkungan masa kini.
(jon)
Lihat Juga :