Tak Pakai APBD, MRT Jakarta Studi Pendahuluan untuk Perluasan Rute ke Tangsel
Selasa, 15 Juli 2025 - 09:59 WIB
loading...
PT MRT Jakarta (Perseroda) bakal melakukan studi pendahuluan untuk memperluas jangkauan rute hingga Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Foto: Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) bakal melakukan studi pendahuluan untuk memperluas jangkauan rute hingga Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Proyek ini dirancang untuk dibiayai melalui skema non-APBD seperti Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta Farchad Mahfud mengatakan, pihaknya berupaya memulai studi awal atau penjajakan serta strategi pembangunan jalur tanpa melibatkan pendanaan dari APBD.
Baca juga: Jakarta Prioritaskan Pembangunan MRT ke Tangsel Ketimbang Depok, Ini Alasannya
“Kalau yang ke Tangsel, kita juga terus melakukan upaya untuk memulai. Kami ingin mengembangkan jalur dengan pembiayaan tanpa melibatkan dana pemerintah atau paling tidak dengan skema KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha),” ujar Farchad di Jakarta, Selasa (15/7/2025).
Pengembangan MRT lintas provinsi seperti Tangsel tidak hanya membutuhkan studi teknis. Namun, juga pendekatan sosial, fiskal, dan regulasi yang berbeda dari pengembangan di wilayah Jakarta.
“Kita masuk ke area provinsi lain. Kapasitas fiskalnya berbeda, karakter sosialnya juga berbeda. Ini yang sedang kita jajaki dalam waktu dekat,” katanya.
Farchad memastikan pembahasan dan komunikasi telah berjalan serta studi diperkirakan dimulai dalam waktu dekat. Kendati demikian, proses ini masih berada pada tahap awal analisis dan belum ada angka anggaran yang konkret.
“Komunikasi antara Pemprov Jakarta dan Pemkot Tangsel telah dilakukan, studi penjajakan bisa dimulai dalam waktu dekat. Tunggu saja ya mungkin di pertemuan berikutnya sudah bisa kita sampaikan,” ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung lebih memilih memprioritaskan pembangunan MRT Jakarta ke wilayah Tangsel, Banten daripada belok ke Kota Depok, Jawa Barat.
Hal itu didasarkan Pemprov Jakarta telah melakukan komunikasi intensif terkait rencana pembangunan MRT ke wilayah Tangsel dengan Gubernur Banten Andra Soni.
"MRT untuk sementara kami akan lebih dulu ke Tangerang Selatan karena dengan Gubernur Banten saya sudah berdiskusi. Nanti kita bagaimana bagi hasil dan lainnya akan kami detailkan," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/6/2025).
Pengembangan MRT Jakarta ke Tangerang Selatan sebelumnya telah masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025 melalui Perpres Nomor 12/2025.
Rencana ekspansi MRT Jakarta ke Tangsel telah lama menjadi pembahasan sebagai salah satu solusi untuk mengurai kemacetan antarwilayah Jabodetabek.
Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta Farchad Mahfud mengatakan, pihaknya berupaya memulai studi awal atau penjajakan serta strategi pembangunan jalur tanpa melibatkan pendanaan dari APBD.
Baca juga: Jakarta Prioritaskan Pembangunan MRT ke Tangsel Ketimbang Depok, Ini Alasannya
“Kalau yang ke Tangsel, kita juga terus melakukan upaya untuk memulai. Kami ingin mengembangkan jalur dengan pembiayaan tanpa melibatkan dana pemerintah atau paling tidak dengan skema KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha),” ujar Farchad di Jakarta, Selasa (15/7/2025).
Pengembangan MRT lintas provinsi seperti Tangsel tidak hanya membutuhkan studi teknis. Namun, juga pendekatan sosial, fiskal, dan regulasi yang berbeda dari pengembangan di wilayah Jakarta.
“Kita masuk ke area provinsi lain. Kapasitas fiskalnya berbeda, karakter sosialnya juga berbeda. Ini yang sedang kita jajaki dalam waktu dekat,” katanya.
Farchad memastikan pembahasan dan komunikasi telah berjalan serta studi diperkirakan dimulai dalam waktu dekat. Kendati demikian, proses ini masih berada pada tahap awal analisis dan belum ada angka anggaran yang konkret.
“Komunikasi antara Pemprov Jakarta dan Pemkot Tangsel telah dilakukan, studi penjajakan bisa dimulai dalam waktu dekat. Tunggu saja ya mungkin di pertemuan berikutnya sudah bisa kita sampaikan,” ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta Pramono Anung lebih memilih memprioritaskan pembangunan MRT Jakarta ke wilayah Tangsel, Banten daripada belok ke Kota Depok, Jawa Barat.
Hal itu didasarkan Pemprov Jakarta telah melakukan komunikasi intensif terkait rencana pembangunan MRT ke wilayah Tangsel dengan Gubernur Banten Andra Soni.
"MRT untuk sementara kami akan lebih dulu ke Tangerang Selatan karena dengan Gubernur Banten saya sudah berdiskusi. Nanti kita bagaimana bagi hasil dan lainnya akan kami detailkan," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/6/2025).
Pengembangan MRT Jakarta ke Tangerang Selatan sebelumnya telah masuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025 melalui Perpres Nomor 12/2025.
Rencana ekspansi MRT Jakarta ke Tangsel telah lama menjadi pembahasan sebagai salah satu solusi untuk mengurai kemacetan antarwilayah Jabodetabek.
(jon)
Lihat Juga :