Jadi Ikon Jakarta, MRT Bangun Museum di Stasiun Bawah Tanah
Jum'at, 11 Juli 2025 - 10:17 WIB
loading...
A
A
A
“Penjualan merchandise meningkat hingga 36 persen. Produk paling diminati adalah stiker, lanyard, gantungan kunci, hingga tote bag kolaborasi bertema urban,” ujar Farchad. Aneka produk ini dijual di toko resmi MRT Merch Market Blok M.
Lewat pengembangan museum dan galeri di bawah tanah, MRT Jakarta memperkuat perannya sebagai pusat konektivitas yang menyatukan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Tak hanya mengangkut manusia, MRT juga membawa cerita tentang kota, tentang warganya, dan tentang harapan akan Jakarta yang lebih manusiawi dan menginspirasi.
Selain jalur utara-selatan, pembangunan MRT lintas timur-barat dari Cikarang ke Balaraja sepanjang 93 km juga tengah dirancang. Jalur ini akan terdiri atas 48 stasiun sebagian besar berupa lintasan layang dengan target operasional pada 2032.
Lewat pengembangan museum dan galeri di bawah tanah, MRT Jakarta memperkuat perannya sebagai pusat konektivitas yang menyatukan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Tak hanya mengangkut manusia, MRT juga membawa cerita tentang kota, tentang warganya, dan tentang harapan akan Jakarta yang lebih manusiawi dan menginspirasi.
Progress Proyek
Per 25 Juni 2025, progres keseluruhan pembangunan MRT Jakarta fase 2A (Bundaran HI – Kota) mencapai hampir 50 persen. Jalur fase 2A terdiri atas stasiun bawah tanah Thamrin, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok, dan Kota dengan target rampung pada 2029.Selain jalur utara-selatan, pembangunan MRT lintas timur-barat dari Cikarang ke Balaraja sepanjang 93 km juga tengah dirancang. Jalur ini akan terdiri atas 48 stasiun sebagian besar berupa lintasan layang dengan target operasional pada 2032.
(jon)
Lihat Juga :