Wujudkan Ketahanan Pangan, Kemenko PM Serahkan Bantuan Peralatan untuk Petani Lampung
Kamis, 10 Juli 2025 - 19:12 WIB
loading...
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Haris mendorong peningkatan produktivitas pertanian. Foto/istimewa
A
A
A
LAMPUNG - Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Haris mendorong peningkatan produktivitas pertanian. Hal itu sebagai upaya untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
Untuk meningkatkan produktivitas pertanian, Kemenko PM bersama Kementerian Pertanian (Kementan), Pemerintah Provinsi Lampung, dan Bank BRI memberikan bantuan alat pertanian berupa combine harvester, pengering padi, dan alat produksi pertanian lainnya kepada kelompok tani di Desa Bumi Daya, Kabupaten Lampung Selatan. Pemberian alat produksi pertanian ini dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Desa Bumi Daya, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (10/7/2025).
Bantuan ini diarahkan untuk menjadi katalis pemberdayaan masyarakat tani untuk meningkatkan kesejahteraannya dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Deputi Haris juga mendorong petani untuk melakukan hilirisasi dan nilai tambah produk hasil pertanian melalui bantuan modernisasi alat pertanian yang telah diberikan.
Baca juga: Kapolri Pimpin Penanaman Jagung Kuartal III, Wujudkan Swasembada Pangan
Kemenko PM bersama Kementan, pemerintah daerah, swasta, dan pihak lainnya terus mendorong upaya pengembangan dan pemasaran produk hasil pertanian. “Ini adalah hal-hal yang barangkali perlu kita garap bersama karena dari hulu menuju hilir banyak sekali proses-proses turunan yang tentu kita bisa manfaatkan,” ucapnya.
Wakil Gubernur Provinsi Lampung Jihan Nurlela menambahkan para petani masih belum melakukan peningkatan nilai tambah pascapanen berlangsung. Menurut Jihan, petani perlu didorong untuk memperluas produksi produk turunan pertanian lain untuk memberikan nilai tambah melalui Program Desaku Maju.
Baca juga: Prabowo: Swasembada Pangan di Depan Mata, Produksi Beras-Jagung Tertinggi Sepanjang Sejarah
Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Rawa Mineral Kementan Pamuji Lestari menekankan pihaknya telah melaksanakan program-program ketahanan pangan. Kementerian Pertanian terus melakukan modernisasi alat- alat pertanian untuk mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden.
Kolaborasi antarpemangku kepentingan ini terus ditekankan untuk memberdayakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan. Masyarakat juga didorong memanfaatkan bantuan alat pertanian tersebut untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah pertanian.
Untuk meningkatkan produktivitas pertanian, Kemenko PM bersama Kementerian Pertanian (Kementan), Pemerintah Provinsi Lampung, dan Bank BRI memberikan bantuan alat pertanian berupa combine harvester, pengering padi, dan alat produksi pertanian lainnya kepada kelompok tani di Desa Bumi Daya, Kabupaten Lampung Selatan. Pemberian alat produksi pertanian ini dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Desa Bumi Daya, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (10/7/2025).
Bantuan ini diarahkan untuk menjadi katalis pemberdayaan masyarakat tani untuk meningkatkan kesejahteraannya dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Deputi Haris juga mendorong petani untuk melakukan hilirisasi dan nilai tambah produk hasil pertanian melalui bantuan modernisasi alat pertanian yang telah diberikan.
Baca juga: Kapolri Pimpin Penanaman Jagung Kuartal III, Wujudkan Swasembada Pangan
Kemenko PM bersama Kementan, pemerintah daerah, swasta, dan pihak lainnya terus mendorong upaya pengembangan dan pemasaran produk hasil pertanian. “Ini adalah hal-hal yang barangkali perlu kita garap bersama karena dari hulu menuju hilir banyak sekali proses-proses turunan yang tentu kita bisa manfaatkan,” ucapnya.
Wakil Gubernur Provinsi Lampung Jihan Nurlela menambahkan para petani masih belum melakukan peningkatan nilai tambah pascapanen berlangsung. Menurut Jihan, petani perlu didorong untuk memperluas produksi produk turunan pertanian lain untuk memberikan nilai tambah melalui Program Desaku Maju.
Baca juga: Prabowo: Swasembada Pangan di Depan Mata, Produksi Beras-Jagung Tertinggi Sepanjang Sejarah
Tenaga Ahli Menteri Pertanian Bidang Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Rawa Mineral Kementan Pamuji Lestari menekankan pihaknya telah melaksanakan program-program ketahanan pangan. Kementerian Pertanian terus melakukan modernisasi alat- alat pertanian untuk mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Presiden.
Kolaborasi antarpemangku kepentingan ini terus ditekankan untuk memberdayakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan. Masyarakat juga didorong memanfaatkan bantuan alat pertanian tersebut untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah pertanian.
(cip)
Lihat Juga :