Bantu UMKM, Pertamina Salurkan Rp13 M lewat Program Kemitraan
Rabu, 09 September 2020 - 13:25 WIB
loading...
A
A
A
“Seluruh BUMN ditugaskan oleh kementerian BUMN untuk membantu para pelaku UMKM yang kesulitan tersebut sehingga nawa cita untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dapat tercapai,” ujarnya. Nilai permodalan yang bisa didapatkan oleh calon mitra binaan (sebutan untuk peserta program kemitraan) senilai maksimal Rp200 juta dengan jangka waktu/tenor maksimal 3 tahun.
Adapun jasa administrasi dari permodalan tersebut sebesar 3% per tahun dan menurun mengikuti sisa pinjaman. Sedangkan sektor usaha program kemitraan mencakup sektor perkebunan, pertanian, jasa, perdagangan, perikanan, dan lainnya. (Baca: Dukung SDM Unggul Indonesia Maju, Pertamina Beri Bantuan Pendidikan)
Terpisah, usaha yang ditekuni oleh salah satu mitra binaan UMKM Pertamina, Abdul Ghofur, pemilik gallery Duta Craftindo yang berada di Desa Branjang, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, mengubah bahan mentah alami yaitu akar kayu jati alami menjadi barang kerajinan (craft) yang memiliki nilai lebih dari segi estetika dan nilai riil.
Ghofur memulai usahanya sejak tahun 2010 dan bergabung sebagai mitra binaan Pertamina sejak 2013. “Banyak manfaat yang saya rasakan sebagai mitra binaan Pertamina, diantaranya adalah kemudahakn dalam mendapatkan pinjaman lunak, sehingga memudahkan kami untuk mengembangkan usaha”, ujar Ghofur.
Produk yang dihasilkan oleh Abdul Ghofur melalui Gallery Duta Craftindo tidak hanya diminati oleh lokal namun telah menembus mancanegara. “Untuk lokal saya memasok salah satunya ke Nirwana Resto & Stable untuk produk patung kuda dan sebagainya. Sedangkan untuk mancanegara mayoritas menyukai jenis produk berupa patung kayu seni instalasi dari akar jati alami dan beberapa negara yang pernah saya pasok yaitu Malaysia, UK, USA, Jerman, Irlandia, Belgia dan UEA,” ungkapnya.
Adapun jasa administrasi dari permodalan tersebut sebesar 3% per tahun dan menurun mengikuti sisa pinjaman. Sedangkan sektor usaha program kemitraan mencakup sektor perkebunan, pertanian, jasa, perdagangan, perikanan, dan lainnya. (Baca: Dukung SDM Unggul Indonesia Maju, Pertamina Beri Bantuan Pendidikan)
Terpisah, usaha yang ditekuni oleh salah satu mitra binaan UMKM Pertamina, Abdul Ghofur, pemilik gallery Duta Craftindo yang berada di Desa Branjang, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, mengubah bahan mentah alami yaitu akar kayu jati alami menjadi barang kerajinan (craft) yang memiliki nilai lebih dari segi estetika dan nilai riil.
Ghofur memulai usahanya sejak tahun 2010 dan bergabung sebagai mitra binaan Pertamina sejak 2013. “Banyak manfaat yang saya rasakan sebagai mitra binaan Pertamina, diantaranya adalah kemudahakn dalam mendapatkan pinjaman lunak, sehingga memudahkan kami untuk mengembangkan usaha”, ujar Ghofur.
Produk yang dihasilkan oleh Abdul Ghofur melalui Gallery Duta Craftindo tidak hanya diminati oleh lokal namun telah menembus mancanegara. “Untuk lokal saya memasok salah satunya ke Nirwana Resto & Stable untuk produk patung kuda dan sebagainya. Sedangkan untuk mancanegara mayoritas menyukai jenis produk berupa patung kayu seni instalasi dari akar jati alami dan beberapa negara yang pernah saya pasok yaitu Malaysia, UK, USA, Jerman, Irlandia, Belgia dan UEA,” ungkapnya.
(don)
Lihat Juga :