14 Jam Operasi, Basarnas Perluas Area Pencarian 30 Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya

Kamis, 03 Juli 2025 - 16:53 WIB
loading...
14 Jam Operasi, Basarnas...
Basarnas mengintensifkan operasi pencarian 30 orang penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang dinyatakan hilang usai kapal yang mereka naiki tenggelam di Selat Bali. Foto/Ist
A A A
BANYUWANGI - Memasuki 14 jam sejak insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas terus mengintensifkan operasi pencarian dan evakuasi. Hingga Rabu (3/7), sebanyak 15 kapal dikerahkan untuk menyisir area laut dan pesisir pantai.

14 Jam Operasi, Basarnas Perluas Area Pencarian 30 Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya

KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di kawasan Selat Bali, Kamis (3/7/2025) dini hari. Foto/Avirista Midaada

Sebanyak 30 orang penumpang KMP Tunu Pratama Jaya saat ini dinyatakan hilang. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, Nanang Sigit, menjelaskan bahwa operasi dibagi dalam beberapa sektor karena luasnya cakupan area.

Baca juga: Ini Identitas 29 Penumpang Selamat dan 4 Meninggal Akibat Tenggelamnya Kapal Tunu Pratama Jaya

Dalam tahap awal, penyisiran dilakukan di radius 6 nautical mile dari titik tenggelam. Namun setelah beberapa korban ditemukan di luar area tersebut, Basarnas memperluas cakupan pencarian.



“Kami fokuskan evakuasi di permukaan air terlebih dahulu. Kapal tenggelam dalam kondisi penuh, jadi kami tidak menutup kemungkinan ada korban yang masih terjebak di dalam kapal,” jelasnya.

Basarnas juga meminta kerja sama dari para nelayan dan kapal-kapal penyeberangan lain yang melintasi jalur Ketapang–Gilimanuk untuk turut membantu memantau jika melihat keberadaan korban.

“Lalu lintas di Selat Bali sangat padat. Kami minta bantuan semua pihak yang melintas untuk ikut melaporkan jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban,” tambahnya.

Baca juga: Angin Kencang dan Arus Kuat Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Proses pencarian dilakukan dengan metode penyisiran yang terus diperluas. Pada enam jam pertama, tim SAR menyisir radius 6 nautical mile dari titik tenggelamnya kapal. Namun setelah ditemukannya sejumlah korban di luar radius tersebut, area pencarian diperluas lebih jauh.

Hingga kini, puluhan korban berhasil ditemukan selamat, beberapa lainnya dalam kondisi meninggal dunia, dan puluhan masih dinyatakan hilang. Evakuasi akan terus dilanjutkan hingga seluruh penumpang kapal berhasil ditemukan.

Diketahui, Kapal Feri KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali. Kapal feri tersebut sedianya berangkat dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali sekitar pukul 23.05 WIB, Rabu malam, 2 Juli 2025.

Tapi ombak besar di tengah Selat Bali pada Rabu tengah diduga membuat kapal mengalami kebocoran. Dari informasi yang dihimpun, sekitar pukul 00.15 WITA pada Kamis (3/7/2025) adanya kode merah operator Pelabuhan Gilimanuk dan salah satu nakhoda kapal lain, terhadap kapal KMP Tunu Pratama Jaya.

KMP Tunu Pratama Jaya meminta tolong dan mengalami kebocoran mesin kapal. Sekitar pukul 00.19 WITA KMP Tunu Pratama Jaya dilaporkan mengalami black out alias insiden di tengah laut.

Selanjutnya, pukul 00.22 WITA kapal lain berusaha mengejar dan mengevakuasi KMP Tunu Pratama Jaya. Tapi posisinya sudah terbalik dan hanyut ke arah selatan tepat di titik koordinat -08°09.371' S, 114°25, 1569' T.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Basarnas Pastikan Semua...
Basarnas Pastikan Semua Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur Perempuan
8 Penumpang Helikopter...
8 Penumpang Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar Tewas
Basarnas: Helikopter...
Basarnas: Helikopter PK-CFX Jatuh di Perbukitan Terjal di Sekadau Kalbar
Lanud Supadio Kerahkan...
Lanud Supadio Kerahkan Super Puma Cari Helikopter PK-CFX yang Hilang di Sekadau Kalbar
7 Awak Kapal Gandha...
7 Awak Kapal Gandha Nusantara 17 Ditemukan Selamat
Kapal Gandha Nusantara...
Kapal Gandha Nusantara 17 Tenggelam, 7 Orang Hilang
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pantau...
KBRI Kuala Lumpur Pantau Pencarian 14 WNI Korban Kecelakaan Kapal di Malaysia
Kapal Migran Tenggelam...
Kapal Migran Tenggelam di Lepas Pantai Malaysia, 14 Orang Hilang
Rekomendasi
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Berita Terkini
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Infografis
Waktu Berkunjung di...
Waktu Berkunjung di Rest Area Tol Dibatasi 30 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved