Revitalisasi Stasiun Tanah Abang Rampung, KAI Commuter Ubah Pola Operasi Peron Kedatangan dan Keberangkatan

Minggu, 29 Juni 2025 - 08:52 WIB
loading...
Revitalisasi Stasiun...
PT KAI Commuter Indonesia bersama DJKA Kemenhub dalam hal ini BTP Kelas I Jakarta melakukan proses switch over ke-2 seiring pengoperasian hall utama bangunan baru dan peron jalur 2 Stasiun Tanah Abang. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - PT KAI Commuter Indonesia bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan dalam hal ini Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jakarta melakukan proses switch over ke-2 seiring pengoperasian hall utama bangunan baru dan peron jalur 2 Stasiun Tanah Abang . Pengubahan pola operasi yang dilakukan mulai Minggu (29/6/2025) setelah proses pembangunan rampung.

Pada 22 Februari 2025 telah dilakukan proses switch over pertama yaitu mengoperasikan peron jalur 1 di bangunan baru sebagai peron kedatangan dan keberangkatan pengguna KRL Commuter Line tujuan Stasiun Angke/Kampung Bandan dari arah Manggarai.

Baca juga: Stasiun Tanah Abang Jadi Stasiun Tujuan Terbanyak Pengguna KRL saat Weekend

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan mulai 29 Juni 2025 peron jalur 2 akan digunakan untuk flow kedatangan dan keberangkatan pengguna Commuter Line tujuan Stasiun Manggarai dari arah Stasiun Angke/Kampung Bandan di Stasiun Tanah Abang.

“Pada proses switch over ke-2 ini juga akan mengubah pola operasi perjalanan Commuter Line Rangkasbitung," ujar Leza di Jakarta, Minggu (29/6/2025).

"Mulai 29 Juni 2025, seluruh kedatangan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung di Stasiun Tanah Abang masuk jalur 3 bangunan lama stasiun. Selanjutnya rangkaian Commuter Line akan melakukan pola langsir atau proses berpindah ke jalur 5 atau 6 di bangunan lama untuk kembali berangkat menuju Serpong hingga Rangkasbitung," sambungnya.

Pengguna Commuter Line Rangkasbitung yang turun atau transit seluruhnya akan turun di peron jalur 3. Pengguna yang keluar atau transit ke arah Angke/Kampung Bandan bisa mengakses JPO yang menghubungkan bangunan baru menuju peron 1 atau Gate Out.

Sedangkan, pengguna Rangkasbitung yang akan transit menuju Stasiun Manggarai tidak perlu berpindah peron karena Commuter Line tujuan Manggarai di jalur 2 akan membuka pintu kanan dan kiri untuk naik-turun pengguna.

Untuk pengguna yang akan naik Commuter Line menuju Serpong/Parung Panjang hingga Rangkasbitung, tetap menunggu perjalanan Commuter Line nya di Peron jalur 5 atau 6 pada bangunan lama stasiun.

Leza menekankan perubahan flow dan peron kedatangan Commuter Line Rangkasbitung di peron 3 ini merupakan upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan dengan mengurangi kepadatan pengguna di JPO dan area peron jalur 5 dan 6 saat akan naik Commuter Line Rangkasbitung, yang sebelumnya digunakan naik dan turun pengguna.

Hall baru Stasiun Tanah Abang juga bisa digunakan untuk akses keluar masuk area stasiun. Pengguna yang akan masuk ke area stasiun bisa menggunakan gate in di lantai 2.


Sedangkan, pengguna yang akan keluar di Stasiun Tanah Abang bisa menggunakan gate out di lantai dasar. Sementara untuk akses keluar masuk di bangunan stasiun lama, tetap masih bisa digunakan.

Dengan pelaksanaan switch over ke-2 ini, diharapkan Stasiun Tanah Abang bisa melayani hingga 300 ribu pengguna. Sebagai tambahan, KAI Commuter mencatat rata-rata volume pengguna Commuter Line yang naik di Stasiun Tanah Abang sebanyak 54 ribu-55 ribu orang setiap hari kerja dan 41 ribu-43 ribu orang setiap hari libur.

Untuk volume pengguna transit di Stasiun Tanah Abang sebanyak 145 ribu-146 ribu orang pada hari kerja dan sebanyak 124 ribu-125 ribu orang pada hari libur.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
KRL Duri-Tangerang Gangguan,...
KRL Duri-Tangerang Gangguan, Penumpang Cemas
KA Jaka Tingkir dan...
KA Jaka Tingkir dan KA Serayu Anjlok di Stasiun Pasar Senen, 6 Perjalanan Kereta Terlambat
Minat Perjalanan Malang–Purwokerto...
Minat Perjalanan Malang–Purwokerto Naik, KA Kertanegara Catat 168 Ribu Pelanggan
Jalur Kereta Sumbar,...
Jalur Kereta Sumbar, Penghubung Sejarah, Wisata, dan Kehidupan
KA PSO Layani 7,88 Juta...
KA PSO Layani 7,88 Juta Pelanggan, Mobilitas Terjangkau Kian Meluas
Rekomendasi
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Berita Terkini
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved