Ribuan Anak Muda Meriahkan Peaceful Muharam Bareng Kemenag di Masjid Istiqlal
Jum'at, 27 Juni 2025 - 14:13 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Jenderal Bimas Islam Abu Rokhmad menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari desain besar Kementerian Agama (Kemenag) dalam membumikan nilai-nilai moderasi beragama di kalangan anak muda.
“Peaceful Muharam bersama Gen-Z ini bukan kegiatan seremonial semata. Ini bagian dari upaya sistematis kami membentuk ruang religius yang ramah, produktif, dan penuh makna,” jelas Abu.
Abu menerangkan sepanjang 22 Juni hingga 16 Juli 2025, Bimas Islam menggelar berbagai kegiatan inklusif dan edukatif, seperti Car Free Day: Syiar Muharam, Ngaji Budaya Tradisi Nusantara, GAS Nikah with Habib Jafar, Nikah Massal, Lebaran Yatim dan Difabel, hingga Konferensi Internasional Islamic Ecotheology (ICIEFE).
Abu juga menyebut, Peaceful Muharam bersama Gen-Z sengaja dikemas dalam format talkshow agar komunikatif dan dekat dengan keseharian peserta. Acara menghadirkan Ustaz Dennis Liem dan Guz Romzy Ahmad, serta ditutup dengan doa bersama dan deklarasi damai.
“Kami ingin dakwah Islam benar-benar hadir di ruang publik secara segar, bukan menggurui, tapi mengajak berdialog. Ini penting untuk menjaga generasi muda tetap dalam orbit keagamaan yang sehat dan progresif,” pungkasnya.
“Peaceful Muharam bersama Gen-Z ini bukan kegiatan seremonial semata. Ini bagian dari upaya sistematis kami membentuk ruang religius yang ramah, produktif, dan penuh makna,” jelas Abu.
Abu menerangkan sepanjang 22 Juni hingga 16 Juli 2025, Bimas Islam menggelar berbagai kegiatan inklusif dan edukatif, seperti Car Free Day: Syiar Muharam, Ngaji Budaya Tradisi Nusantara, GAS Nikah with Habib Jafar, Nikah Massal, Lebaran Yatim dan Difabel, hingga Konferensi Internasional Islamic Ecotheology (ICIEFE).
Abu juga menyebut, Peaceful Muharam bersama Gen-Z sengaja dikemas dalam format talkshow agar komunikatif dan dekat dengan keseharian peserta. Acara menghadirkan Ustaz Dennis Liem dan Guz Romzy Ahmad, serta ditutup dengan doa bersama dan deklarasi damai.
“Kami ingin dakwah Islam benar-benar hadir di ruang publik secara segar, bukan menggurui, tapi mengajak berdialog. Ini penting untuk menjaga generasi muda tetap dalam orbit keagamaan yang sehat dan progresif,” pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :