Diberi Umpan Anak Bebek, Buaya Jantan Sungai Deli Ditangkap
Rabu, 09 September 2020 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
Dari hasil koordinasi dengan pemerintahan desa dan pihak terkait, tutur Kepala BKSDA Sumut, petugas melakukan pemantauan rutin di lokasi. Petugas juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan aktivitas di sekitar sungai.
"Kami memasang jerat dengan umpan anak bebek untuk memancing buaya tersebut. AKhirnya, buaya air tawar ini dapat ditangkap pada Sabtu (5/9/2020) dini hari," tutur dia.
Sementara itu Pemerintah Desa Kedai Durian menyampaikan terima kasih kepada BKSDA Sumut dan pihak-pihak yang membantu menangkap buaya air tawar tersebut pada Sabtu (5/9/2020) sekitar pukul 01.20 WIB.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang baik dari berbagai pihak serta masyarakat, khususnya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deliserdang, Basarnas, Muspika Kecamatan Delitua, Kepolisian Sektor Namo Rambe, Pemerintahan Desa Kedai Durian, Komunitas Sungai Deli, Komunitas Pencinta Reptil, mitra Balai Besar KSDA Sumatera Utara, PT PAL (Pelita Alam Lestari) dan berbagai pihak, sehingga penanganan konflik ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, di mana masyarakat terlindungi dan satwa liar terselamatkan," kata pihak Desa Kedai Durian.
"Kami memasang jerat dengan umpan anak bebek untuk memancing buaya tersebut. AKhirnya, buaya air tawar ini dapat ditangkap pada Sabtu (5/9/2020) dini hari," tutur dia.
Sementara itu Pemerintah Desa Kedai Durian menyampaikan terima kasih kepada BKSDA Sumut dan pihak-pihak yang membantu menangkap buaya air tawar tersebut pada Sabtu (5/9/2020) sekitar pukul 01.20 WIB.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang baik dari berbagai pihak serta masyarakat, khususnya kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deliserdang, Basarnas, Muspika Kecamatan Delitua, Kepolisian Sektor Namo Rambe, Pemerintahan Desa Kedai Durian, Komunitas Sungai Deli, Komunitas Pencinta Reptil, mitra Balai Besar KSDA Sumatera Utara, PT PAL (Pelita Alam Lestari) dan berbagai pihak, sehingga penanganan konflik ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, di mana masyarakat terlindungi dan satwa liar terselamatkan," kata pihak Desa Kedai Durian.
(awd)
Lihat Juga :