Pemuda ICMI Aceh: Tata Kelola SDA Harus Berpihak Pada Daerah Penghasil

Senin, 23 Juni 2025 - 22:09 WIB
loading...
Pemuda ICMI Aceh: Tata...
Pemuda ICMI Aceh didukung oleh BPMA bersama KKKS PT Pema Global Energi dan KKKS PT Medco E&P Malaka menggelar seminar cendekiawan di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Sabtu (21/6/2025). FOTO/IST
A A A
ACEH - Ketua Pemuda ICMI Aceh, Muhammad Yasar menegaskan pentingnya keberpihakan pemerintah pusat terhadap daerah penghasil dalam tata kelola sumber daya alam (SDA), khususnya migas dan pertambangan.

Pernyataan ini disampaikan Muhammad Yasar usai menghadiri Seminar Cendekiawan bertema "Akselerasi Pengembangan Sektor Migas dan Pertambangan Aceh: Menuju Tata Kelola Berkelanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat" di Gedung Anjong Mon Mata, Banda Aceh,Sabtu (21/6/2025).

Yasar menyampaikan keprihatinannya terhadap dugaan pelemahan pelaksanaan butir-butir dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) Nomor 11 Tahun 2006, terutama terkait otorisasi lokal.

"Jangan hanya mengeruk hasilnya, tapi pastikan rakyat kami juga ikut sejahtera. Tata kelola SDA harus berpihak pada daerah penghasil," kata Ketua Lembaga Kajian Pembangunan, Pertanian, dan Lingkungan (LKPPL) ini.

Ketua panitia acara, Saisa menyayangkan ketidakhadiran Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta pihak Mubadala yang juga tidak datang meski telah diundang. Hal ini dinilai sebagai bentuk ketidakseriusan pihak-pihak tersebut terhadap aspirasi masyarakat Aceh terkait pengelolaan SDA yang sesuai dengan kearifan lokal dan amanat UUPA.

"Kami berharap adanya transparansi dan keterlibatan langsung pemerintah pusat serta perusahaan migas dalam menjelaskan tata kelola migas, khususnya terkait potensi migas di wilayah Andaman," kata Saisa.

Seminar ini juga menghadirkan Kepala BPMA Nasri yang mengungkapkan bahwa saat ini blok ONWA dan OSWA sedang dalam tahap persiapan survei seismik 3D oleh operator Conrad Asia. Potensi migas di wilayah pantai barat selatan Aceh dinilai sangat strategis untuk dikembangkan.

Kepala Bappeda Aceh, Husnan yang hadir mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyerukan pentingnya sinergi semua elemen masyarakat untuk memperjuangkan implementasi UUPA secara utuh. Ia juga menekankan bahwa keterbatasan dana dari APBA perlu diimbangi dengan tambahan anggaran dari pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan Aceh.

Seminar yang dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, akademisi, praktisi, aktivis, hingga tokoh masyarakat, diharapkan menjadi forum konsolidasi untuk memperkuat tata kelola SDA berbasis local wisdom.

Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Marwan juga menekankan pentingnya sinergi antara kampus, pemerintah, dan perusahaan dalam penguatan tata kelola migas dan pertambangan di Aceh. Narasumber lain yang turut hadir berasal dari Dinas ESDM Aceh, ICMI Aceh, UIN Ar-Raniry, PT Pema Global Energi, dan PT Medco E&P Malaka.

Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting Aceh, seperti mantan Pj. Gubernur Aceh Tarmizi A. Karim; Rektor Universitas Teuku Umar Prof. Dr. Ishak Hasan, serta mantan Rektor Universitas Malikussaleh Prof. Dr. Apridar.

Seminar Cendekiawan ini menghasilkan 14 poin rekomendasi terkait tata kelola migas dan tambang di Aceh. Diharapkan, rekomendasi ini dapat dijalankan secara penuh oleh Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Mualem-Dekfadh, demi mewujudkan Aceh yang makmur dan sejahtera.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerakan Kurbanlah Salurkan...
Gerakan Kurbanlah Salurkan Hewan Kurban untuk 3.000 Keluarga di Aceh
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Listrik Padam, Aceh,...
Listrik Padam, Aceh, Sumut, Sumbar, dan Riau Blackout
Usai Relaunching AMANAH,...
Usai Relaunching AMANAH, Hilirisasi dan Ekonomi Kreatif Jadi Motor Penguatan SDM Aceh
Pemulihan Pascabencana...
Pemulihan Pascabencana Aceh Terus Dipercepat, Layanan Publik di 10 Wilayah Kembali Normal
Solidaritas Ramadan,...
Solidaritas Ramadan, Lazisnu Salurkan Air Bersih dan Perlengkapan Sekolah bagi Korban Bencana
Perjuangan Teuku Feroz...
Perjuangan Teuku Feroz Bantu Anak Aceh Tembus Kampus Top Nasional
Ambon, Poso, dan Aceh...
Ambon, Poso, dan Aceh Tenang, Anies: Di Situ Ada Sidik Jarinya Pak JK
Kejagung Tetapkan Bos...
Kejagung Tetapkan Bos PT CBU Jadi Tersangka Korupsi Tambang Samin Tan, Langsung Ditahan
Rekomendasi
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Berawal dari Mesin Arcade,...
Berawal dari Mesin Arcade, Talenta Muda Indonesia Juara Turnamen Dance Game Asia Pasifik
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved