Melihat Koleksi Museum Betawi di Setu Babakan, Ada Roti Buaya hingga Katapel Raksasa
Minggu, 22 Juni 2025 - 01:00 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, di Galeri Pengantin Betawi terdapat berbagai perlengkapan pengantin Betawi, seperti pakaian pengantin serta beragam hantaran, termasuk roti buaya. Ada pula alat musik Betawi.
Yang menarik perhatian, di situ juga terdapat katapel raksasa yang diberi nama Si Akur. Katapel raksasa ini memiliki tinggi 283 cm dan berat 200 kilogram.
![Melihat Koleksi Museum Betawi di Setu Babakan, Ada Roti Buaya hingga Katapel Raksasa]()
Katapel Raksasa Si Akur di Museum Betawi. Foto/Dzikry Subhanie
Diketahui, katapel terdiri dari bahan kayu dan karet. Katapel banyak digunakan untuk berburu hewan kecil seperti burung kecil atau capung, atau digunakan anak-anak untuk bermain perang-perangan dengan teman sebaya.
Naik ke lantai 2, terdapat Galeri Rumah Orang Betawi. Di sini ada koleksi beragam perabot rumah khas Betawi, seperti bakul, kukusan, penyaringan bambu, baskom lurik hijau, tudung saji, nampan, alu, papan penggilasan, gerobok, hingga sepeda ontel.
Sementara, di lantai 3 adalah Galeri Komedi Betawi yang menyajikan alat musik khas Betawi dan potret para seniman Betawi, seperti Benyamin Sueb dan Mpok Nori.
Staf Satuan Pelaksana Edukasi, Informasi, dan Pelayanan Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Shafrina Fauzia mengatakan, Museum Betawi ini bangunannya sudah ada sejak tahun 2015. "Dibuka untuk umum di tahun 2017, bertepatan dengan Lebaran Betawi waktu itu. Hingga akhirnya diperbaharui. Tahun 2022 kami resmi terdaftar di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Sampai sekarang masih aktif," ujar Shafrina Fauzia kepada SindoNews.
![Melihat Koleksi Museum Betawi di Setu Babakan, Ada Roti Buaya hingga Katapel Raksasa]()
Staf Satuan Pelaksana Edukasi, Informasi, dan Pelayanan Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Shafrina Fauzia. Foto/Dzikry Subhanie
Yang menarik perhatian, di situ juga terdapat katapel raksasa yang diberi nama Si Akur. Katapel raksasa ini memiliki tinggi 283 cm dan berat 200 kilogram.

Katapel Raksasa Si Akur di Museum Betawi. Foto/Dzikry Subhanie
Diketahui, katapel terdiri dari bahan kayu dan karet. Katapel banyak digunakan untuk berburu hewan kecil seperti burung kecil atau capung, atau digunakan anak-anak untuk bermain perang-perangan dengan teman sebaya.
Naik ke lantai 2, terdapat Galeri Rumah Orang Betawi. Di sini ada koleksi beragam perabot rumah khas Betawi, seperti bakul, kukusan, penyaringan bambu, baskom lurik hijau, tudung saji, nampan, alu, papan penggilasan, gerobok, hingga sepeda ontel.
Sementara, di lantai 3 adalah Galeri Komedi Betawi yang menyajikan alat musik khas Betawi dan potret para seniman Betawi, seperti Benyamin Sueb dan Mpok Nori.
Staf Satuan Pelaksana Edukasi, Informasi, dan Pelayanan Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Shafrina Fauzia mengatakan, Museum Betawi ini bangunannya sudah ada sejak tahun 2015. "Dibuka untuk umum di tahun 2017, bertepatan dengan Lebaran Betawi waktu itu. Hingga akhirnya diperbaharui. Tahun 2022 kami resmi terdaftar di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Sampai sekarang masih aktif," ujar Shafrina Fauzia kepada SindoNews.

Staf Satuan Pelaksana Edukasi, Informasi, dan Pelayanan Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Shafrina Fauzia. Foto/Dzikry Subhanie
Lihat Juga :