Komunitas Radio Amatir Satelit Bangun Stasiun Bumi Pakubuwono
Jum'at, 20 Juni 2025 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
Untuk bisa menjangkau ISS, butuh peralatan dengan spesifikasi tinggi dan pengetahuan teknis yang tidak main-main. Tapi GS Pakubuwono sudah memenuhi semua syarat itu. Bahkan, stasiun ini juga bisa digunakan sebagai jembatan komunikasi antarnegara, termasuk antara Asia dan Australia.
Dia menyebut, salah satu manfaatnya di saat bencana seperti gempa atau banjir bandang melanda dan jaringan komunikasi putus, radio amatir bisa jadi penyelamat.
Baca juga: 10 Fakta Satelit Satria-1 yang Baru Diluncurkan di Markas Space X
"Dengan alat ini, relawan bisa tetap berkabar dan mengirim informasi penting tanpa harus bergantung pada sinyal HP atau internet," ujar Aditya Sanjaya, pengelola GS Pakubuwono.
Tak cuma soal darurat. Radio amatir juga bisa digunakan untuk komunikasi ekspedisi alam, seperti pendakian gunung atau eksplorasi wilayah terpencil. Bahkan, beberapa komunitas pernah menggunakannya untuk mencari lokasi balon udara ilmiah yang dilepaskan ke atmosfer.
Dia menyebut, salah satu manfaatnya di saat bencana seperti gempa atau banjir bandang melanda dan jaringan komunikasi putus, radio amatir bisa jadi penyelamat.
Baca juga: 10 Fakta Satelit Satria-1 yang Baru Diluncurkan di Markas Space X
"Dengan alat ini, relawan bisa tetap berkabar dan mengirim informasi penting tanpa harus bergantung pada sinyal HP atau internet," ujar Aditya Sanjaya, pengelola GS Pakubuwono.
Tak cuma soal darurat. Radio amatir juga bisa digunakan untuk komunikasi ekspedisi alam, seperti pendakian gunung atau eksplorasi wilayah terpencil. Bahkan, beberapa komunitas pernah menggunakannya untuk mencari lokasi balon udara ilmiah yang dilepaskan ke atmosfer.
Lihat Juga :