3 Warga Papua Tewas dan 4 Luka-luka Diserang KKB Pimpinan Kalenak
Jum'at, 20 Juni 2025 - 16:16 WIB
loading...
KKB pimpinan Kalenak Murib menyerang warga Kampung Lambera, Distrik Yugumoak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Foto/SindoNews
A
A
A
PAPUA - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Kalenak Murib menyerang warga Kampung Lambera, Distrik Yugumoak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Akibatnya, tiga orang meninggal dunia, empat orang luka-luka, dan 11 rumah honai terbakar.
"Ini adalah aksi biadab yang menyasar warga sipil tak berdosa. Kami tidak akan tinggal diam. Ops Damai Cartenz akan terus mengejar dan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku," kata Kaops Damai Cartenz Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, Jumat (20/6/2025).
Dijelaskan, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Sinak bersama Satgas Ops Damai Cartenz turun langsung memastikan kondisi para korban dan menggali informasi dari warga.
Baca juga: TNI Tembak Mati Dua Anggota OPM Kelompok Egianus Kogoya
Berdasarkan keterangan saksi, aksi brutal tersebut dipicu oleh motif pribadi, di mana Kalenak Murib murka karena mendapati istri ketiganya berselingkuh dengan salah satu anak buahnya bernama Minanggen Wijangge. Akan hal itu, Kalenak Murib naik pitam.
Kalenak Murib dan 23 pasukannya memasuki Kampung Lambera pada Selasa, 17 Juni 2025 pukul 16.00 WIT, membawa setidaknya empat pucuk senjata api laras panjang. Saat ini, sebagian besar warga Kampung Lambera telah berpindah ke tempat lebih aman di Distrik Megeabume dan Distrik Sinak untuk menyelamatkan diri.
Baca juga: Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB saat Pulang dari Rumah Sakit
Untuk korban meninggal dunia, Minanggen Wijangge, Patiago Tabuni, dan Oriup Murib. Sedangkan yang luka-luka, Amos Tabuni mengalami luka tembak di lengan kanan, Anis Tabuni luka tembak di lengan kiri, Amote Tabuni luka di bagian kepala, dan Perdus Tabuni rekoset di bagian kaki.
Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau warga agar tetap tenang percayakan kasus ini kepada aparat. "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang serta mempercayakan sepenuhnya kasus ini kepada aparat," ujar Yusuf.
Hingga saat ini, aparat keamanan terus meningkatkan patroli dan koordinasi dengan pemerintah distrik Yugumoak untuk mengamankan diri ke Distrik terdekat yang lain.
"Ini adalah aksi biadab yang menyasar warga sipil tak berdosa. Kami tidak akan tinggal diam. Ops Damai Cartenz akan terus mengejar dan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku," kata Kaops Damai Cartenz Brigjen Pol. Faizal Ramadhani, Jumat (20/6/2025).
Dijelaskan, tim gabungan yang terdiri dari personel Polsek Sinak bersama Satgas Ops Damai Cartenz turun langsung memastikan kondisi para korban dan menggali informasi dari warga.
Baca juga: TNI Tembak Mati Dua Anggota OPM Kelompok Egianus Kogoya
Berdasarkan keterangan saksi, aksi brutal tersebut dipicu oleh motif pribadi, di mana Kalenak Murib murka karena mendapati istri ketiganya berselingkuh dengan salah satu anak buahnya bernama Minanggen Wijangge. Akan hal itu, Kalenak Murib naik pitam.
Kalenak Murib dan 23 pasukannya memasuki Kampung Lambera pada Selasa, 17 Juni 2025 pukul 16.00 WIT, membawa setidaknya empat pucuk senjata api laras panjang. Saat ini, sebagian besar warga Kampung Lambera telah berpindah ke tempat lebih aman di Distrik Megeabume dan Distrik Sinak untuk menyelamatkan diri.
Baca juga: Prajurit TNI Gugur Ditembak KKB saat Pulang dari Rumah Sakit
Untuk korban meninggal dunia, Minanggen Wijangge, Patiago Tabuni, dan Oriup Murib. Sedangkan yang luka-luka, Amos Tabuni mengalami luka tembak di lengan kanan, Anis Tabuni luka tembak di lengan kiri, Amote Tabuni luka di bagian kepala, dan Perdus Tabuni rekoset di bagian kaki.
Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengimbau warga agar tetap tenang percayakan kasus ini kepada aparat. "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang serta mempercayakan sepenuhnya kasus ini kepada aparat," ujar Yusuf.
Hingga saat ini, aparat keamanan terus meningkatkan patroli dan koordinasi dengan pemerintah distrik Yugumoak untuk mengamankan diri ke Distrik terdekat yang lain.
(cip)
Lihat Juga :