Pernikahan Politik Sunda Galuh dan Penunjukan Paksa Raja oleh Sanjaya
Kamis, 19 Juni 2025 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Menariknya, Premana Dikusuma memiliki alasan tak lazim ketika mau dilantik jadi raja. Padahal dirinya sebenarnya tak berminat menjadi raja. Premana Dikusuma berujar karena rasa malu dan tidak enaknya ke Sanjaya menjadikanya terpaksa naik tahta jadi raja.
Sanjaya memang dikenal memiliki wibawa, sehingga Premana tak berani menolak permintaan dari Sanjaya. Selain sifatnya yang baik hati, Sanjaya konon memiliki sikap tegas, setia terhadap pasukan, dan apabila sudah menyerang maka dia tidak kenal ampun terhadap musuh.
Tapi penolakan yang dilakukan oleh Sempakwaja dan Demunawan adalah salah satu hal berbeda. Sebab, kedua tokoh ini tergolong angkatan tua daripada Sanjaya. Makanya Sanjaya tak mau memaksakan hal itu, dan ia menghormati keputusan keduanya.
Memimpin setengah hati begitulah, deskripsi sederhana Premana Dikusuma yang jadi Raja Galuh. Posisinya tak nyaman, apalagi di saat itu ia memimpin kerajaan yang harus tunduk di bawah kekuasaan Kerajaan Sunda. Sedangkan di sisi lain, Kerajaan Sunda di bawah tangan Sanjaya merupakan orang yang telah membunuh kakeknya.
Semakin hari jiwa Premana semakin keruh. Ia Seperti orang yang memiliki tekanan batin, tetapi tidak ada orang yang tepat menampung ceritanya. Hingga pada akhirnya, Premana memutuskan meninggalkan Kerajaan Galuh dan meminta restu istrinya, Pangrayep untuk bertapa di dekat perbatasan Kerajaan Sunda, Sungai Citarum.
Sanjaya memang dikenal memiliki wibawa, sehingga Premana tak berani menolak permintaan dari Sanjaya. Selain sifatnya yang baik hati, Sanjaya konon memiliki sikap tegas, setia terhadap pasukan, dan apabila sudah menyerang maka dia tidak kenal ampun terhadap musuh.
Tapi penolakan yang dilakukan oleh Sempakwaja dan Demunawan adalah salah satu hal berbeda. Sebab, kedua tokoh ini tergolong angkatan tua daripada Sanjaya. Makanya Sanjaya tak mau memaksakan hal itu, dan ia menghormati keputusan keduanya.
Memimpin setengah hati begitulah, deskripsi sederhana Premana Dikusuma yang jadi Raja Galuh. Posisinya tak nyaman, apalagi di saat itu ia memimpin kerajaan yang harus tunduk di bawah kekuasaan Kerajaan Sunda. Sedangkan di sisi lain, Kerajaan Sunda di bawah tangan Sanjaya merupakan orang yang telah membunuh kakeknya.
Semakin hari jiwa Premana semakin keruh. Ia Seperti orang yang memiliki tekanan batin, tetapi tidak ada orang yang tepat menampung ceritanya. Hingga pada akhirnya, Premana memutuskan meninggalkan Kerajaan Galuh dan meminta restu istrinya, Pangrayep untuk bertapa di dekat perbatasan Kerajaan Sunda, Sungai Citarum.
(rca)
Lihat Juga :