Legislator Partai Perindo Mimika Rampeani Rachman Bantu Korban Banjir di Kampung Hiripau

Rabu, 18 Juni 2025 - 22:24 WIB
loading...
Legislator Partai Perindo...
Anggota DPRK Mimika dari Partai Perindo Rampeani Rachman menunjukkan kepeduliannya dengan turun langsung meninjau lokasi banjir di Kampung Hiripau, Distrik Mimika Timur, Selasa (17/6/2025). Foto/Istimewa
A A A
MIMIKA - ujan deras yang mengguyur beberapa hari terakhir memicu banjir di Kampung Hiripau, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Anggota DPRK Mimika dari Partai Perindo Rampeani Rachman menunjukkan kepeduliannya dengan turun langsung meninjau lokasi banjir , Selasa (17/6/2025).

Didampingi sejumlah tokoh setempat, anggota Komisi III dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRK Mimika ini menyapa warga, berdialog mengenai kondisi terkini dan mendengarkan langsung keluhan warga yang terdampak banjir. Dia juga menyerahkan bantuan berupa bahan makanan pokok.

"Bantuan yang diberikan kepada warga Kampung Hiripau ini sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap sesama tanpa memandang dia siapa," kata Rampeani yang kehadirannya disambut hangat oleh warga.

Baca Juga: Legislator Perindo Serahkan Hewan Kurban ke Warga Cengkareng

Pada kesempatan tersebut, legislator yang tergabung dalam Fraksi Eme Neme Yauware ini menyampaikan keprihatinannya atas bencana yang terjadi di beberapa wilayah Mimika Timur tersebut. "Pemerintah dalam hal ini OPD teknis harus memberikan atensi terhadap dampak banjir dan melihat kondisi masyarakat yang mengalami musibah banjir," tuturnya.

Soroti Kasus Malaria

Sarjana Pendidikan dari Universitas Cenderawasih Papua ini juga menyoroti tantangan kesehatan yang mengancam masyarakat Mimika, khususnya penyakit malaria yang kasusnya terus meningkat. Dia menyebut, berdasarkan data terbaru, Mimika masih menempati posisi atas untuk kasus malaria di Papua, berdampingan dengan Kabupaten Nabire.

Mirisnya, saat angka kasus terus naik, warga justru dihadapkan pada krisis ketersediaan obat. "Obat malaria biru yang biasa dikonsumsi masyarakat sekarang kosong. Ini bukan kali pertama terjadi. Seharusnya Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika sudah menyiapkan langkah antisipasi, karena malaria penyakit paling mematikan dan sering menyerang warga Mimika,” terangnya.



Sebagai alternatif, warga terpaksa menggunakan obat jenis lain yang dinilai kurang efektif dan menimbulkan keluhan. "Obat ini rasanya sangat pahit dan sulit diterima. Banyak pasien yang tidak sanggup menghabiskannya. Akibatnya, banyak yang memilih tidak minum obat, dan itu sangat berbahaya karena bisa menimbulkan komplikasi atau bahkan kematian," ungkapnya.

Rampeani berharap, pemerintah bisa menjamin ketersediaan obat mengingat malaria sangat rentan menyerang warga di musim hujan seperti sekarang ini. "Malaria tidak mengenal status sosial. Semua lapisan masyarakat bisa terjangkit. Maka ketersediaan obat malaria harus menjadi perhatian utama. Jangan lagi ada cerita bahwa stok obat habis, apalagi terjadi berulang tiap tahun," ucapnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rekomendasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved