Gandeng Universal Eco Pasific, Pemprov Jambi Perkuat Pengelolaan Limbah Medis
Selasa, 17 Juni 2025 - 21:37 WIB
loading...
Pemprov Jambi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Universal Eco Pasific untuk memperkuat sistem pengelolaan limbah medis. Foto: Ist
A
A
A
MUARA BUNGO - Pemprov Jambi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Universal Eco Pasific untuk memperkuat sistem pengelolaan limbah medis. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan kontrak oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jambi Varial Adhi Putra dan Direktur PT Universal Eco Pasific Bobby Simon di kantor Gubernur Jambi, Rabu (11/6/2025).
Melalui kerja sama ini, lahan dan bangunan milik Pemprov Jambi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menjawab kebutuhan pengelolaan limbah medis yang selama ini masih terbatas di wilayah tersebut.
Baca juga: Waduh, Limbah Medis di TPSA Ciniru Kembali Ditemukan
Lokasi pengolahan limbah medis terletak di Desa Senamat, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Muara Bungo, Jambi. “Komitmen dalam pengelolaan limbah medis yang bekerja sama dengan Pemprov Jambi ini, harapannya dapat menjangkau seluruh wilayah Jambi secara cepat dan tepat sehingga mampu menekan risiko penyebaran penyakit serta mencegah pencemaran lingkungan,” ujar Bobby.
Provinsi Jambi saat ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas pengolahan limbah B3, khususnya dari sektor pelayanan kesehatan. Karena itu, keterlibatan mitra pihak ketiga yang berpengalaman menjadi langkah strategis untuk memastikan pengelolaan limbah dilakukan secara profesional, aman, dan sesuai regulasi.
Bobby menuturkan fasilitas yang dioperasikan di Jambi akan menggunakan prinsip operasional dan sistem manajemen yang sama dengan fasilitas PT Universal Eco Pasific di wilayah lain. Hal ini mencakup standar keamanan, efisiensi pengolahan, serta pemantauan yang transparan.
Pihaknya juga akan menjalin koordinasi intensif dengan DLH setempat guna memastikan implementasi berjalan sesuai kebutuhan lokal. “Sebelumnya kami telah bekerja sama dengan beberapa daerah, termasuk Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB). Ke depan kami berharap dapat terus mendukung pemerintah dalam mewujudkan sistem pengelolaan limbah B3 berbasis wilayah di seluruh Indonesia,” kata Bobby.
PT Universal Eco Pasific dikenal sebagai perusahaan pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang bertanggung jawab dengan komitmen untuk menciptakan Indonesia bebas limbah. Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan limbah medis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Jambi secara menyeluruh.
Melalui kerja sama ini, lahan dan bangunan milik Pemprov Jambi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menjawab kebutuhan pengelolaan limbah medis yang selama ini masih terbatas di wilayah tersebut.
Baca juga: Waduh, Limbah Medis di TPSA Ciniru Kembali Ditemukan
Lokasi pengolahan limbah medis terletak di Desa Senamat, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Muara Bungo, Jambi. “Komitmen dalam pengelolaan limbah medis yang bekerja sama dengan Pemprov Jambi ini, harapannya dapat menjangkau seluruh wilayah Jambi secara cepat dan tepat sehingga mampu menekan risiko penyebaran penyakit serta mencegah pencemaran lingkungan,” ujar Bobby.
Provinsi Jambi saat ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas pengolahan limbah B3, khususnya dari sektor pelayanan kesehatan. Karena itu, keterlibatan mitra pihak ketiga yang berpengalaman menjadi langkah strategis untuk memastikan pengelolaan limbah dilakukan secara profesional, aman, dan sesuai regulasi.
Bobby menuturkan fasilitas yang dioperasikan di Jambi akan menggunakan prinsip operasional dan sistem manajemen yang sama dengan fasilitas PT Universal Eco Pasific di wilayah lain. Hal ini mencakup standar keamanan, efisiensi pengolahan, serta pemantauan yang transparan.
Pihaknya juga akan menjalin koordinasi intensif dengan DLH setempat guna memastikan implementasi berjalan sesuai kebutuhan lokal. “Sebelumnya kami telah bekerja sama dengan beberapa daerah, termasuk Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB). Ke depan kami berharap dapat terus mendukung pemerintah dalam mewujudkan sistem pengelolaan limbah B3 berbasis wilayah di seluruh Indonesia,” kata Bobby.
PT Universal Eco Pasific dikenal sebagai perusahaan pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang bertanggung jawab dengan komitmen untuk menciptakan Indonesia bebas limbah. Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pengelolaan limbah medis, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Jambi secara menyeluruh.
(jon)
Lihat Juga :