BNPT Apresiasi Sukabumi Jadi Kota Toleran Pertama di Jawa Barat

Sabtu, 14 Juni 2025 - 15:31 WIB
loading...
BNPT Apresiasi Sukabumi...
BNPT memberikan apresiasi kepada Kota Sukabumi yang menempati peringkat keenam kota paling toleran di Indonesia, serta menjadi yang pertama di Jawa Barat. Foto/Ist
A A A
SUKABUMI - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memberikan apresiasi kepada Kota Sukabumi yang saat ini menempati peringkat keenam kota paling toleran di Indonesia, serta menjadi yang pertama di Jawa Barat berdasarkan Indeks Kota Toleran (IKT). Hal itu terkait upaya Pemkot Sukabumi dalam merawat keberagaman dan menjaga kerukunan masyarakat.

Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Sudaryanto menyampaikan hal tersebut dalam Dialog Kebangsaan bertajuk “Pencegahan Paham Radikal Terorisme” yang digelar di Sukabumi. Dialog tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dewi Asmara, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, serta lebih dari 200 peserta dari unsur Forkopimda, tokoh agama, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dari Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Baca juga: Mengandung Konsep Ketuhanan, Pancasila Ajarkan Sikap Toleran

“Kami mengapresiasi jajaran Pemerintah Kota Sukabumi dan seluruh warganya atas capaian sebagai kota toleran. Ini bukti nyata dari sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Sudaryanto dikutip Sabtu (14/6/2025).



Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak boleh membuat masyarakat terlena. Ancaman radikalisme dan terorisme terus beradaptasi dengan berbagai bentuk baru, dan karena itu, kesadaran kolektif untuk menjaga persatuan dan toleransi harus terus ditumbuhkan.

“Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus bergerak, bukan sekadar diam menikmati status. Kita berharap Sukabumi bisa menjadi inspirasi bagi kota-kota lainnya,” tambahnya.

Toleransi Fondasi Ketahanan Bangsa


Sudaryanto menjelaskan, dialog lintas tokoh masyarakat seperti ini penting tidak hanya untuk membahas toleransi, tetapi juga memperkuat pemahaman bahwa keberagaman adalah kekuatan, bukan ancaman.

Baca juga: Ketum Muhammadiyah Ungkap 4 Nilai Spiritualitas dalam Puasa, Salah Satunya Hidup Toleran

“Potensi konflik di negara majemuk seperti Indonesia bisa muncul jika ada kelompok yang membenarkan kekerasan atas nama agama. Karena itu, tokoh-tokoh agama harus menyuarakan narasi yang membangun dan menjauh dari sikap eksklusif,” tegas mantan Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya tersebut.

Ia juga mengajak para mahasiswa untuk menjadi duta toleransi dan penjaga nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, generasi muda memiliki peran sentral dalam menjaga Indonesia dari bahaya disinformasi dan radikalisasi digital.

Sedangkan Dewi Asmara menambahkan bahwa penguatan nilai-nilai Pancasila, terutama di kalangan generasi muda, sangat penting dalam menangkal infiltrasi paham ekstrem di era digital.

“Hari ini, radikalisme tidak selalu muncul dalam bentuk kekerasan fisik. Ia bisa menyusup lewat media sosial, lewat narasi pemaksaan kehendak dan intoleransi yang terlihat masuk akal,” ungkapnya.

Dewi juga mengingatkan tentang proxy war, yakni bentuk perang asimetris yang bisa terjadi melalui konflik sosial atau ideologis, bahkan dipicu oleh aktor luar negeri. Dalam hal ini, masyarakat harus cerdas memilah informasi dan tetap memegang prinsip kebangsaan.

“Jangan hanya hebat dalam retorika tapi kosong dalam substansi. Dialog seperti ini penting agar masyarakat paham bahwa radikalisme bukan khayalan, dan bisa tumbuh dari hal-hal kecil yang sering tak terlihat,” tegasnya.

Sedangkan Ayep Zaki menekankan bahwa kemajemukan adalah kekuatan utama bangsa Indonesia. Menurutnya, keberagaman suku, agama, dan budaya telah menjadi bagian dari identitas nasional yang tidak bisa dipisahkan.

“Indonesia bukan negara satu ras, bukan satu agama. Tapi kita disatukan oleh nilai-nilai luhur yang membentuk kebersamaan. Ini kekuatan, bukan kelemahan,” tegasnya.

Ia juga menyinggung upaya pemerintah kota dalam mendorong program koperasi nasional sebagai bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) yang bisa menjadi alat pemberdayaan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi-narasi destruktif.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian...
Kemenag Fasilitasi Penyelesaian GMS Bantul, Stafsus Menag: Kedepankan Musyawarah
LKK-UNPAM Perkuat Harmonisasi...
LKK-UNPAM Perkuat Harmonisasi Keagamaan di Era Modern
Kukuhkan Rumah Moderasi...
Kukuhkan Rumah Moderasi Beragama, Staf Khusus Menag: Terus Jaga Kerukunan
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Pesta Babi dan Politik...
'Pesta Babi' dan Politik Identitas
Rekomendasi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Brasil Dijagokan, Jepang...
Brasil Dijagokan, Jepang Siap Bikin Kejutan
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Berita Terkini
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Jro Bima, Memperluas...
Jro Bima, Memperluas Pengabdian untuk Bali lewat Jalur Politik
Polisi Amankan Sopir...
Polisi Amankan Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved