Gratispol Wujudkan Layanan Publik Gratis bagi Warga Kaltim
Jum'at, 13 Juni 2025 - 10:53 WIB
loading...
Pemprov Kalimantan Timur meluncurkan program Gratispol. Dengan menggandeng berbagai pihak dan menyelaraskan dengan arah kebijakan nasional, Gratispol hadir sebagai inovasi pelayanan publik gratis untuk masyarakat. Foto: Ist
A
A
A
SAMARINDA - Di tengah sorotan publik soal pemerataan pembangunan dan akses layanan dasar di luar Pulau Jawa, Pemprov Kalimantan Timur meluncurkan program Gratispol. Diluncurkan dalam masa 100 hari kerja Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud, program ini menandai arah baru pemerintahan di Bumi Etam.
Dengan menggandeng berbagai pihak dan menyelaraskan dengan arah kebijakan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto, Gratispol hadir sebagai inovasi pelayanan publik yang digratiskan untuk masyarakat.
Baca juga: IKN Nusantara Dorong Digitalisasi Layanan Logistik di Kaltim
"Program Gratispol adalah kado perubahan. Janji yang kami wujudkan untuk rakyat Kalimantan Timur," ujar Rudy Mas’ud yang akrab disapa Harum, Jumat (13/6/2025).
Gratispol merupakan Gerakan Layanan Publik Gratis yang mencakup enam bentuk layanan esensial yang kini dibebaskan dari biaya. Gratispol meliputi pendidikan gratis mulai jenjang SMA/SMK hingga perguruan tinggi (D3 sampai S3) melalui kolaborasi dengan 53 kampus negeri dan swasta.
Lalu, layanan kesehatan tanpa biaya sepenuhnya tercover oleh BPJS Kesehatan. Gratis administrasi kepemilikan rumah untuk membantu warga memiliki hunian layak.
Pakaian dan perlengkapan sekolah gratis bagi pelajar. Lalu, internet desa tanpa biaya sebagai upaya menjembatani kesenjangan digital.
Kemudian, program umrah gratis bagi marbot masjid dan perjalanan spiritual bagi penjaga rumah ibadah dari semua agama.
Efek nyata Gratispol mulai dirasakan masyarakat. Salah satunya datang dari Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara.
Kepala Desa Mulawarman Mulyono mengatakan, akses internet gratis telah membawa dampak positif besar bagi kehidupan warganya yang mayoritas adalah petani.
“Warga bisa belajar teknik pertanian modern, mengakses informasi pasar, hingga memasarkan hasil tani lewat media sosial. Ini peluang besar untuk mengangkat ekonomi desa,” ungkap Mulyono.
Sekolah dan kuliah gratis jadi prioritas dari sektor pendidikan. Dukungan datang dari Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Prof Abdunnur menuturkan program ini membuka jalan bagi anak-anak Kaltim untuk mengenyam pendidikan tinggi hingga S3 tanpa terkendala biaya.
“Kami menerima lebih dari 5.000 mahasiswa baru tiap tahun. Bantuan ini tentu akan meringankan beban mereka dan mendorong semangat belajar,” ujarnya.
Dengan pendekatan inklusif dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat, Gratispol menjadi program unggulan pasangan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji. Sekaligus langkah strategis Kaltim dalam menciptakan generasi emas dan layanan publik yang lebih adil serta setara.
Dengan menggandeng berbagai pihak dan menyelaraskan dengan arah kebijakan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto, Gratispol hadir sebagai inovasi pelayanan publik yang digratiskan untuk masyarakat.
Baca juga: IKN Nusantara Dorong Digitalisasi Layanan Logistik di Kaltim
"Program Gratispol adalah kado perubahan. Janji yang kami wujudkan untuk rakyat Kalimantan Timur," ujar Rudy Mas’ud yang akrab disapa Harum, Jumat (13/6/2025).
Gratispol merupakan Gerakan Layanan Publik Gratis yang mencakup enam bentuk layanan esensial yang kini dibebaskan dari biaya. Gratispol meliputi pendidikan gratis mulai jenjang SMA/SMK hingga perguruan tinggi (D3 sampai S3) melalui kolaborasi dengan 53 kampus negeri dan swasta.
Lalu, layanan kesehatan tanpa biaya sepenuhnya tercover oleh BPJS Kesehatan. Gratis administrasi kepemilikan rumah untuk membantu warga memiliki hunian layak.
Pakaian dan perlengkapan sekolah gratis bagi pelajar. Lalu, internet desa tanpa biaya sebagai upaya menjembatani kesenjangan digital.
Kemudian, program umrah gratis bagi marbot masjid dan perjalanan spiritual bagi penjaga rumah ibadah dari semua agama.
Efek nyata Gratispol mulai dirasakan masyarakat. Salah satunya datang dari Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara.
Kepala Desa Mulawarman Mulyono mengatakan, akses internet gratis telah membawa dampak positif besar bagi kehidupan warganya yang mayoritas adalah petani.
“Warga bisa belajar teknik pertanian modern, mengakses informasi pasar, hingga memasarkan hasil tani lewat media sosial. Ini peluang besar untuk mengangkat ekonomi desa,” ungkap Mulyono.
Sekolah dan kuliah gratis jadi prioritas dari sektor pendidikan. Dukungan datang dari Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) Prof Abdunnur menuturkan program ini membuka jalan bagi anak-anak Kaltim untuk mengenyam pendidikan tinggi hingga S3 tanpa terkendala biaya.
“Kami menerima lebih dari 5.000 mahasiswa baru tiap tahun. Bantuan ini tentu akan meringankan beban mereka dan mendorong semangat belajar,” ujarnya.
Dengan pendekatan inklusif dan berbasis kebutuhan nyata masyarakat, Gratispol menjadi program unggulan pasangan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji. Sekaligus langkah strategis Kaltim dalam menciptakan generasi emas dan layanan publik yang lebih adil serta setara.
(jon)
Lihat Juga :