UIC Creative Showcase 2025 Dorong Mahasiswa Siap Terjun ke Dunia Global
Senin, 09 Juni 2025 - 06:44 WIB
loading...
UIC creative showcase 2025 dorong mahasiswa siap terjun ke dunia global. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Di tengah tantangan dunia yang semakin kompleks, pendidikan tak lagi bisa hanya berkutat pada nilai akademik. Dibutuhkan ruang belajar yang merangsang kreativitas, menjembatani teori dan praktik, serta membuka koneksi langsung dengan industri dan masyarakat.
Hal ini menjadi perhatian UIC Creative Sociopreneurship Showcase 2025, ajang prestisius tahunan yang diselenggarakan oleh UIC College. Salah satu program pathway unggulan dari USG Education, institusi pendidikan internasional terkemuka di Indonesia.
Dengan mengusung tema “The Spirit of Transformation” showcase tahun ini memadukan semangat sociocreative dan sport entrepreneurship, yang tercermin dari puluhan proyek kolaboratif mahasiswa lintas disiplin.
Baca juga: KPK Ingin Presiden Prabowo Terbitkan Perpres Pendidikan Antikorupsi
Acara yang berlangsung selama dua hari mulai 3-4 Juni 2025 ini bertepatan dengan peresmian kampus baru USG Education BSD. Kegiatan ini juga melibatkan mitra ternama seperti Persita, Keraton Yogyakarta, Sebumi, BRI Ventures, hingga Bada. Showcase ini diikuti oleh puluhan mahasiswa.
Pada 3 Juni 2025 kegiatan diisi oleh Kampus USG Education Kelapa Gading dan PIK. Pada 4 Juni 2025 kegiatan ditutup di kampus baru BSD. Acara ini menjadi magnet bagi profesional industri, akademisi, dan media, karena memperlihatkan bagaimana mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga menghadirkan solusi nyata atas tantangan dunia.
Baca juga: 22 Jenderal Angkatan Darat Digeser Panglima TNI, 2 Pati dari Baret Merah Kopassus
Dalam momen yang sama, USG Education juga meresmikan wajah baru dan lokasi Kampus BSD. Begitu juga dengan Mahasiswa UIC College yang memamerkan karya-karya kolaboratif lintas disiplin. Dari desain, bisnis, hingga teknologi, semuanya berangkat dari satu benang merah bagaimana menciptakan solusi kreatif terhadap masalah nyata.
CEO USG Education Adhirama G. Tusin mengatakan, pihaknya tidak hanya ingin mahasiswa lulus dengan nilai baik, tapi juga dengan sense of purpose, empati sosial, dan kesiapan mental untuk menghadapi tantangan dunia nyata.
“Kami bangga bisa menjadi jembatan antara potensi muda dan kebutuhan industri. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar menyelesaikan tugas, tetapi juga belajar berpikir sebagai pemimpin, inovator, dan individu yang peduli terhadap isu sosial dan industri. Kolaborasi dengan Persita dan mitra lainnya menjadi katalis penting dalam proses ini,” katanya, Senin (9/6/2025).
Kepala Kampus USG Education BSD Niluh Komang Aimee Tirta Widiani Sukesna menambahkan, Showcase ini menunjukkan mahasiswa mampu menyerap, beradaptasi, dan memberikan solusi terhadap tantangan nyata di masyarakat.
"Pendekatan pembelajaran berbasis proyek seperti ini sangat penting untuk mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia global, namun tetap memiliki akar nilai sosial dan empati,” katanya.
Evelyn Cathy, Commercial Director Persita Tangerang Raya, menyebut UIC College menghadirkan standar baru dalam kemitraan edukatif. Kolaborasi ini tidak hanya meninggalkan kesan pada akademisi, tetapi juga pada mitra industri.
Evelyn mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan mahasiswa yang punya ide segar, rasa ingin tahu tinggi, dan kemampuan eksekusi yang rapi, menjadi pengalaman yang membuka mata. Kolaborasi dengan mahasiswa menciptakan solusi kreatif dalam dunia olahraga sangat penting bagi pengembangan brand dan keterlibatan komunitas.
“Kami berharap kolaborasi semacam ini bisa menjadi contoh nyata bahwa kemitraan antara dunia pendidikan dan industri bisa menciptakan solusi yang saling memperkaya,” ujar Evelyn
Hal ini menjadi perhatian UIC Creative Sociopreneurship Showcase 2025, ajang prestisius tahunan yang diselenggarakan oleh UIC College. Salah satu program pathway unggulan dari USG Education, institusi pendidikan internasional terkemuka di Indonesia.
Dengan mengusung tema “The Spirit of Transformation” showcase tahun ini memadukan semangat sociocreative dan sport entrepreneurship, yang tercermin dari puluhan proyek kolaboratif mahasiswa lintas disiplin.
Baca juga: KPK Ingin Presiden Prabowo Terbitkan Perpres Pendidikan Antikorupsi
Acara yang berlangsung selama dua hari mulai 3-4 Juni 2025 ini bertepatan dengan peresmian kampus baru USG Education BSD. Kegiatan ini juga melibatkan mitra ternama seperti Persita, Keraton Yogyakarta, Sebumi, BRI Ventures, hingga Bada. Showcase ini diikuti oleh puluhan mahasiswa.
Pada 3 Juni 2025 kegiatan diisi oleh Kampus USG Education Kelapa Gading dan PIK. Pada 4 Juni 2025 kegiatan ditutup di kampus baru BSD. Acara ini menjadi magnet bagi profesional industri, akademisi, dan media, karena memperlihatkan bagaimana mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga menghadirkan solusi nyata atas tantangan dunia.
Baca juga: 22 Jenderal Angkatan Darat Digeser Panglima TNI, 2 Pati dari Baret Merah Kopassus
Dalam momen yang sama, USG Education juga meresmikan wajah baru dan lokasi Kampus BSD. Begitu juga dengan Mahasiswa UIC College yang memamerkan karya-karya kolaboratif lintas disiplin. Dari desain, bisnis, hingga teknologi, semuanya berangkat dari satu benang merah bagaimana menciptakan solusi kreatif terhadap masalah nyata.
CEO USG Education Adhirama G. Tusin mengatakan, pihaknya tidak hanya ingin mahasiswa lulus dengan nilai baik, tapi juga dengan sense of purpose, empati sosial, dan kesiapan mental untuk menghadapi tantangan dunia nyata.
“Kami bangga bisa menjadi jembatan antara potensi muda dan kebutuhan industri. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar menyelesaikan tugas, tetapi juga belajar berpikir sebagai pemimpin, inovator, dan individu yang peduli terhadap isu sosial dan industri. Kolaborasi dengan Persita dan mitra lainnya menjadi katalis penting dalam proses ini,” katanya, Senin (9/6/2025).
Kepala Kampus USG Education BSD Niluh Komang Aimee Tirta Widiani Sukesna menambahkan, Showcase ini menunjukkan mahasiswa mampu menyerap, beradaptasi, dan memberikan solusi terhadap tantangan nyata di masyarakat.
"Pendekatan pembelajaran berbasis proyek seperti ini sangat penting untuk mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia global, namun tetap memiliki akar nilai sosial dan empati,” katanya.
Evelyn Cathy, Commercial Director Persita Tangerang Raya, menyebut UIC College menghadirkan standar baru dalam kemitraan edukatif. Kolaborasi ini tidak hanya meninggalkan kesan pada akademisi, tetapi juga pada mitra industri.
Evelyn mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan mahasiswa yang punya ide segar, rasa ingin tahu tinggi, dan kemampuan eksekusi yang rapi, menjadi pengalaman yang membuka mata. Kolaborasi dengan mahasiswa menciptakan solusi kreatif dalam dunia olahraga sangat penting bagi pengembangan brand dan keterlibatan komunitas.
“Kami berharap kolaborasi semacam ini bisa menjadi contoh nyata bahwa kemitraan antara dunia pendidikan dan industri bisa menciptakan solusi yang saling memperkaya,” ujar Evelyn
(cip)
Lihat Juga :