Peringatan Hari Lahir ke-80, Pancasila Adalah Pondasi Berbangsa dan Bernegara

Senin, 02 Juni 2025 - 09:28 WIB
loading...
Peringatan Hari Lahir...
Peringati Hari Lahir Pancasila ke-80, Yayasan Rumah Anak Pancasila menggelar upacara di Alun-alun Kecamatan Pondok Aren, Tangsel. Foto/istimewa
A A A
TANGSEL - Peringati Hari Lahir Pancasila ke-80, Yayasan Rumah Anak Pancasila menggelar upacara di Alun-alun Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel). Upacara tersebut mengusung tema “5 Rasa Yang Mempersatukan Kita”.

Peringatan hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni ini dihadiri oleh organisasi kepemudaan, pelajar, Pramuka, Instansi, serta lembaga se-kecamatan Pondok Aren dan Kotamadya, tokoh lintas agama, serta tokoh masyarakat Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan penandatangan bersama “Kesepakatan Gotong Royong Pembumian Ideologi Pancasila, untuk menjadikan Pancasila sebagai Jiwa yang mempersatukan bumi dan bangsa Indonesia.

Ketua Yayasan Rumah Anak Pancasila Juan Alexander Wake menegaskan, upacara peringatan Hari Lahir Pancasila penting. Pasalnya, upacara pertama kali digelar pada 17 Agustus 1945, di mana saat itu, momentum bangsa kita merdeka. Di dalam upacara itu tertumpah rasa syukur yang sangat mendalam.

Baca juga: Prabowo-Gibran Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila Pagi Ini

“Tidak hanya rasa syukur, upacara adalah kristalisasi dari 4 rasa lain, yang mempersatukan para pendiri bangsa pada saat itu yakni, rasa persaudaraan, rasa persatuan, rasa kebersamaan, dan rasa peduli,” ujar Juan, Senin (2/6/2025).

Juan menjelaskan, tepat 80 tahun lalu Ir. Soekarno sambung menyebut Pancasila, sebagai philosophische grondslag atau dasar filosofi dan Weltanschauung atau dasar berdirinya suatu negara. Pancasila itu adalah persamaan yang Soekarno gali, dalam diri manusia Indonesia yang berbeda-beda. Itulah anugerah terbesar yang diberikan Tuhan kepada bangsa Indonesia.

Baca juga: Mutasi TNI, 6 Pati Duduki Jabatan Penting di Kemhan, Dirjen Strahan hingga Pothan

Namun saat ini, Yayasan Rumah Anak Pancasila menangkap banyak keresahan terhadap generasi penerus bangsa yang terkikis budi pekertinya, norma adabnya, hingga wawasan kebangsaannya. Rumah Anak Pancasila menemukan berbagai fakta menyedihkan terkait pemahaman Pancasila dan wawasan kebangsaan sebagian besar anak-anak Indonesia.

“Masih banyak mereka yang tidak memahami peta NKRI, sejarah Pahlawan Nasional dan wawasan kebangsaan umum lainnya, apalagi arti Pancasila. Untuk menutup celah ini, kami di Rumah Anak Pancasila mengedepankan pola internalisasi berbasis Jas Merah Budi (Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah, Budaya, dan Iman). Melalui Sejarah, kita jadi ingat kehebatan, juga kelemahan, bangsa kita,” tegasnya.

Juan menyebut, lima rasa yang mempersatukan dalam sila-sila Pancasila. “Nah itulah yang membuat kita menjadi orang Indonesia yang sejati. Jadi Pancasila itu adalah bukan Cuma sebuah narasi bukan sebuah narasi, bukan hanya sebuah literatur tapi merupakan lima perasaan yang sama yang hidup dalam jiwa bangsa Indonesia, “ paparnya.

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, mengapresiasi langkah Yayasan Rumah Anak Pancasila. Menurutnya, momentum hari bersejarah lahirnya Pancasila.

“Saya apresiasi. Jadi orang yang Pancasilais Insya Allah orang itu akan berguna bermanfaat dan bahagia dunia maupun akhirat. Kalau saya lihat ini penting sekali, untuk ditanamkan kepada anak-anak bangsa. Menanamkan jati diri Pancasila,” ujar Dimyati.

Menurut Dimyati, masyarakat harus dekat dengan Tuhan dengan Allah SWT. Perlu mengedepankan kemanusiaan, semangat kebangsaan, melakukan kebaikan-kebaikan sehingga bermanfaat, demokrasi dan juga mempunyai jiwa sosial.

“Kalau semuanya Pancasila, enggak ada lagi preman-preman. Pancasila bukan hanya kepada rakyat, juga pada aparaturnya dan pejabatnya,” katanya.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan yang menjadi Inspektur dalam upacara ini menegaskan Pancasila harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. “Pancasila adalah pondasi dan inspirasi berbangsa. Kita wajib tanamkan kepada anak-anak generasi penerus bangsa.

Kegiatan Peringatan Hari Lahir Pancasila ini mendapat dukungan banyak pihak di antaranya MPR RI, BNPT RI, BPIP RI, Bank Mandiri Pusat, Prananda Surya Paloh Foundation, Dinas Kesehatan Tangsel, Dinas Lingkungan Hidup, Perpustakaan Daerah Kota Tangerang Selatan Dari Hati Digital Agency.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Program MBG,...
Dukung Program MBG, Wali Kota Tangsel: Gizi Anak Jadi Prioritas Pembangunan SDM
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
PNM Komitmen Hadirkan...
PNM Komitmen Hadirkan Layanan Berlandaskan Keadilan Sosial
Qodari Ungkap Makna...
Qodari Ungkap Makna Gandengan Tangan Prabowo dan Megawati di Hari Lahir Pancasila
BNPP Gelar Upacara Hari...
BNPP Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Peran Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa
Momen Prabowo Bincang...
Momen Prabowo Bincang dengan Megawati, Gibran, hingga JK saat Hari Lahir Pancasila
Rekomendasi
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved