Terima Insentif dari Pemerintah, Nakes PPDS: Kami Merasa Dihargai dan Jadi Tambah Semangat
Selasa, 08 September 2020 - 08:37 WIB
loading...
Dr Nizma Permaisuari, salah satu nakes PPDS yang menerima insentif dari pemerintah. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanannya yang bekerja di garda terdepan menangani pasien Covid-19, pemerintah memberikan insentif kepada para tenaga kesehatan (nakes) Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Insentif ini pun disambut gembira para PPDS.
Salah satu nakes PPDS yang menerima insentif itu adalah dr Nizma Permaisuari. Dia mengaku sangat bersyukur dengan insentif yang diterimanya langsung dari Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto itu.
Nizma merupakan PPDS yang sedang mengambil dokter spesialis untuk Program Studi Mata. Nizma adalah satu dari 10 PPDS yang menjadi perwakilan PPDS penerima instentif dari pemerintah. Pemberian insentif dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Senin (7/9/2020) malam.
"Saya dari Prodi Mata bersyukur dikasih penghargaan dari Kemenkes. Semua residen kebetulan dari FKUI mendapat rejeki ini. Jadi perjuangan yang kami rasakan saat terjun langsung merasa sangat dihargai. Jadi terima kasih buat semua yang terlibat dan ikut membantu program ini," ucap dr Nizma usai menerima insentif dari Menkes Terawan. (Baca juga: Menkes Anggarkan Rp3,8 Triliun untuk Uang Muka Vaksin COVID-19)
Bagi dr Nizma dan sekitar 2.000 an PPDS di FKUI yang menerima insentif dari pemerintah, ada rasa bangga dan lecutan dalam diri mereka bahwa penghargaan ini harus dibalas dengan kinerja yang sungguh-sungguh.
Salah satu nakes PPDS yang menerima insentif itu adalah dr Nizma Permaisuari. Dia mengaku sangat bersyukur dengan insentif yang diterimanya langsung dari Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto itu.
Nizma merupakan PPDS yang sedang mengambil dokter spesialis untuk Program Studi Mata. Nizma adalah satu dari 10 PPDS yang menjadi perwakilan PPDS penerima instentif dari pemerintah. Pemberian insentif dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Senin (7/9/2020) malam.
"Saya dari Prodi Mata bersyukur dikasih penghargaan dari Kemenkes. Semua residen kebetulan dari FKUI mendapat rejeki ini. Jadi perjuangan yang kami rasakan saat terjun langsung merasa sangat dihargai. Jadi terima kasih buat semua yang terlibat dan ikut membantu program ini," ucap dr Nizma usai menerima insentif dari Menkes Terawan. (Baca juga: Menkes Anggarkan Rp3,8 Triliun untuk Uang Muka Vaksin COVID-19)
Bagi dr Nizma dan sekitar 2.000 an PPDS di FKUI yang menerima insentif dari pemerintah, ada rasa bangga dan lecutan dalam diri mereka bahwa penghargaan ini harus dibalas dengan kinerja yang sungguh-sungguh.
Lihat Juga :