Momen Raja Mataram dari Arogan Jadi Pemaaf dan Sabar Berkat Penghulu Sakti

Sabtu, 31 Mei 2025 - 09:11 WIB
loading...
Momen Raja Mataram dari...
Raja Mataram Islam Sultan Agung pernah mendapatkan pelajaran berharga dari penghulu. Momen itu tak bisa dilupakan seumur hidup. Foto: Ist
A A A
RAJA Mataram Islam Sultan Agung pernah mendapatkan pelajaran berharga dari penghulu. Momen itu membuatnya tak bisa dilupakan seumur hidup oleh sang sultan.

Berkat penghulu sakti ini, sifat Sultan Agung yang sebelumnya arogan, pemarah, dan tegas kini berubah drastis menjadi lebih lunak, pemaaf, dan sabar.

Baca juga: Gejolak Internal Majapahit di Tengah Kestabilan Politik Kerajaan Lamajang

Bahkan, Sultan Agung sampai memuliakan dan memberikan harta kekayaan kepada Ahmad, sang penghulu sakti. Kisah Sultan Agung yang akrab dengan penghulu ini digambarkan pada Babad Sultan Agung. Namun, suatu saat kiai penghulu Ahmad ini tak mau datang lagi ke Sultan Agung.

Soedjipto Abimanyu pada "Babad Tanah Jawi" menggambarkan bagaimana undangan dari Raja Mataram tak pernah diindahkan oleh sang penghulu. Beberapa kali selamatan kerajaan yang diadakan langsung oleh Sultan Agung tak juga dihadiri penghulu sakti.

Sang penghulu hanya mengirimkan wakilnya bernama Mas Khatib Anom dengan alasan sakit. Alhasil Sultan Agung sampai dibuat marah dengan ulah penghulu ini. Padahal, saat itu merupakan hari ulang tahunnya yang akan dirayakan secara besar-besaran

Menurut keterangan para khatib, sudah biasa Kiai Penghulu hanya mengirimkan wakilnya. Mendengar keterangan itu, Sultan Agung bertambah marah lalu dia mengutus seorang bintara dan dua bupati untuk menjemput paksa Kiai Penghulu Ahmad.

Sultan Agung bahkan sampai 4 kali menyuruh Kiai Penghulu untuk mendoakan selamatan, namun Kiai Penghulu tetap menolak dan menawarkan Mas Khatib mewakilinya. Sultan Agung menjadi marah besar, kemudian bertanya tentang alasan Kiai Penghulu enggan mendoakan selamatan.

"Jika hamba mendoakan selamatan Kanjeng Sultan semua hidangan tidak akan dapat dimakan oleh para tamu dan para abdi akan mendapat malu," kata Kiai Penghulu.

Dengan suara keras, Sultan Agung berkata lagi, "Saya ingin tahu buktinya!"

Kemudian Kiai Penghulu mengangkat sembah mulai berdoa. Baru dua kali terdengar ucapan amin, semua hidangan berubah bentuknya. Sesudah ucapan amin yang ketiga, semua hidangan kembali menjadi mentah.

Sultan Agung menjadi heran karena sudah mengetahui sendiri bukti dan akibatnya mengapa penghulu selalu menolak mendoakan setiap selamatan. Sultan Agung menjadi dan senang hatinya. Kiai Penghulu Ahmad kemudian mendapat hadiah berupa serban, dodot, dan cundrik.

Dari sanalah Babad Sultan Agung, sang penguasa Mataram ini memiliki sifat lain di balik tegasnya. Sosoknya ternyata terdapat sifat lemah lembut, pemaaf, dan murah hati. Hal ini pulalah yang membuat Sultan Agung menjadi raja yang mengantarkan Kerajaan Mataram kepada masa kejayaan.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
BEM PTNU Gelar Mukernas...
BEM PTNU Gelar Mukernas 2025, Presidium Nasional Tekankan Kolaborasi Gerakan
Anomali Krida Toyota:...
Anomali Krida Toyota: Menyulap Dealer 6 Hektar Jadi Resor Otomotif dan Markas Balap Mandalika
Di Panggung FORNAS VIII,...
Di Panggung FORNAS VIII, NTB Dapat Sinyal Positif dari Menpora untuk PON 2028
Rekomendasi
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved