8 Tewas Akibat Gunung Kuda Longsor, Dinas ESDM Jabar: Ada Kesalahan Prosedur Penggalian
Jum'at, 30 Mei 2025 - 16:56 WIB
loading...
Tim evakuasi masih melakukan pencarian terhadap korban longsor Gunung Kuda Kabupaten Cirebon. Foto/muslimin
A
A
A
CIREBON - Tim evakuasi masih melakukan pencarian terhadap korban longsor Gunung Kuda Kabupaten Cirebon. Informasi terbaru yang diperoleh, saat ini sudah ditemukan 8 korban dalam keadaan meninggal dunia. Sementara 12 orang mengalami luka-luka.
Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirto Yuliono menerangkan, terdapat kesalahan prosedur dalam penggalian. Saat ini, di lokasi petugas masih melakukan pengangkatan meterial batu yang menimbun para korban.
"Kami sudah mengingatkan berkali-kali, bahkan Kapolresta sudah memberikan Police line sebelum kejadian ini," ujarnya, Jumat (30/5/2025).
Baca juga: Identitas 4 Korban Tewas Longsor Tambang Batu Gunung Kuda Cirebon
Bambang mengatakan, per hari ini Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat akan menutup total aktivitas penambangan secara permanen.
"Meskipun izinnya sampai dengan November 2025, tapi kami putuskan untuk menutup permanen penambangan di Gunung Kuda ini," katanya.
Baca juga: Profil Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana, Teman Seangkatan AHY di Akmil yang Jadi Danpusdiklatpassus Kopassus
Bambang menjelaskan, seharusnya dengan material batu seperti yang ada di Gunung Kuda penambangan dilakukan dari atas bukan dari bawah. Informasi sementara, masih terdapat 8 pekerja tambang yang masih tertimbun.
Seperti diketahui, 20 orang diduga tertimbun longsoran material tambang Gunung Kuda, Desa Bobos, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/5/2025).
Longsor besar yang terjadi di area tambang batu menyebabkan puluhan kendaraan dan pekerja tertimbun material, 8 pekerja ditemukan tewas. Sedang sisanya masih dicari direruntuhan.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak puluhan truk pengangkut material batu terjebak di area yang penuh bongkahan besar dan kepulan asap tebal.
Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat, Bambang Tirto Yuliono menerangkan, terdapat kesalahan prosedur dalam penggalian. Saat ini, di lokasi petugas masih melakukan pengangkatan meterial batu yang menimbun para korban.
"Kami sudah mengingatkan berkali-kali, bahkan Kapolresta sudah memberikan Police line sebelum kejadian ini," ujarnya, Jumat (30/5/2025).
Baca juga: Identitas 4 Korban Tewas Longsor Tambang Batu Gunung Kuda Cirebon
Bambang mengatakan, per hari ini Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat akan menutup total aktivitas penambangan secara permanen.
"Meskipun izinnya sampai dengan November 2025, tapi kami putuskan untuk menutup permanen penambangan di Gunung Kuda ini," katanya.
Baca juga: Profil Kolonel Inf Romel Jangga Wardhana, Teman Seangkatan AHY di Akmil yang Jadi Danpusdiklatpassus Kopassus
Bambang menjelaskan, seharusnya dengan material batu seperti yang ada di Gunung Kuda penambangan dilakukan dari atas bukan dari bawah. Informasi sementara, masih terdapat 8 pekerja tambang yang masih tertimbun.
Seperti diketahui, 20 orang diduga tertimbun longsoran material tambang Gunung Kuda, Desa Bobos, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/5/2025).
Longsor besar yang terjadi di area tambang batu menyebabkan puluhan kendaraan dan pekerja tertimbun material, 8 pekerja ditemukan tewas. Sedang sisanya masih dicari direruntuhan.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak puluhan truk pengangkut material batu terjebak di area yang penuh bongkahan besar dan kepulan asap tebal.
(cip)
Lihat Juga :