Pasar Senen, 3 Abad Tak Lekang Dilindas Zaman

Selasa, 08 September 2020 - 07:15 WIB
loading...
A A A
Ketua Umum Persatuan Pedagang Pasar Senen Nedi Setiadi membenarkan penurunan penjualan itu, Nedi sendiri merupakan pedagang yang berjualan alat tulis kantor (ATK), plakat, dan reklame. Padahal, usaha ini merupakan primadona di Pasar Senen sejak lama.

“Kebutuhan primer saja, orang enggak beli atau nahan-nahan apalagi kebutuhan sekunder. Usaha saya drop 80 persen. Kenapa? Saya berhubungan dengan kantor. Dia sekarang kegiatan di rumah. Dia enggak produksi kertas, buat plakat untuk seminar. Abis sudah,” terangnya.

Pasar Senen, 3 Abad Tak Lekang Dilindas Zaman


Dia mencontohkan penjualan daging sebelum pagebluk Covid-19 itu mencapai 1 ton per hari. Para pedagang di Pasar Senen sudah punya pelanggan tetap, yakni hotel dan catering. Sekarang, dua bidang usaha itu banyak yang tutup. Sementara itu, pembeli dari kalangan rumah tangga tidak besar. “Yang bertahan di situ pedagang pakaian impor. Kenapa? Pakaian impor itu murah,” ungkapnya.

Nedi mulai berjualan di Pasar Senen sejak 1995. Dia menuturkan, ada 25% pedagang lama yang masih berjualan. Sisanya, usahanya dilanjutkan oleh keturunannya dan 50% pedagang baru. selama 25 tahun berjualan, Nedi menyebut sejak kali berjualan di Senen, sudah mengalami delapan kali kebakaran besar dan kecil. “Kalau korsleting listrik sering ditemui,” ucapnya.

Dia mengatakan pasar ini layaknya one stop market. Blok IV Pasar Senen itu pusat elektronik seperti Glodok. Barang lain yang dijual di blok itu adalah kacamata, jam tangan, dan berbagai pernak-pernik. Warga ibu kota yang mencari sayur-mayur tinggal menuju blok VI. Bahkan, para pecinta buku kerap berburu di kawasan ini. Sekarang letaknya di samping terminal. (Lihat videonya: Inilah Kriteria Wanita Muslimah yang Dirindukan Surga)

Pasar ini punya kelebihan kemudahan akses transportasi dari wilayah mana pun. Pasar Senen terhubung dengan terminal dan stasiun kereta api jarak jauh dan jabodetabek. “Begitu dari stasiun (Senen) loncat selesai. Itu yang membuat Senen gampang dijangkau orang,” ujarnya. Tahun 1990-an, orang-orang daerah membuat reklame atau ATK ke Pasar Senen. Mereka sering menginap di kawasan Kwitang yang berdiri hotel dengan tarif terjangkau atau balik ke daerah dengan kereta api lagi.

Salah satu pedagang online, Dandy Darman, mengatakan dia membeli buku anak sekolah untuk dijual lagi dari Pasar Senen karena murah dan lengkap. Setiap pekan, dia belanja sebanyak dua kali. Sekali belanja bisa menghabiskan uang Rp10 juta. “Sekarang pasarnya nyaman. Istilahnya aman, enggak ada yang rese,” terangnya. (FW Bahtiar)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Simba Sereal Bidik Pasar...
Simba Sereal Bidik Pasar Keluarga Melalui Edukasi Sarapan Anak
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Rupiah Cetak Rekor Terlemah...
Rupiah Cetak Rekor Terlemah Rp17.700 per Dolar AS, Pertama Kalinya dalam Sejarah Indonesia
Rekomendasi
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Trisno Pas Band Kritis,...
Trisno Pas Band Kritis, Gagal Ginjal dan Alami Sumbatan di Otak
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Berita Terkini
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved