Asrama Sekolah Polisi di Padang Kebakaran, 10 Petak Bangunan Hangus
Minggu, 25 Mei 2025 - 22:59 WIB
loading...
Kebakaran melanda kompleks asrama Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumatera Barat (Sumbar) di Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Minggu (25/5/2025) malam. Foto/Rus Akbar
A
A
A
PADANG - Kebakaran melanda kompleks asrama Sekolah Polisi Negara ( SPN ) Polda Sumatera Barat (Sumbar) di Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pada Minggu (25/5/2025) sekitar pukul 20.30 WIB. Peristiwa ini menghanguskan satu unit barak yang dihuni 10 siswa polisi
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan kejadian tersebut. “Benar, telah terjadi kebakaran di salah satu barak siswa SPN Padang Besi tadi malam,” ujarnya.
Barak yang terbakar diketahui dihuni oleh 10 orang siswa polisi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Para penghuni berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
Baca juga: Bertemu Perdana Menteri China, Puan Minta Dukungan Akhiri Perang di Gaza
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang dalam laporan resminya menyebutkan, kebakaran terjadi di blok E kompleks asrama polisi. "Sebanyak 10 petak bangunan hangus terbakar, dengan total luas area terdampak mencapai sekitar 1.500 meter persegi. Estimasi kerugian mencapai Rp 2,5 miliar," katanya.
Petugas Damkar menerima laporan pukul 20.30 WIB, dan satu menit kemudian armada diberangkatkan. Tiba di lokasi pada pukul 20.41 WIB, petugas langsung melakukan pemadaman dibantu dua unit armada dari Damkar PT Semen Padang dan dukungan dari TNI, Polri, serta PMI.
Sebanyak 75 personel dikerahkan dalam upaya ini. Meski api menghanguskan sebagian besar area, sekitar 20 petak bangunan lain berhasil diselamatkan, dengan nilai aset yang terselamatkan diperkirakan mencapai Rp5 miliar.
Saksi saksi mata, Deri Libasril (39), mengungkapkan bahwa asap dan api pertama kali muncul dari salah satu petak asrama sebelum menjalar ke bangunan lain. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya membenarkan kejadian tersebut. “Benar, telah terjadi kebakaran di salah satu barak siswa SPN Padang Besi tadi malam,” ujarnya.
Barak yang terbakar diketahui dihuni oleh 10 orang siswa polisi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Para penghuni berhasil menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
Baca juga: Bertemu Perdana Menteri China, Puan Minta Dukungan Akhiri Perang di Gaza
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang dalam laporan resminya menyebutkan, kebakaran terjadi di blok E kompleks asrama polisi. "Sebanyak 10 petak bangunan hangus terbakar, dengan total luas area terdampak mencapai sekitar 1.500 meter persegi. Estimasi kerugian mencapai Rp 2,5 miliar," katanya.
Petugas Damkar menerima laporan pukul 20.30 WIB, dan satu menit kemudian armada diberangkatkan. Tiba di lokasi pada pukul 20.41 WIB, petugas langsung melakukan pemadaman dibantu dua unit armada dari Damkar PT Semen Padang dan dukungan dari TNI, Polri, serta PMI.
Sebanyak 75 personel dikerahkan dalam upaya ini. Meski api menghanguskan sebagian besar area, sekitar 20 petak bangunan lain berhasil diselamatkan, dengan nilai aset yang terselamatkan diperkirakan mencapai Rp5 miliar.
Saksi saksi mata, Deri Libasril (39), mengungkapkan bahwa asap dan api pertama kali muncul dari salah satu petak asrama sebelum menjalar ke bangunan lain. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
(rca)
Lihat Juga :