Kisah Belanda Intai Pertempuran Pasukan Kerajaan Mataram dan Banten

Sabtu, 24 Mei 2025 - 08:49 WIB
loading...
Kisah Belanda Intai...
Dua kerajaan Islam besar, Mataram dan Banten konon berperang. Peperangan itu terjadi sewaktu Mataram dipimpin oleh Sultan Amangkurat I sebagai raja. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
JAKARTA - Dua kerajaan Islam besar di Pulau Jawa, Mataram dan Banten konon berperang. Peperangan itu terjadi sewaktu Mataram dipimpin oleh Sultan Amangkurat I sebagai raja. Peperangan ini merupakan puncak hubungan panas antara Banten dan Mataram. Angkatan laut dan darat pun disiapkan oleh Kesultanan Mataram.

Saat itu pasukan Mataram konon mengirimkan angkatan laut sejumlah 40 ribu orang personel. Dari jumlah tersebut, 10.000 di antaranya dilengkapi dengan senjata lengkap. Sisanya merupakan prajurit yang akan bergerak melalui darat ke Karawang.

Baca juga: Kisah Maulana Hasanuddin Raja Banten Pertama yang Termasyhur

Angkatan Laut menyediakan kuda bagi mereka. Mereka yang tidak membawa senjata harus membuat jalan melalui daerah pegunungan ke Banten dan memikul bahan-bahan perbekalan.



Kemudian diterima informasi bahwa tujuan mereka adalah Padia Jarangh yang berada di sebelah selatan Batavia, yaitu Pajajaran dekat Bogor.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Kapten Kapal Pesiar...
Kapten Kapal Pesiar Terjangkit Hantavirus Bilang pada Penumpang: Pria yang Tewas Itu Tak Menular
Rekomendasi
Dewan Eropa Tuding FIFA...
Dewan Eropa Tuding FIFA Buka Pintu Kecurangan
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Piala Dunia 2026: Netanyahu...
Piala Dunia 2026: Netanyahu Dukung Argentina karena Pro-Israel, tapi Justru Dikalahkan Spanyol
Berita Terkini
Kabar Duka, Ketua DPRD...
Kabar Duka, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Meninggal Dunia
Hujan Deras Guyur Bogor...
Hujan Deras Guyur Bogor saat Kemarau, BMKG: Dipicu Gangguan Atmosfer Regional
Rano Karno Jagokan Spanyol...
Rano Karno Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Unggul Tipis dari Argentina
Rano Karno Kaget Nobar...
Rano Karno Kaget Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng Dihadiri Hampir 14 Ribu Warga
Semarak Nobar Spanyol...
Semarak Nobar Spanyol vs Argentina di Senayan Park
Ribuan Warga Mulai Padati...
Ribuan Warga Mulai Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Banteng
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved