Asal Usul Kata Nusantara, Dilahirkan Kerajaan Singasari dan Dipopulerkan Gajah Mada Era Majapahit

Jum'at, 23 Mei 2025 - 08:06 WIB
loading...
Asal Usul Kata Nusantara,...
Kerajaan Majapahit menggemparkan dunia dengan cita-cita untuk menyatukan Nusantara. Foto/SindoNews
A A A
SEMARANG - Kerajaan Majapahit menggemparkan dunia dengan cita-cita untuk menyatukan Nusantara. Gagasan itu dicanangkan saat Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa , ketika dilantik jadi Mahapatih yang membantu Raja Tribhuwana Wijayatunggadewi.

Lalu muncul istilah darimana sebenarnya kata “Nusantara” yang dicanangkan di masa pemerintahan Ratu Tribhuwana Tunggadewi, oleh Mahapatih Gajah Mada. Kata Nusantara sendiri memang berarti pulau lain. Maksudnya pulau lain di luar Jawa.

Pengertian Nusantara itu sendiri sudah menunjukkan pemikiran Jawa-sentris. Artinya, memisahkan Pulau Jawa dari pulau-pulau lainnya. Sebabnya ialah karena Pulau Jawa dijadikan pusat pemerintahan. Semuanya bertolak dari Jawa, dikutip SindoNews, Jumat (23/5/2025) dari "Tafsir Sejarah Nagarakretagama" dari sejarawan Prof. Slamet Muljana.

Baca juga: Kisah Sumpah Palapa Wujudkan Kekayaan Melimpah di Istana Majapahit Kaya

Telah disinggung di muka bahwa kata Nusantara dengan arti pulau lain di luar Jawa, ditemukan pertama kali pada Prasasti Sarwadharma, atau prasasti Panampihan bertarikh 1269. Di situ dikatakan bahwa Pulau Madura adalah Nusantara Madura, karena Madura terletak di luar Pulau Jawa. Sang Ramapati adalah ahli politik Nusantara Madura.

Pada Kakawin Nagarakretagama pupuh LXXX/3 juga menyebut Pulau Bali sebagai Nusantara Bali, artinya Pulau Bali, yang terletak di luar Pulau Jawa. Di situ dikatakan bahwa Pulau Bali dalam segala hal mengikuti Pulau Jawa. Sebelum 1269 kata Nusantara belum digunakan dalam sastra Jawa kuna. Demikianlah kata nusantara dengan pengertian pulau lain di luar Jawa, mulai digunakan dalam bahasa Jawa kuna sejak 1269.

Baca juga: 9 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Pol pada Mei 2025, Ini Daftar namanya

Memang benar bahwa kata Nusantara berasal dari kata Sansekerta dengan arti pulau lain, tetapi pengertian yang dikandungnya masih bersifat netral. Kata Nusantara dengan pengertian pulau lain di luar Pulau Jawa bersifat Jawa-sentris, mulai digunakan pada zaman Singasari dan dilanjutkan pada zaman Majapahit.

Pemakaian kata Nusantara dalam bahasa Jawa kuna dikaitkan dengan makna politik Nusantara yang dianut pada zaman Singasari dan zaman Majapahit. Dimana Sri Kertanagara adalah Raja Jawa Timur yang pertama kali menerapkan politik Nusantara. Sebelumnya politik yang diterapkan oleh raja-raja Singasari, pendahulu Sri Kertanagara berkisar pada penyatuan Janggala dan Kediri, mengikuti jejak politik Erlangga.

Dengan timbulnya Sri Kertanagara politik Kerajaan Singasari berubah arah. Sri Kertanagara mulai mengarahkan pandangan politiknya ke pulau-pulau di luar Jawa. Melalui ekspedisi militer beberapa daerah di luar Jawa seperti Bali, Tanjungpura, Pahang dan Suwarnabhumi berhasil ditundukkan dan dipersatukan dengan Pulau Jawa di bawah kekuasaannya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, 142.288 Orang dan 37.634 Menyeberang ke Pulau Jawa
Waspada! Hujan Lebat...
Waspada! Hujan Lebat Berpotensi Melanda Pulau Jawa hingga 21 Februari 2026
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
Pakar Hidrologi Buka...
Pakar Hidrologi Buka Suara Terkait Cuaca Ekstrem Melanda Jawa
Rekomendasi
Kane vs Haaland: Duel...
Kane vs Haaland: Duel Mesin Gol Penentu Tiket Semifinal
72 Tahun Menunggu, Xhaka:...
72 Tahun Menunggu, Xhaka: Saatnya Swiss Menulis Sejarah Baru
Tak Sekadar Hilangkan...
Tak Sekadar Hilangkan Bau Badan, Deodoran Tawas Dorong Gaya Hidup Sehat
Berita Terkini
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap Saat Beraksi
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
2 Pemuda di Depok Ditangkap,...
2 Pemuda di Depok Ditangkap, Celurit hingga Airsoft Gun Disita Polisi
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved