Peringati Harkitnas, Bupati Indramayu Komitmen Wujudkan Indonesia Kuat
Rabu, 21 Mei 2025 - 12:35 WIB
loading...
Peringati Harkitnas, Bupati Indramayu Lucky Hakim komitmen wujudkan Indonesia Kuat. Foto/istimewa
A
A
A
INDRAMAYU - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang jatuh setiap 20 Mei tak hanya menjadi momentum mengenang sejarah perjuangan bangsa tetapi juga menjadi refleksi untuk membangun masa depan, termasuk bagi Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Dengan mengusung semangat “Bangkit Bersama, Wujudkan Indonesia Kuat”, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu menegaskan komitmennya dalam mewujudkan visi Indramayu Reang yang Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.
Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, Indramayu kini berada di jalur kebangkitan baru seiring berkembangnya Kawasan Rebana (Cirebon–Patimban–Kertajati) sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.
Baca juga: Hari Kebangkitan Nasional, Prabowo: Indonesia Harus Bangkit dan Berdikari
“Kawasan Rebana ini bukan hanya tentang infrastruktur dan industri, tapi simbol dari transformasi besar. Indramayu sebagai penyangga kawasan memiliki peran yang sangat penting,” ujar Lucky, Rabu (21/5/2025).
Menurut Lucky, Indramayu membuka pintu lebar-lebar bagi para investor yang ingin menanamkan modal di berbagai sektor. Pemkab menjamin iklim investasi yang aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Masuknya investasi di beberapa wilayah seperti Losarang, Balongan, dan Krangkeng memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang. Pemkab terus menjalin kemitraan antara pelaku industri besar dan pelaku usaha kecil agar masyarakat bisa terlibat dalam rantai pasok industri. “Ini bagian dari komitmen kami untuk memastikan ekonomi kerakyatan tetap menjadi tulang punggung pembangunan,” kata Lucky.
Baca juga: Deretan Perwira Tinggi AD Dimutasi Jadi Staf Khusus KSAD, Nomor 2 Dianulir Panglima TNI
Pilar religius juga menjadi perhatian dalam visi Indramayu Reang. Pemerintah daerah mengembangkan program-program keagamaan, memperkuat pendidikan spiritual, dan membuka ruang dakwah sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
“Pembangunan tidak bisa hanya berfokus pada fisik. Harus dibarengi dengan pembangunan mental dan spiritual agar masyarakat siap menghadapi perubahan,” ucap Lucky.
Lucky juga mengajak generasi muda Indramayu untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan, terutama di bidang ekonomi digital dan industri kreatif yang tengah berkembang. “Pemuda Indramayu harus menjadi motor perubahan. Mereka harus kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, nilai gotong royong tetap menjadi roh pembangunan di Kabupaten Indramayu. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Pemkab Indramayu memastikan semangat Harkitnas tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi dijadikan sebagai momentum untuk memperkuat arah pembangunan. “Semangat kebangkitan ini harus nyata, menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat,” tegas Lucky.
Dengan arah pembangunan yang jelas dan semangat kerja bersama, Indramayu optimistis menyongsong masa depan sebagai daerah religius, berdaya saing, dan inklusif bagi seluruh warganya.
Dengan mengusung semangat “Bangkit Bersama, Wujudkan Indonesia Kuat”, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu menegaskan komitmennya dalam mewujudkan visi Indramayu Reang yang Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong.
Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, Indramayu kini berada di jalur kebangkitan baru seiring berkembangnya Kawasan Rebana (Cirebon–Patimban–Kertajati) sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.
Baca juga: Hari Kebangkitan Nasional, Prabowo: Indonesia Harus Bangkit dan Berdikari
“Kawasan Rebana ini bukan hanya tentang infrastruktur dan industri, tapi simbol dari transformasi besar. Indramayu sebagai penyangga kawasan memiliki peran yang sangat penting,” ujar Lucky, Rabu (21/5/2025).
Menurut Lucky, Indramayu membuka pintu lebar-lebar bagi para investor yang ingin menanamkan modal di berbagai sektor. Pemkab menjamin iklim investasi yang aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Masuknya investasi di beberapa wilayah seperti Losarang, Balongan, dan Krangkeng memberikan ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang. Pemkab terus menjalin kemitraan antara pelaku industri besar dan pelaku usaha kecil agar masyarakat bisa terlibat dalam rantai pasok industri. “Ini bagian dari komitmen kami untuk memastikan ekonomi kerakyatan tetap menjadi tulang punggung pembangunan,” kata Lucky.
Baca juga: Deretan Perwira Tinggi AD Dimutasi Jadi Staf Khusus KSAD, Nomor 2 Dianulir Panglima TNI
Pilar religius juga menjadi perhatian dalam visi Indramayu Reang. Pemerintah daerah mengembangkan program-program keagamaan, memperkuat pendidikan spiritual, dan membuka ruang dakwah sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
“Pembangunan tidak bisa hanya berfokus pada fisik. Harus dibarengi dengan pembangunan mental dan spiritual agar masyarakat siap menghadapi perubahan,” ucap Lucky.
Lucky juga mengajak generasi muda Indramayu untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan, terutama di bidang ekonomi digital dan industri kreatif yang tengah berkembang. “Pemuda Indramayu harus menjadi motor perubahan. Mereka harus kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Sementara itu, nilai gotong royong tetap menjadi roh pembangunan di Kabupaten Indramayu. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Pemkab Indramayu memastikan semangat Harkitnas tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi dijadikan sebagai momentum untuk memperkuat arah pembangunan. “Semangat kebangkitan ini harus nyata, menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat,” tegas Lucky.
Dengan arah pembangunan yang jelas dan semangat kerja bersama, Indramayu optimistis menyongsong masa depan sebagai daerah religius, berdaya saing, dan inklusif bagi seluruh warganya.
(cip)
Lihat Juga :