Sempat Tertunda karena Covid-19, Pembangunan Infrastruktur Kabupaten Bekasi Dimulai
Senin, 07 September 2020 - 19:15 WIB
loading...
Pemkab Bekasi memastikan proses lelang sejumlah proyek telah memasuki tahap akhir dan pembangunan di Kabupaten Bekasi telah siap kembali dilaksanakan. Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
BEKASI - Bagian Unit Layanan Pengadaan Sekretariat Daerah Pemkab Bekasi memastikan proses lelang sejumlah proyek telah memasuki tahap akhir. Maka dari itu pembangunan di Kabupaten Bekasi telah siap kembali dilaksanakan.
Sebelumnya, proses pembangunan terkendala karena ada wabah Covid -19. Kepala Bagian ULP Beni Nugraha menyatakan, sebagian besar proses lelang telah rampung. Selanjutnya proses dikembalikan ke setiap organisasi perangkat daerah untuk direalisasikan dalam bentuk pembangunan."Ada lebih dari 150 pekerjaan yang ditenderkan," kata Beni kepada wartawan Senin (7/9/2020).
Menurut dia, sebagian besar sudah selesai dan ada yang mulai dikerjakan ada juga yang kontrak. Namun sebagian besar telah selesai, hanya kurang dari 30 lagi yang kini tengah dilelangkan. Berdasarkan data yang dihimpun pada laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik terdapat 176 proyek yang ditenderkan.
Jumlah tersebut terbilang menyusut dibanding tahun-tahun sebelumnya lantaran lebih dari 50% anggaran dialihkan untuk penanganan covid-19. Meski berkurang, namun terdapat beberapa proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran cukup besar. (Baca: Walk Out saat Paripurna, DPRD DKI Minta Anies Kembalikan Pokir)
Dari jumlah tersebut, terdapat tiga proyek besar; pertama, belanja jasa konsultasi perencanaan dan belanja modal pada pengadaan bangunan gedung museum. Proyek ini merupakan perubahan fungsi Gedung Juang 45 Tambun menjadi Museum Kabupaten Bekasi .
Sebelumnya, proses pembangunan terkendala karena ada wabah Covid -19. Kepala Bagian ULP Beni Nugraha menyatakan, sebagian besar proses lelang telah rampung. Selanjutnya proses dikembalikan ke setiap organisasi perangkat daerah untuk direalisasikan dalam bentuk pembangunan."Ada lebih dari 150 pekerjaan yang ditenderkan," kata Beni kepada wartawan Senin (7/9/2020).
Menurut dia, sebagian besar sudah selesai dan ada yang mulai dikerjakan ada juga yang kontrak. Namun sebagian besar telah selesai, hanya kurang dari 30 lagi yang kini tengah dilelangkan. Berdasarkan data yang dihimpun pada laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik terdapat 176 proyek yang ditenderkan.
Jumlah tersebut terbilang menyusut dibanding tahun-tahun sebelumnya lantaran lebih dari 50% anggaran dialihkan untuk penanganan covid-19. Meski berkurang, namun terdapat beberapa proyek infrastruktur yang menggunakan anggaran cukup besar. (Baca: Walk Out saat Paripurna, DPRD DKI Minta Anies Kembalikan Pokir)
Dari jumlah tersebut, terdapat tiga proyek besar; pertama, belanja jasa konsultasi perencanaan dan belanja modal pada pengadaan bangunan gedung museum. Proyek ini merupakan perubahan fungsi Gedung Juang 45 Tambun menjadi Museum Kabupaten Bekasi .
Lihat Juga :