Bantuan Pompanisasi, WPI Dorong Produktivitas Petani Muara Telang

Selasa, 20 Mei 2025 - 18:48 WIB
loading...
Bantuan Pompanisasi,...
WPI menyerahkan bantuan pompanisasi kepada kelompok tani di Muara Telang, Palembang. Bantuan itu merupakan bagian dari kemitraan dengan petani untuk membantu peningkatan produktivitas. Foto/Dok. SindoNews
A A A
PALEMBANG - PT Wilmar Padi Indonesia (WPI) menyerahkan bantuan pompanisasi kepada kelompok tani di Kecamatan Muara Telang, Palembang, Sumatera Selatan. Bantuan itu merupakan bagian dari Farmer Engagement Program (FEP) atau kemitraan dengan petani, sebagai upaya membantu peningkatan produktivitas. Pompanisasi ini menjadi proyek percontohan (pilot project) dalam Program Naik Kelas, yang dirancang untuk mengangkat petani dari kelas dasar (basic) ke menengah (intermediate).

Ketua Kelompok Kemitraan FEP Desa Mekarsari, Muara Telang, Mustakim menjelaskan, bantuan pompanisasi sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemenuhan kebutuhan air. Dengan suplai air yang lebih optimal, petani dapat beralih dari sistem tanam benih langsung (tabela), menjadi sistem tanam pindah. Sistem tersebut dinilai lebih cocok untuk kondisi lahan marginal di wilayah mereka. Baca juga: Panen Perdana di Cepu, Pemkab Blora dan WPI Kerja Sama Dukung Ketahanan Pangan

“Kami sangat senang dan optimis hasil panen dapat meningkat, serta memiliki kualitas GKP (gabah kering panen) yang baik. Tentu ini berdampak bagi ekonomi petani karena akan ada kenaikan harga gabah yang diterima petani,” kata Mustakim disela penyerahan pompanisasi di Muara Telang, Rabu (14/5/2025).

Transisi sistem tanam pindah ini juga mendorong terbentuknya komunitas tanam baru, yang mayoritas beranggotakan perempuan. Komunitas ini diharapkan dapat membantu mereka mendapatkan pemasukan tambahan dari kegiatan bertani.

Mustakim mengatakan, akibat lahan di desanya marginal, petani sering kehilangan hasil panen akibat fenomena yang mereka sebut sebagai padi senggol. Ini adalah istilah lokal untuk menyebut bulir padi yang mudah rontok saat tertiup angin atau tersenggol. Padi senggol telah menyebabkan kehilangan panen (loss).

Dampaknya, dari potensi 80 karung gabah kering panen (GKP) per hektare (ha), petani seringkali hanya menerima 50 bahkan hanya 30 karung per ha. “Dengan pendampingan dan pengairan yang lebih baik, kami berharap dapat membantu meningkatkan produktivitas,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Sumatera Selatan Imam Mustakim mengapresiasi langkah WPI dalam membangun kemitraan dengan petani. Dia berharap upaya tersebut dapat menginspirasi pihak-pihak lain untuk melakukan hal serupa. Strategi kemitraan itu juga dinilai cukup tepat dengan menurunkan agronomis untuk mendampingi petani. “Dengan bantuan agronomis, petani dapat mengetahui mengenai praktik pertanian yang baik,” ujarnya. Baca juga: Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan, Kemenekraf Berkolaborasi dengan Pemuda Tani

Business Unit Head Wilmar Sumatera Bagian Selatan Rachmadsyah menambahkan, FEP merupakan salah satu wujud semangat bisnis perusahaan yang berlandaskan tanggung jawab sosial. Program ini juga diharapkan dapat berkontribusi mendukung upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa bisnis kami tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan, tetapi juga masyarakat. Khususnya petani yang terlibat langsung dalam ratai pasok perusahan,” ujarnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
Hadapi Kemarau 2026,...
Hadapi Kemarau 2026, Polda Sumsel Gandeng APHI Perkuat Pencegahan Karhutla
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Pria Mudah Lelah dan...
Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
Sambut Hari Jadi ke-1343,...
Sambut Hari Jadi ke-1343, Pemkot Palembang Percantik Kawasan Bantaran Musi
Rekomendasi
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
2 Calon Manajer Kopdes...
2 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latsarmil, TB Hasanuddin Berharap Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved