Ojek Online Demo Hari Ini, Hasan Nasbi: Kita Cari Win-Win Solusinya
Selasa, 20 Mei 2025 - 08:07 WIB
loading...
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi memastikan pemerintah siap mencarikan jalan keluar dari tuntutan para ojek online (ojol). Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Istana melalui Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi memastikan pemerintah siap mencarikan win-win solution atau jalan keluar dari tuntutan para ojek online (ojol) yang akan melakukan demo hari ini. Hasan mengatakan bahwa pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga telah menggelar dialog dengan perwakilan driver ojol.
Dialog ini untuk memastikan tuntutan driver mendapatkan jalan keluar dan secara teknis akan berada di Kemenhub. "Kita cari win-win solusinya. Tapi teknisnya ini ada di teman-teman Kementerian Perhubungan yang lebih banyak terkait dengan ini," ujar Hasan dalam keterangannya kepada awak media di Kantor Komunikasi Kepresidenan, Jakarta, dikutip Selasa (20/5/2025).
Hasan pun menegaskan bahwa aksi para driver ojol merupakan hak konstitusional warga negara. Meski demikian, dia mengimbau agar aksi tersebut tidak sampai mengganggu kepentingan publik secara luas.
"Kalau untuk berekspresi itu kan hak konstitusional warga negara. Jadi kalau teman-teman ojol mau mengekspresikan pendapat mereka, itu hak konstitusional mereka. Tentu kita mengimbau supaya tidak terganggu kebutuhan dan kepentingan masyarakat, kita mengimbau seperti itu," tegas Hasan.
Baca Juga: Daftar Lengkap Kereta Api Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara Imbas Demo Taksi dan Ojek Online
Dialog ini untuk memastikan tuntutan driver mendapatkan jalan keluar dan secara teknis akan berada di Kemenhub. "Kita cari win-win solusinya. Tapi teknisnya ini ada di teman-teman Kementerian Perhubungan yang lebih banyak terkait dengan ini," ujar Hasan dalam keterangannya kepada awak media di Kantor Komunikasi Kepresidenan, Jakarta, dikutip Selasa (20/5/2025).
Hasan pun menegaskan bahwa aksi para driver ojol merupakan hak konstitusional warga negara. Meski demikian, dia mengimbau agar aksi tersebut tidak sampai mengganggu kepentingan publik secara luas.
"Kalau untuk berekspresi itu kan hak konstitusional warga negara. Jadi kalau teman-teman ojol mau mengekspresikan pendapat mereka, itu hak konstitusional mereka. Tentu kita mengimbau supaya tidak terganggu kebutuhan dan kepentingan masyarakat, kita mengimbau seperti itu," tegas Hasan.
Baca Juga: Daftar Lengkap Kereta Api Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara Imbas Demo Taksi dan Ojek Online
Lihat Juga :