Ibas: Museum Jembatan Peradaban dan Masa Depan Bangsa

Minggu, 18 Mei 2025 - 14:31 WIB
loading...
Ibas: Museum Jembatan...
Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengunjungi Museum Rudana, Ubud, Bali bersama para pemerhati sejarah pada Sabtu (17/5/2025). Foto/Ist
A A A
GIANYAR - Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan pentingnya melestarikan seni, budaya dan museum sebagai jembatan peradaban sekaligus perekat bangsa dalam keberagaman.

Ibas juga menyerukan kolaborasi lintas generasi untuk terus menjaga warisan budaya dan memajukan pariwisata berbasis nilai-nilai luhur bangsa.

Baca juga: Asal Usul Museum Nasional, Mengapa Disebut Museum Gajah?

Hal tersebut disampaikan Ibas yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini dalam acara Audiensi dengan topik “Meniti Warisan, Merajut Masa Depan: Meseum Sebagai Penjaga Peradaban” di Museum Rudana, Ubud, Bali, pada Sabtu (17/5/2025) bersama para pemerhati sejarah dan museum yang ada di Bali. Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Museum Internasional, 18 Mei 2025.

Dalam pidatonya yang penuh semangat kebangsaan, Ibas menekankan bahwa museum dan galeri seni bukan sekadar tempat menyimpan artefak masa lalu, tetapi menjadi ruang edukasi sekaligus merupakan jembatan untuk peradaban dan untuk kehidupan yang lebih baik.



“Saya bisa mengatakan bahwa museum seni dan galeri adalah jembatan. Jembatan untuk peradaban juga jembatan untuk kehidupan kita yang lebih baik dan lebih benar,” katanya.

“Untuk itu saya hanya ingin menekankan bahwa, mari-lah kita terus mendorong, menjalankan, mengangkat dan mencintai seni, museum dan galeri termasuk kebudayaan kita agar lebih berkembang, lebih lestari, dan lebih mendunia. Tapi tidak lupa dengan pilar-pilar kebangsaan kita sesuai dengan Pancasila, sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945,” sambungnya.

Baca juga: Pemerintah Bakal Bangun Museum Palestina di Indonesia

Di tengah dinamika global yang penuh gejolak baik dari sisi geopolitik maupun ekonomi, IWakil Rakyat dari Partai Demokrat ini menyerukan pentingnya menjaga stabilitas dalam negeri, termasuk menolak praktik premanisme yang mengancam harmoni masyarakat. Ibas menyoroti kearifan lokal Bali seperti keberadaan pecalang sebagai contoh bagaimana budaya mampu menjadi benteng pertahanan sosial.

“Kita di Indonesia harus memastikan betul, keamanan, kenyamanan, keramahan, dan kenangan itu dapat kita cipta. Saya juga mendorong di hadapan saudara-saudara kita di Tanah Air agar stabilitas keamanan tetap terjaga dan mari sama-sama kita tolak terjadinya premanisme di mana-mana,” jelasnya.

Dalam pidatonya, Ibas yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Penasihat Kadin ini menyoroti kondisi ekonomi global yang tengah tidak stabil akibat perang dagang antara negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Tiongkok. Ia menyebut ketegangan ini menimbulkan ketidakpastian yang berdampak langsung pada arus perdagangan dan pengembangan ekonomi di kawasan, termasuk Indonesia.

Menurutnya, sektor seni, budaya, museum, dan pariwisata sangat bergantung pada masuknya ekonomi global, sehingga dibutuhkan investasi, kerja sama, dan kolaborasi untuk mendorong kemajuan ekonomi nasional.

“Karena berbicara seni budaya museum dan pariwisata, kita butuh ekonomi dunia masuk ke dalam negeri. Kita tidak cukup mengandalkan ekonomi bangsa saja, tapi kita perlu investasi, kita perlu kerjasama, kita perlu kolaborasi untuk memutarkan perekonomian kita menjadi lebih maju dan lebih berkembang.” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Wakil Rakyat Partai Demokrat Dapil Jatim VII ini menekankan pentingnya menjaga lingkungan dan memajukan pariwisata Bali di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi global. Ibas mengajak semua pihak untuk tidak melupakan kekayaan alam dan budaya Bali.

Ia juga menyoroti tren wisata berbasis teknologi seperti wisata angkasa dan virtual reality.

“Kita tidak ingin Indonesia, Bali yang terkenal dengan persona alamnya, kecantikan alamnya dan peninggalan sejarahnya kemudian dilupakan.” ujar Ibas

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini juga mendorong rebranding destinasi wisata agar semakin menarik minat wisatawan dunia, serta menyerukan pentingnya regulasi yang mendukung pelestarian budaya.

“Tolong Bali sama-sama kita berjuang undang-undang kebudayaan benar-benar bisa memberikan pemanfaatan dan keuntungan kepada semua stakeholder yang ada di Indonesia,” katanya, sembari mengajak seluruh pihak untuk berkomitmen bersama dalam pembentukan regulasi tersebut.

Mengakhiri pidatonya, dia kembali menyerukan pentingnya kolaborasi lintas elemen masyarakat untuk memuliakan kebudayaan bangsa. Ia mengajak agar potensi budaya, seni, dan situs bersejarah di seluruh Indonesia dapat dikembangkan, sebagaimana Bali yang telah menjadi panggung dunia.

“Saya berharap asosiasi museum Rudana seni galeri juga sama-sama, kita semangat, kita lebih bersolek, dan kita mempersiapkan masih banyak potensi di bangsa kita yang belum tergarap dengan baik,” pungkasnya.

Kunjungan Inas ini mendapatkan apresiasi dari Ketua Umum Asosiasi Museum Indonesia sekaligus Presiden of the Rudana, Putu Supadma Rudana.

“Kami bangga, jarang tokoh dari Parlemen yang datang ke museum, tapi kita bangga Bapak Edhie Baskoro atau Mas Ibas ini datang ke museum, memuliakan museum, memuliakan kebudayaan, dan memuliakan seni budaya,” kata Rudana.

Maestro tari Bali, Anak Agung Oka Dalem, turut menyampaikan aspirasinya.

“Seni budaya itu tidak hanya seni tari saja, tapi juga seni tabuh, seni sastra, seni lukis, seni ukir. Semuanya adalah satu kesatuan yang harus kita hormati, kita lestarikan, kita kembangkan dan kita dukung,” ujarnya.

Dia pun berharap dukungan konkret dari pemerintah agar seni budaya Bali tetap hidup dan berkembang menuju Indonesia yang lebih jaya. Audiensi ini dihadiri oleh beberapa pemerhati museum di antaranya Empu Keris, Maestro Tari, perwakilan dari Asosiasi Museum Indonesia, Komunitas Pecinta Museum, Komunitas Perempuan Pecinta Museum, hingga Civitas Akademika Ilmu Sejarah dan Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Pemprov DKI Gratiskan...
Pemprov DKI Gratiskan Transportasi, Tempat Wisata, hingga Museum pada 22, 27, dan 28 Juni
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
DPW Partai Perindo Bali...
DPW Partai Perindo Bali Solid dan Yakin Lolos Verifikasi Parpol Hadapi Pemilu 2029
Oceanman Bali 2026 Sukses...
Oceanman Bali 2026 Sukses Hadirkan Sport Tourism Kelas Dunia
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Nino Fernandez dan Steffi...
Nino Fernandez dan Steffi Zamora Ungkap Alasan Pindah ke Bali Bersama Putri Mereka
Rekomendasi
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Berita Terkini
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Taufik Hidayat Penyekap...
Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Pacar Tertawa saat Digiring ke Polda Jabar
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved